Home

Network Monitoring Configuration

1 Comment

One big update of Cisco CCNA RS from previous CCNA is addition of Network Monitoring Configuration (yang mana selalu lupa gw catet di blog)

What I want to share are:

  • SNMP
  • Syslog
  • NetFlow

Tools we used for this article are:

  • GNS3 with Cisco IOS Image
  • Our Host PC with Loopback Connection
  • VMWare with Win2008Server
  • Kiwi Syslog Server from Solarwind
  • PRTG Network Monitor from Paessler

(untuk 2 terbawah…terserah…bebas software nya mau pake apa)

——————————————————————

The Design

Di GNS3 ada icon “Cloud”…taro ke halaman kerja GNS3….trus configure untuk ditambahin interface loopback

Klo ga ada interface loopback…ya di add/tambahin dulu (pake interface fisik bisa sih)

Untuk nambahin interface loopback di PC kita (link)

Pastikan itu PC dan VMWare bisa ping satu sama lain via Router (setting itu VM Win2008Server pake VMNet Interface)

————————————————————————

First…SNMP

Untuk teori silahkan liat disini

Konfigurasinya cukup straight forward….

Kasi tau SNMP yg di generate mau dikasi kemana (192.168.1.2) pake community namanya SNMP-COMMU

Trus enable itu SNMP-nya dengan keyword enable traps (kita bisa spesifik mau enable trap bgp, enable trap eigrp, dll…klo ga spesifik berarti SEMUA TRAP DIAKTIFKAN)

Trus kita bisa generate additional information kek location information sama contact information-nya

Trus baca SNMP ini gimana? Contoh gw pake Paessler PRTG NetMon

Download aja…googling

Klik tab Device, masuk ke Setting

…edit itu Credentials SNMP nya (soalnya kita pake custom…default-nya “public”)

Trus masuk ke Device lagi…cari router kita (di Root>Local Probe>Network Discovery>Network Infrastructure>Gateway:192.168.1.1), trus klik aja

Nah, di PRTG kita harus aktifkan SNMP Sensor-nya…klik aja Recommend Now…nanti dicari apa aja yang bisa dimonitor/informasi2 apa saja yang bisa diambil dari router kita tersebut oleh PRTG, aga nunggu…kira2 1 menitan lah

PRTG Sensor

Nah, diatas ada recommended sensors-nya…add semua nya aja

Trus tunggu sekitar 4-5 menitan (refreshnya setiap 60 detik sekali, bisa diatur kok interval refresh statusnya), dan bisa kita cek dibawah….informasi2 yang PRTG dapet dari router kita, dari PING, CPU Load, sampe System Uptime-nya

PRTG Sensor Add

Oh iya…diatas kita pake default SNMP (v2), klo mau pake v3…edit PRTG-nya dan Router-nya juga edit seperti dibawah

—————————————————————–

Syslog

Syslog adalah system logging…log alias catetan2 aktifitas yang kita lakukan

Contoh ketika kita buat interface baru, interface loopback misalnya…

See that LINEPROTO-5-UPDOWN…that is called log, informasi2 log inilah yang kita perlukan untuk monitoring aktifitas di jaringan kita, terutama dialat yang kita monitor

Ada beberapa level tingkatan yang kita perlu tau (gw sendiri ga hapal2 ini)

Nah, angka 5 berarti normal…aman

Apa aja sih yang bisa kita setting dari loggingnya Cisco ini

Penjelasan:

  • Logging count= Event2 yang terjadi akan dicatat tanggal kejadian perkaranya *uda kek detektif aja*
  • Logging userinfo= User2 yang masuk ke system juga akan dicatet
  • Logging buffered [size] [severity]= kita bisa nyuruh device Cisco kek router ini untuk nyimpen log-nya sendiri di RAM-nya, settingnya size-nya jangan besar2, biar ga berat (klo uda oversize, akan di ganti baru, log yang lama ilang), dan yang akan dilihat hanya dari level 5 kebawah aja, notif sampe emergency (contoh digambar atas)
  • Logging monitor [severity] = menampilkan log dari telnet hanya dari level notif sampe emergency (contoh digambar atas), but….lu harus aktifkan dulu log di telnet-nya (biasanya klo telnet/ssh ga ada log-nya kek di console…untuk bisa telnet “rasa” console…lu harus ketik ini pas lagi telnet:

