Advertisements
Home

Network Basic Theory 3 (Protocol)

Leave a comment

PROTOCOL BASIC THEORY

Dalam jaringan computer, sebuah pesan dapat dikirim dan terkirim dari source ke destination melalui sebuah “aturan”, aturan inilah yang dinamakan protocol. Dalam level manusia, beberapa aturan komunikasi bisa berupa formal atau bisa juga “yang penting simple dan mudah dipahami”, tergantung dari prakteknya atau daerah asal bahasa komunikasi tersebut.

Nah, untuk alat2 jaringan bisa berkomunikasi satu sama lain pun juga begitu, dibentuklah namanya suatu aturan dalam jaringan (network protocol suite) yang mendeskripsikan fungsi, aturan main, persyaratan2 dalam melakukan hubungan intim satu sama lain *ehem* maksudnya dalam melakukan komunikasi satu dengan yang lain dapat terjalin dengan berhasil.

Lemme remind You before You got confused….Protocol are set of rules…not hardware…not software…only rules

Example : Web Server interaction with with Client (Web Client) is defined in PROTOCOLS, but these protocols does not define which software to use(AJAX, PHP, .NET, ETC) or which Hardware (Server ?? PC ?? Laptop ??)

Network protocol suite alias aturan2 dalam jaringan ada beberapa hal yaitu :

  • Format atau struktur dari packet data alias pesan

  • Proses dari tiap alat2 jaringan dalam men-share informasi tentang pathways (route tempuh packet) dengan jaringan lain

  • Kapan dan dimana error dan pesan system di kirim antar alat2 jaringan

  • Penyambungan dan pemutusan dari sesi transfer data

Protocol2 dalam protocol suite biasanya berupa “open use” atau “open standard” alias bisa di gunakan secara umum (agar supaya alat2 jaringan bisa berkomunikasi satu dengan yang lain), tapi bisa juga berupa vendor-specific dan propiertary (definisi dan fungsi dari protocol tersebut ditentukan oleh sang vendor pemegang hak cipta dari protocol tersebut, vendor lain bisa memakai protocol propiertary dari vendor pemilik protocol tersebut, asalkan mendapat ijin dari sang vendor pemiliknya) …

*biasa la….perang standarisasi…cisco ada CCNA nya, Juniper ada sertifikasinya, Java ada sertifikasinya, Oracle ada sertifikasinya, Microsoft dan Linux ada sertifikasinya…it’s all about standardization war (ga punya sertifikasi ini itu, gaji kecil….UUD…ujung2nya duit lagi..duit lagi…dunia oh dunia…ahahaha…let’s back to topic please..maap
m(_._)m )

Untuk protocol2 umum, IEEE dan IETF adalah 2 badan yang mengurusi protocol2 ini, walaupun tidak terbatas pada jaringan saja, segala sesuatu yang berkaitan dengan listrik biasanya ke mereka

Just in case…

IEEE : Institute of Electrical and Electronics Engineers

IETF : the Internet Engineering Task Force

Ga usa pikir macem2 dengan gambar diatas, just read the words….we’ll explain them later (sukur2 uda langsung ngerti)

————————————————————————————————————————————————————————-

————————————————————————————————————————————————————————-

Protocol Interaction

Contoh interaksi dari protocol2 yang ada yaitu Web Browser dan Web Server. saat request , saat sending data, saat proses, dan selanjutnya adalah contoh bagaimana protocol berinteraksi satu sama lain

*now maybe You ask…satu sama lain?? What protocol are these ?? explain THESE protocol…

THIS IS SPARTA…*ehem* maksudnya THIS IS THE MODELS of PROTOCOLS….TA DA…..

Keknya sama yaks ??…emang

Ini persamaannya

Let’s start with TCP/IP Model first…since it got fewer “BLOCK” than OSI… 😀

Application Layer

Protocol untuk merepresentasikan data kepada user

Contoh : format file ( .exe, .jpeg, .gif), HTTP, Software (yes…Software itself…IS app layer)

Transport Layer

Protocol yang bertugas meng-handle komunikasi data dalam jaringan dan alat2nya (yang mana salah satunya adalah menentukan besarnya jumlah data yang akan dikirimkan), disinilah tempat dimana pesan yang akan disampaikan di pecah2 menjadi segments

Contoh : TCP (Transfer Control Protocol)

Internet Layer Protocol yang bertugas mengatur lalu lintas data (yang mana sudah dipecah jadi Segments , lalu di Encapsulation jadi Packet)

*encapsulation itu bahasa “mudah”nya dibungkus (nasi uduk dibungkus….1 buat gw ya…wkwkwk)

Contoh : find alternate ways, best path across network, the infamous IP (Internet Protocol)

