Advertisements
Home

Routing Protocol : EIGRP

4 Comments

EIGRP (Enhanced Interior gateway Routing Protocol)

Yang di bold adalah semacam penekanan, karena protocol yang lama yaitu IGRP sudah usang. Buat apa pakai yang sudah usang dan tidak bisa support fitur2 baru??? So kita fokus di EIGRP saja.

EIGRP adalah propietary (milik) Cisco, oleh karena itu protocol ini  HANYA bisa di gunakan untuk sesama Cisco router saja.

Contoh langsung konfigurasi :

Router(config)#router eigrp 20              //what is that 20 ?? itu namanya AS, nanti dibawah dijelasin

Router(config-router)#network 192.168.40.0

Router(config-router)#network 192.168.20.0

Nah..dari konfigurasi di atas…kek nya Cuman 3 command diatas yg penting ?? yg paling penting adalah yg pertama…router eigrp 20…

 mudahkan ?? wkwkwk

20 (masih ganjel keknya klo belum jelasin yang ini)…sebenernya lo bisa kasi angka yg laen, adalah sebuah autonomous system (gw bingung jelasinnya…ribet, biasanya angka ini di kasi ISP, tapi kita bisa coba2 sendiri, klo mo liat nih di wiki –nya)

Jgn lupa untuk set di router2 lainnya…EIGRP..dengan AS 20 jg…MESTI SAMA !!

Yang lain dari EIGRP :

Update Timer :  90 detik, men-set seberapa seringnya update dilakukan (beda ma RIP)

Invalid Timer : default = 3x periode update..90×3 = 280 detik, berapa lama router harus menunggu sebelum menyatakan sebuah route/jalan tidak valid jika tidak menerima update

Holddown Timer : sama, holddown…defaultnya (Invalid timer + 10 detik) = 290 detik

Flush Timer : 7×90 = 630 detik sebelum sebuah route di buang ke toilet (baca : dibuang dari routing table, wkwkw)

EIGRP mempunyai semacam ”metric” alias ukuran tersendiri dalam menentukan jarak atau menentukan arah yang tepat untuk mengirimkan packet yang disebut Diffusing Update Algorithm (DUAL)

Tehnik Dual :

  1. Router2 IEGRP  memelihara sebuah copy dari router2 milik tetangga, yang digunakan untuk menghitung ”cost” untuk menyampaikan packet ke network2 remote (network2 yg bukan berada di lingkungannya…contoh…192.168.40.0 adalah network remote buat 192.168.20.0..simple..karena bukan di daerah 20.0)
  2. jika router2 tetangga salah satu ada yang putus, maka router akan MEMERIKSA tentang ”adakah route cadangan yg lebih baik untuk kirimkan packet ??”
  3. klo ga ada, maka router akan BERTANYA kepada router2 tetangga lainnya

Router A ”ooiii…gw mo ke router D, lewat jalan router C mati, ada jalan yang lebih baik ga ??”

Router B dan C kirim respon…

Router B “oi…ke D lewat gw jaraknya 10 meter, soalnya muter ke Router F trus ke router E baru ke D”

Router C ”lewat gw ke D jaraknya Cuma 5 meter, dari router E nyambung ke D koq

Router A akhirnya memilih rute C

Itu yg disebut diffusing (membaur) dari DUAL (Seakan akan kek punya inteljensia sendiri tu router bisa milih2 rute @_@ )

juga terdapat 3 hal dalam Router EIGRP untuk menentukan tetangga mereka

  1. ACK (lo bisa bilang..itu tetangga say ”hello” ga?? Jgn2 tetanggaan diem2 aja lagi, haha)
  2. nomor AS cocok (yg gw bilang…EIGRP network harus dalam AS yang sama)
  3. Metric2 yang cocok :

3.1  Bandwidth (default metric)

3.2  Delay (default metric)

3.3  Beban

3.4  Reliabilitas

3.5  MTU – Maximum transmission Unit

Maksudnya metric bandwidth dan delay gimana ?? EIGRP menentukan “hops” yang tepat berdasarkan bandwidth dan delay dari router2 tetangga untuk memilih tetangga mana yang menjadi prioritas untuk meneruskan packet. Trus yang laen kayak beban (angkat besi), reliabilitas, dan MTU gimana ?? terus terang gw ga belajar banyak tentang yg 3 ini…tapi nanti gw cari tau kenapa bisa ada dan apa gunanya