  • Logging origin-id: kita setting klo ini device ngasih log pake nama apa (bisa IP, bisa hostname, ataupun custom/string)
  • Logging source-interface: log2 nya ini dapetnya dari interface mana….
  • Logging [ip]: set syslog server tempat kita mau kirim log2 kita (masa iya ditaro di RAM terus)
  • ***logging 192.168.1.1 = logging host 192.168.1.1, redundant config style nih Cisco…

Bahasa keren dari syslog file ini di istilah IT Security adalah FORENSIC

Nah, sekarang mari kita set Kiwi Syslog-nya

Jalanin setup-nya…di File>Setup, trus kasi IP Router kita ke kiwi syslog, trus save

Oh iya…pastikan service nya jalan (windows: services.msc)

Nyok di tes…gw telnet dari cmd Windows

Kita lihat…message-nya…dari “Cisco Router” gara2 logging origin-id yang kita set tadi

Sekarang kita liat dari CLI-nya Cisco “show logging count

Dan dari show logging-nya

show log

——————————————————–

NetFlow

NetFlow adalah salah satu teknologi Cisco yang mengutilisasikan SNMP (remember…setting SNMP dulu yg bener baru bisa connect dari NetFlow Router ke Collector/PC alias Server)

But they pushed far beyond, NetFlow ini ngeliat per-packet flow(IP Based)

Configurasinya juga cukup simple…enable monitoring traffic yang masuk pake ingress dan enable monitoring traffic yang mau keluar pake egress di interface yang mau di monitor

Oh iya…Cisco NetFlow pake port 9996 (hafalan mati nih…) sama specify NetFlow version-nya…default-nya sih uda pake versi 9

Nyok kita tes…gw ping ke server dan akses web-nya

(btw…ip nya pake 10.1.1.3 bukan 10.1.1.2 gw lupa wkwkwk)

Windows Server 2008-nya gw aktifin Web Server…untuk cek-nya ya tinggal ketik IP-nya di browser

sekarang kita jalanin PRTG, add sensor lagi…pake Technology Used>NetFlow,sFlow,jFlow, trus pilih NetFlow v9 (bukan yang custom)

add sensor netflow

Trus isi de port-nya, siapa pengirim IP-nya (IP Router) dan siapa penerimanya (IP PC kita), refresh (timeout)nya juga diisi

Nah, klo uda…tunggu 1 menit…voila…

(ga banyak yg bisa diliat….koneksinya Cuma 1 sih T_T )

sensor netflow

—————————-

Can we do it in Packet Tracer?!?

Yes hahaha, although theres limited functionality…but yes we can

———————————————————–

References:

https://kb.paessler.com/en/topic/6263-how-to-use-a-custom-community-name-for-snmp

https://supportforums.cisco.com/document/24661/how-configure-logging-cisco-ios

http://www.cisco.com/c/en/us/td/docs/ios-xml/ios/esm/command/esm-cr-book/esm-cr-a1.html

http://www.cisco.com/c/en/us/products/collateral/ios-nx-os-software/ios-netflow/prod_white_paper0900aecd80406232.html

Configuring Calling Restriction on CUCM

Leave a comment

Pembahasan yg kadang yg ngajar juga bingung jelasinnya…wkwkw

Gw catet dulu disini biar ngerti alurnya…

Calling Restriction dalam Cisco CUCM (Appliance/Server) namanya CoS (Class of Service)

Sedangkan didalam Cisco CUCME (Voice Gateway Router) namanya CoR (Class of Restriction)

Best you remember that…

And by the way….CoS alias Class of Service ada 2 pembahasan

  • Buat QoS (IP Presedence dan DSCP)
  • Buat VoIP/Collaboration (kek ACL-nya Routing Switching…tapi buat Voice)