Network Access Layer

Protocol yang mempunyai 2 fungsi, yang pertama adalah data link management dan yang kedua adalah transmisi fisik data ke media

Contoh : MAC (Media Access Control…dulu gw kira Machine Address Code, haha), LLC (Logical Link Control), Ethernet

so if everybody called TCP/IP…You know where the F*** is TCP and where is IP (just because TCP/IP word is often joined…is not the SAME !! )

Urutannya jadi gini pas transfer data

Source Host : Data (App Layer) à trus dipecah2 jadi Segment (Transport Layer) à trus di Encapsulation jadi Packet (Internet Layer) à packet di pecah2 jadi Frame (Network, Frame tergantung media penghantarnya) à Trus di kirim deh

Destination Host : Frame di terima dari jaringan à bungkusnya dibuka (baca: encapsulationnya) trus digabung2in pecahannya jadi Packet
à packet digabung jadi segment à jadi data deh setelah semua selesai

Kira2 beginilah proses yang ada di Source Host (Destination Host tinggal kebalikannya)

Klo liat dari gambar diatas, tau kan sekarang maksudnya dibungkus?…dibungkus dengan informasi2 agar packet di terima dengan baik dan benar intinya

OSI Layer Protocol

OSI Layer Model protocol pada dasarnya di ciptakan oleh International Standard Organization (ISO) untuk system komunikasi jaringan “open standard” , tapi TCP/IP model (Internet Model) berkembang sangat pesat, jadi mulai agak di tinggalin model ini (but its worth studying…trust me)

From bottom to top…

  1. Physical Layer

    Layer yang bertugas mengatur mekanisme dari electrical, fungsional, dan procedural untuk membuat, menjaga, dan memutuskan koneksi fisik (transmisi bit) dari dan ke network device

    Who’s working on here : YOUR MAH CHINEEE !!…it’s your machine…,  Kabel, HUB, CSU/DSU, DCE, DTE (all kinds of ISP Stuff…explain it later shall we ? )

  2. Data Link Layer

    Bertugas untuk mengatur pertukaran data frames antar devices dalam media yang sama (contoh : mengatur pertukaran frame data dalam media Ethernet)

    Who’s working on here: Switch !! , LLC (logical link control..later explained), MAC Address

    special mention in this section si WAN (PPP & Frame Relay in example…)..works in Layer 1& 2 (they define interface encapsulation and data-link encapsulation)

  3. Network Layer

    Bertugas menyediakan service untuk pertukaran data dalam jaringan antara end devices

    Who’s working on here :the great infamous IP, Router !!

  4. Transport Layer

    Bertugas menyediakan service untuk segmentasi, transfer, dan re-assembly packet data untuk individual communication antar end devices

    Who’s working on here : IP’s brothers…Port Number (TCP, UDP), even three-way handshake, windows size and flow control mechanism is here too

    Three-way Handshake = versi lebih secure untuk create network session antar device
    windows size = berapa banyak segment yang bisa dikirim ke destination dalam satu waktu (window size = 3, artinya source device akan kirim 3 segment)
    flow control = mekanisme untuk buffer control (biar ga penuh bandwidth)

  5. Session Layer

    Bertugas menyediakan service ke presentation layer untuk mengorganisasikan manajemen pertukaran data

    Who’s working on here : RPC (Remote Procedure Call, utiliti untuk sistem client-server, dia ada di sisi client, tp jalaninnya disisi server, I don’t know very much about this), SQL (yes…for databases), connection mode such as Duplex, Half-Duplex, Full Duplex

  6. Presentation Layer

    Bertugas untuk merepresentasikan data…what else ???

    Who’s working on here : it’s the file Extention !! .gif, .jpeg, .exe, etc.

  7. Application layer

    Yaitu layer tempat data2 yang sudah di olah di presentation layer di tampilkan ke MUKA ANDA !! (sory offence..haha)

    Who’s working on here : WWW (yes… even HTML and HTTP works here), SMTP, POP, DNS, Face “motherf***in” book !!

    Note…FTP and Telnet are both working on Application-to-Session Layer

With this….its time to delete “fungsi layer pada network” that I created before…it’s too messy and not well reading at all

Enough with my creepy engrish…kembali ke lapppptopppp !! *ehem* kembali ke bahasa Indonesia maksudnya

Gambar diatas adalah bagaimana OSI Layer merepresentasikan bagaimana data di encapsulasi

PDU : Protocol Data Unit

Apa nih ? unit2 data seperti Bit, Frame, Packet, Segment, Data…disebut PDU

Koq Network Alamat Tujuan 209.165 sedangkan Network Sumber 209.165.202 ??