Verifikasi EIGRP

Show ip route                        //seperti biasa

Show ip route eigrp  //ini Cuma memperlihatkan router2 mana saja yg pake protocol ini

Show ip eigrp neighbors      //ya neighbors…memperlihatkan tetangga2 router yang eigrp

Show ip eigrp topology        //topologi EIGRP

Nah yang terakhir..kita coba liat

Ada 3 istilah dalam topology EIGRP

  1. Feasible Distance (FD) : ini maksudnya adalah metric terbaik dari semua path yang menuju ke network remote, metric dari sebuah feasible distance yang dilaporkan tetangga sendiri disebut reported distance
  2. Reported Distance : metric dari sebuah network remote yang dilaporkan oleh router tetangga
  3. Feasible Successor : yaitu sebuah jalur yang memiliki reported distance yang lebih kecil nilainya daripada feasible distance, so…klo feasible distance (rute terbaik ke network remote) terputus, penggantinya ya ini

notice huruf P ?? artinya passive-state, yang justru bagus, klo A alias active tandanya itu router blum bisa kirim2an packet…lagi mikir alias aktif otaknya pusing mikirin lewat mana ni packet di sampein…hahaha

(156150/128256)…kolom pertama adalah FD dan yang kedua adalah reported distance (yang mana semakin kecil semakin bagus)

Melihat 3 hal diatas…tidak diragukan lagi reliabilitas adalah faktor utama oleh protocol ini, oleh karena itu EIGRP menggunakan RTP (reliable transport protocol) dalam mengirimkan packet2nya. Jika router tetangga mati..maka router akan mengirimkan 16x percobaan unicast (kirim packet ke satu orang/tujuan), klo ga bisa juga..dianggap mati. Router juga menyimpan setiap informasi yang mereka kirim dengan memberikan nomor urut (sequence number) pada setiap packet, oleh karena itu router bisa mendeteksi adanya informasi yang redundant, atau yang tidak urut (out-of-sequence)

ip 224.0.0.10 (alamat multi-cast EIGRP) digunakan untuk update antar router dengan tetangga

oh ya lupa….di EIGRP jg bisa kasih command passive-interface

yang jadi masalah adalah..di RIP hanya mem-blok paket yg datang dari interface/kabel yang bersangkutan, di EIGRP baik yang datang dan yang keluar ikut2an di blok ^_^V

Advertisements

Routing Protocol : RIP

2 Comments

Routing Protocol : RIP

RIP stand for Rest in Peace….haha kidding

It means Routing Information Protocol

But if you realize…this protocol is nearly RIP enough…hahah..obsolete

But..as a starter guide to more advanced version of routing protocol such as EIGRP and OSPF, mind if we take a look to this “early” routing protocol

(uda asik blum gw ngomong inggris nya..huhuhuh)

Explain in english ?? or Indo ajah ??

Indo aja de…haha

RIP seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya adalah suatu routing protocol berjenis Distance Vector?? Apa itu Distance Vector (lupa ye) ? distance vector protocol adalah suatu protocol yang menentukan jarak antar router dengan metode “lompat” alias hops, bukan dengan kalkulasi rumit seperti dengan metric (meter, kilo meter, mile…wkwkkw)

Perbandingan distance vector dengan link state dianalogikan sebagi berikut

Jarak antara rumah ke mesjid = 50 meter

Jarak antara rumah ke mesjid = lewat toko Ali trus lewat bengkel joko baru ke mesjid

Yang 50 meter adalah standard perhitungan Link State, yang mana 50 meternya rumit (mesti itung2..trus tarik meteran panjang2..wkwkw)

Yang lewat toko Ali dan bengkel joko adalah standard perhitungan Distance Vector, yang mana kalau mau ke mesjid ”Cuma” lewat 2x bangunan (baca: hops)

Permasalahan kadang2 terjadi kalau

ah..Cuma lewat toko…trus bengkel yah…ah deket tuh..