Yang kita bahas adalah yang kedua…untuk CUCM

———————————————–

The Theory

Ada 2 hal yang perlu kita setting untuk CoS in CUCM, Partition dan Calling Search Space

Partition: List Nomor2/Route Pattern/atau apapun yang ada NOMOR atawa DIAL NUMBER-nya yang BISA KITA AKSES (bisa kita call/telpon)

Calling Search Space: kumpulan dari partition2

Contohnya, di Line 1001 (ext. kita ceritanya) ditaro CSS_A, yang dimana CSS_A itu terdapat Partition A, Partition B, dst…

Artinya Line 1001 bisa akses partisi2 (nomor2 yang bisa diakses) mana saja tergantung dari CSS yang di assign ke Line/Nomor tersebut

Didalam Partition A itu ada dial-number2 yang BISA KITA AKSES, di partition B ada route_pattern2 yang bisa kita akses, dsb…

Kira2 begitu logicnya…

Nahhh…implementasinya malah kebalik….bikin dulu partitionnya…trus bikin CSS-nya…baru taro CSS itu di Line atau di Phone

Baru itu CSS kita bisa taro di Line (DN – Dial Number/Extension) atau taro di Phone (Physical)

*best case sih biasanya di Line, biar ga tumpang tindih…toh klo ada 2 CSS (1 di Line dan 1 di Phone), yang diakses yang Line dulu (Ext. Mobility juga ga bisa pake CSS di phone)

———————————————-

Simple Scenario

(pake CUCM beneran ya…ga bisa di packet tracer)

Contoh, kita pengen ext 1101 sampe 1103 bisa call satu sama lain, tapi ga bisa ke 1104

Sedangkan 1104 bisa call kesemua…

So…1101 – 1103 kita masukin ke Partisi Internal, sedangkan 1104 kita masukin ke Partision External

Configuring CSS

  1. Create Partition first (Call Routing > Class of Control > Partition)

Add new

Bikin 2 buah….external dan internal (yang jadi external adalah ext. 1104), abis dibikin jgn lupa klik Save

Partition sudah dibuat, saatnya masukin nomor2 itu ke partition (Device > Phone)

Masuk ke konfigurasi teleponnya (contoh ke ext 1101)

Masuk ke Line Configurationnya (click Line [1] – 1101)

***Alternatively (Call Routing > Directory Number > [number])

Nah, pilih partition-nya untuk 1101 (Route partition > PT_Internal), untuk nomor 1102 dan 1103 juga sama ke PT_Internal juga

Untuk ext 1104 pake yang PT_External

Sekarang kita bikin CSS-nya (Call Routing > Class of Control > Calling Search Space)

Add new

Heres where the magic happens…kita bikin 2 CSS, CSS_Local dan CSS_Global

Untuk CSS_Local, Selected Partition-nya kita kasih PT_Internal

Untuk CSS_Global, Selected Partition-nya kita kasih PT_Internal dan PT_External

Nah kita kasih itu CSS ke Phone-nya (less-recommended sih….) (Device > Phone)

On Calling Search Space drop-down box, select appropriate CSS (untuk ext 1101 sampe 1103, kita pake CSS_Local)

Save…restart IP Phone…coba call dari 1101 ke 1102 atau 1103 (vice versa)…it should be works, but not to ext 1104

Test calling from ext 1104 to other phones…it should works

*screenshot missing….maap >_<

———————————————

CSS yang biasa dipake di enterprise itu minimal ada 4 buah:

  • CSS_Emergency: ada PT_Emergency
  • CSS_Local: ada PT_Emergency dan PT_Local
  • CSS_National: ada PT_Emergency, PT_Local, dan PT_National
  • CSS_International: ada PT_Emergency, PT_Local, PT_National, dan PT_International

Tinggal taro de…line 1001 pake CSS mana, klo pake CSS_Local artinya Cuma bisa nelpon 911 sama internal extension aja

Tapi klo pake CSS_International bisa semua

Nah, klo ga mau 1-1 add CSS-nya, tinggal pake Device Pool trus taro CSS-nya di Pool itu…jadi semua phone/extension ikut kena efeknya (kek bikin grouping lah)

Older Entries Newer Entries