Itu namanya pembagian blok alamat network, nanti akan di jelaskan lebih lanjut

Klo mau liat visualisasinya…

Silahkan liat di http://www.warriorsofthe.net/

trus kalu mau tools buat liat bagaimana packet2 data dipecah digabung trus layer mana saja yang sedang bekerja pada satu waktu

download aja Wireshark

tool Software Network Protocol Analyzer yang berguna banget buat “sniffing” packet2 data

ada juga tutorial nya

Just cekibrot…

Advertisements

Network Basic Theory 2 (Element, Devices, and Media/Medium)

Leave a comment

Element of Communication

Ga pake babibu…here’s the general pic.

So, gambar diatas adalah “general idea” daripada komunikasi (baik komunikasi verbal ataupun computer)

Ketika kita ingin menyampaikan pesan dari computer satu ke yang lain, kita harus meng-“encode” dahulu pesan yang akan kita kirim, encode disini adalah supaya pesan yang kita akan sampaikan dapat terbaca oleh transmitter dan mengirimkannya. Setelah di encode maka pesan diteruskan oleh transmitter ke medium penghantar. Dari medium penghantar ini akan meneruskan ke Receiver dan Decoder (kebalikannya dari encoder dan transmitter).

Contoh nyata: jika dalam komunikasi verbal, kata2 yang akan dikeluarkan oleh otak kita akan di “encode”, oleh mulut kata2 yang akan disampaikan di transmit alias disampaikan , medium penghantarnya adalah udara disekitar kita, lalu di receive oleh telinga lawan bicara dan di decode di otaknya.

(kadang gw nyebut packet, kadang gw nyebut message, kadang gw nyebut pesan….ya sudahlah…pesan saja, repot nulis pesan/message trus hahaha)

Begitu pula dalam jaringan, computer akan men-encode pesan kita lalu mentransmittnya melalui alat dalam jaringan(bisa modem, bisa router, bisa switch, dll) dan dihantarkan melalui kabel atau nir-kabel (wire or wireless)

———————————————————————————————————————————————————————–

Segmentasi dan Multiplexing

Di dunia nyata, transmit packet/data seperti video ato email bisa dikirim ke jaringan dalam suatu bits* stream yang besar, tapi jika seperti ini, berarti alat2 network yang lain ga bisa kirim2an data karena super massive data transfer sedang berjalan pada suatu jaringan, yang akan mengakibatkan delay, lost transmission, dan lain2.

Nah, di dunia computer dikenal namanya Segmentasi (dan juga Multiplexing) untuk membagi data dan pesan menjadi pecahan2 kecil yang bisa dikirim ke jaringan, yang mana ada 2 keuntungan:

  • Dengan mengirimkan pesan yang sudah dipecah2 dari source ke destination, it can be interleaved!! (maksudnya jaringannya bisa di pakai buat komunikasi yang lain atau ngirim pesan yang lain). Nah proses yang digunakan untuk interleaving dinamakan Multiplexing.
  • Yang kedua yaitu meningkatkan reliabilitas dari komunikasi jaringan itu sendiri. Pecahan2 pesan tidak perlu menelusuri rute yang sama persis satu sama lain (ibaratnya yang penting nyampe !! mo box 1 lewat aceh, box 2 lewat Kalimantan, box 3 lewat Sulawesi, pokoknya itu 3 paket sampe ke Jakarta trus diurutin lagi jadi gabungan dari box 123), klo misalnya gagal gimane ? tinggal ngirim pecahan data yang gagal aja, yang laen ga usah

(bits : angka 0 dan 1, nyala dan mati, inilah sinyal yang dikirim ke jaringan, dari angka 0 dan 1 ini membentuk suatu kata atau pesan, iniah yang disebut dengan Bilangan Binary atau DIGITAL, seperti angka 255 dalam biner adalah 11111111, angka 254 dalam biner adalah 11111110, sedang huruf A dalam biner adalah…apa yeee gw lupa…haha )

*gw mau bikin gif nya, biar ada gambaran tentang multiplexing, tapi koq .gif nya kaga jalan ya di wordpress -_-;

The Downside alias sisi negative dari segmentasi dan multiplexing ini adalah KALAU !! (kalau ya..) lo punya 100 halaman misalnya, setiap segmentasi Cuma bisa mecah2 satu halaman, nah proses addressing, labeling, sending, reciving, dll bisa jadi “time consuming” buat sender maupun recipient

———————————————————————————————————————————————————————–

Let’s talk about End Devices

End Device itu adalah tempat tujuan dari pesan atau packet yang dikirim dalam suatu jaringan, yang biasanya adalah alat2 yang sehari2 kita kenal, contoh : PC, Network Printer, VoIP Phone, Security Camera, Smartphone, Dll)

End Device dalam terminology jaringan lebih sering disebut dengan Host

Host bisa sebagai source ataupun destination (cara membedakan antara host destination dengan source host adalah dengan memberikan alamat, yang biasanya berupa IP / Internet Protocol, 192.168.1.1 bla bla bla…J )