Udah jalan jauh…

mang jaraknya berapa meter sih ?? keknya uda lewat toko…bengkelnya kaga ketemu2…mana disekitar sini kaga ada bangunan sama sekali…

^_^V

RIP dibagi atas RIP version 1 dan RIP version 2 (kita pakek yg ver. 2 aja)

Dan struktur mekanisme agar tidak terjadi routing loops di RIP (routing timer) ada 4 :

  1. Route Update Timer : 30 detik, untuk update routing table secara periodik, bersamaan…ya bersamaan, dimana sebuah router mengirimkan sebuah copy lengkap dari routing tablenya ke router tetangga
  2. Route Invalid Timer : 180 detik, selama dalam jangka waktu 180 detik, jika router tidak menerima informasi baru dari router tetangga, maka router akan mengirimkan update bahwa router tetangga yang sudah 180 detik tidak update, sekarang sudah tidak valid (baca: meninggal dibunuh mafia hahahah)
  3. Holddown Timer : 180 detik, seperti yg sudah dijelaskan bahwa holddown timer berfungsi untuk menahan informasi2 yang datang.
  4. Router Flush Time : 240 detik, tau arti flush ?? biasanya abis sakit perut, kita pencet tombol flush, buat buang kotoran2 yg di toilet wkwkkw, disini juga sama…

Konfigurasi RIP

Oh iya, gw lupa jelasin, klo lo uda nambahin command ip route [ip address] [subnet mask] , trus lo mo ilangin gimana ??

Ketik aja no ip route [ip address] [subnet mask] //yang tentunya ip dan subnetnya sama seperti yg td lo konfig yah

Kita pake contoh gambar yg kemaren yah

Nah…dipaling kanan ada router baru tuh, gimana cara router baru itu bisa kirim paket ke router paling kiri??

Set dulu aja(ga usa susah2..basic command dah pada tau..kwkwk)

Router_Kanan(config)#int se0/0/0

Router_Kanan(config-if)#ip add 192.168.40.1 255.255.255.0 //kenapa mesti 40.1 ?? kita liat nanti dibawah

Router_Kanan(config-if)#no shut //jangan sampe lupa !! wkwkwk

Nah…sebelumnya di tambah juga command di router 2 (yg tengah2)

Router2(config)#int se0/1/0 //koq se 0/1/0, ya karena yang 0/0/0 uda kepake buat konek ke router1 kan??, trus kenapa 0/1/0 ?? lo liat dibelakang router, lo mo colok kemana ?? gw coloknya ke yang ada TULISAN serial 0/1/0 hahaha

Router2(config-if)#ip add 192.168.40.2 255.255.255.0        //kenapa mesti 40.2 ?? biar networknya sama ama router yang kanan…

Router2(config-if)#no shut

Nah sekarang router 1 dan 2 kan terhubung ke network 192.168.20.0 tuh…gimana router yg kiri bisa ”telpon2an” ama router yg kanan yg notabene networknya aja beda…192.168.40.0 ???

Yok kita set RIP nya

Router1(config)#router rip // ya..commandnya adalah router [nama routing protocol] ..sama klo lo mo set OSPF, EIGRP, dll

Router1(config-router)#version 2 //sebenernya ada version 1…tapi uda kaga kepake..langsung ke versi 2

Router1(config-router)#network 192.168.20.0 //commandnya adalah network [network yg mo lo masukin ke RIP], dalam kasus ini adalah 192.168.20.0…karena interface serial0/0/0 yg terhubung ke router 2 ipnya adalah 192.168.20.1 yang artinya tercakup dalam network 192.168.20.0 understand ?!?

Router1(config-router)#network 192.168.40.0 //yg ini juga..kan lo mau router kanan ma kiri bisa konek2an

Gampang kan ??

Jangan lupa set juga route rip berikut network nya ke router yg tengah ma kanan ye, hehe

Sekarang coba verifikasi

Router1#sh ip route

liat kan ada tulisan R   192.168.40.0/24 [120/1] via 192.168.20.2, yang maksudnya adalah network 40.0 bisa di capai lewat jalan 20.2 melalui serial 0/0/0

And 1 more important thing !!

Router1(config)#route rip

Router1(config-router)#passive-interface serial 0/0/0 //apaan nih ?? ini dia yg gw bilang split horizon, serial 0/0/0 nyank mane ?? serial 0/0/0 yg punya router di tengah

ok bos…itu routing dinamis versi RIP, nanti versi OSPF dll ye…

Older Entries