Host mempunyai 3 role alias peran, yang pertama adalah sebagai Server (host yang mempunyai software yang memungkinkan dia untuk menyediakan informasi kepada yang membutuhkan), Client (host yang mempunyai software yang memungkinkan dia untuk men-request informasi yang dibutuhkan), dan Both (bisa 2-2 nya)

———————————————————————————————————————————————————————–

Now let’s talk about Intermediary Devices

Yaitu alat2 yang bertugas menentukan arah data dan meneruskannya tanpa mengubah pesan yang ada didalamnya

Contoh : Router, Switch, Communication Server, Firewall, Modem, dan Access Point

Fungsi2 dari Intermediary Devices adalah

  • Regenerate and retransmit data signals
  • Maintain information about what pathways exist through the network and internetwork
  • Notify other devices of errors and communication failures
  • Direct data along alternate pathways when there is a link failure
  • Classify and direct messages according to QoS priorities
  • Permit or deny the flow of data, based on security settings

Wkwkw…canggih kan bahasa inggris gw (padahal copas aja ini ma)

———————————————————————————————————————————————————————–

Let’s continue with the Media

Ada 2 tipe Media : Wire (Fiber Optic, Ethernet, Coaxial) dan Wireless (802.11 a/b/g/n , Wi-Max, LTE, EVDO, HSDPA…wait wait wait…berasa kek jual hape gw *rofl* )

Ada pembahasan sendiri tentang media2 ini…contohnya Ethernet

Anyways…ada beberapa criteria dalam hal pemilihan media dalam jaringan

  • Jarak tempuh sinyal yang bisa dibawa suatu media (fast Ethernet klo ga sala bisa lebih dari 100 meter, setelah itu banyak sinyal yang loss alias bisa2 RTO : request time out)
  • Environtment alias lingkungan dimana media itu di pasang (paling berpengaruh dalam wireless, jgn tempatin di daerah2 yang banyak radio signal seperti microwave, satelit, beberapa hape, dll)
  • Seberapa besar data dan kecepatan yang mesti di transmit (klo mo besar ya pasang fiber optic…bergiga-gia deh dalam 1 detik dia bisa transfer data, tapi ya itu…really expensive)
  • Dan yang terakhir, COST alias biaya penginstallan…yang mana banyak berpengaruh di point ke-3

———————————————————————————————————————————————————————–

It’s now about the SIZE…of a network

Kalau di SMA dikenal namanya LAN, MAN, dan WAN

Aslinya CUMA adalah LAN…dan WAN (MAN sendiri termasuk WAN)

Langsung aja gambarnya ya Cu…(cucu maksudnya… 😀 )

LAN itu kumpulan alat2 jaringan alias networking devices dalam suatu daerah terbatas (rumah, sekolah, kantor, dll)

Sedangkan WAN adalah GABUNGAN DARI LAN

In case klo bener2 gaptek…

LAN : Local Area Network

WAN : Wide Area Network

MAN : Metropolis Area Network

Nah….LAN biasanya disebut Intranet, yaitu sebuah jaringan lokal yang hanya bisa di akses oleh suatu organisasi dengan aturan2 tertentu, WAN bisa di sebut Intranet juga, tapi untuk WAN yang lebih general biasa disebut Internet(working), yaitu sebuah jaringan yang sangat besar yang bisa diakses oleh siapa saja, dan biasanya untuk mengirimkan pesan dari suatu jaringan lokal ke jaringan lokal yang lain yang berbeda ISP (Internet Service Provider)

———————————————————————————————————————————————————————–

3 alat yang bisa menghubungkan device ke jaringan (selain dari media juga tentunya)

  1. Network Interface Card (NIC Card atau LAN Card)

    Alat ini biasanya ada di belakang PC atau disamping laptop

  2. Port

    Konektor untuk menghubungkan media dengan networking device (klo liat gambar diatas…itu tuh…yang bolong bentuknya agak kotak, yang sebelahnya lampu ijo tua)

  3. Interface (well…ini bukan alat, semacam terminology)

    Yaitu port tertentu yang terhubung ke jaringan yang tertentu pula (klo gambar diatas kan port nya cuma 1 tu, nah klo di switch dan router, port nya banyak, dan masing2 port itu ada interface sendiri2)

    Port bisa juga di namakan interface (physical interface), tapi ada juga yang dinamakan virtual interface…nanti kita akan pelajarin

Command yang berguna untuk liat jaringan apa saja yang kita lewati sebelum ke tujuan, kita bisa jalankan RUN
à ketik CMD
àtraceroute [nama website], contoh traceroute www.google.co.id

Next….how about we talk…protocols >:)

Older Entries