As We Discussed Earlier…there’s 2 type of Dynamic Routing Protocol….Link State…and Distance vector
Kita bahas Distance Vector Routing Protocol dulu
Routing protocol yang ada di kategori ini adalah RIP dan EIGRP
***disarankan mengerti dulu static routing…biar enak bacanya
Beberapa karakteristik dari Distance Vector routing protocol adalah:
Kelemahan dari Routing Protocol jenis ini adalah
- Periodic Update yang mengirimkan Entire Routing Table secara Broadcast = dari 3 kata yang digaris bawahi…periodic makan bandwidth…sekali update, ngirim seluruh routing table yang berarti makan bandwidth…dan updatenya pake broadcast…makin makan bandwidth
- Trust = alias percaya kepada update yang diberikan tetangganya…bisa terjadi routing loop klo routing yang ngirim lagi bermasalah dengan jaringan
-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.–.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-
Distance Vector Routing Table Update

Figure 1. Initial Routing Table di masing2 Router
R1 punya network 10.1.0.0 & 10.2.0.0
R2 punya network 10.2.0.0 & 10.3.0.0
R3 punya network 10.3.0.0 & 10.4.0.0

Figure 2. Routing table Setelah R1-R2 dan R2-R3 tuker2an update

Figure 3. Routing table setelah 30 detik R1-R2 dan R2-R3 tuker2an (update) lagi
Cara bacanya adalah (contoh dari sudut pandang R1)
Untuk bisa kirim paket ke network 10.4.0.0 yang ada di R3…jaraknya adalah 2 router (baca hops) dan bisa ditempuh melalui interface serial 0/0/0 dari R1
Dalam RIP ada 3 additional timer, selain update timer, yaitu:

Figure 4. RIP Timer
-
Invalid Timer = jika dalam 180 detik ga diterima update dari tetangga, maka tetangga itu akan di tandai / di “mark” Invalid. Dan dikasi metric atau hop 16
“wah….mati ni orang jangan2”

- Flush Timer =
60 detik setelah Invalid Timer…route yang mati di buang dari routing table (total 240 detik)
- Holddown Timer = 180 detik setelah di mark unreachable/invalid…maka routing update yang mengarah ke tetangga akan di tolak, sampai tetangga (yang di tandai) itu sendiri yang mengirimkan update…biar ga terjadi routing loop. 60 detik setelah Flush Timer (but REMEMBER….only UPDATE denied…packet biasa tetep dikirim…walaupun akhir tetep di drop karena down)
-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-
EIGRP
Untuk distance vector yang satu ini butuh pembahasan sendiri…karena ini routing protocol uda “diacak2” ama Cisco-nya…hahaha)
- Bounded Updates = ketika ada network baru…tidak semua routing table di sebar..tapi HANYA route ke network baru aja yang disebar
- Multicast = ga pake broadcast…jadi ga makan bandwidth (pake ip 224.0.0.10)
- Mengadopsi beberapa behavior dari Link-State protocol
Nanti kita bahas dalam 1 pembahasan sendiri
-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-
Routing Loops
Seperti yang sudah dijelaskan diatas…Holddown timer mencegah terjadinya routing loops
Kira2 seperti ini:

Trus…

Lalu…

Jadi de…routing loop
Inget…Distance Vector “percaya” pada tetangga-nya
-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-
Count to Infinity
Mirip ama Routing Loop…Count to infinity adalah kondisi yang terjadi ketika inaccurate routing update increase the metric value…to infinity (hop count =16…max hop for RIP = 15)








R3 increase hop count to 4…setelah hop count jadi 4…network 10.4.0.0 blum juga idup (up)…hop count berubah jadi 5…terrrrussss aja seperti itu…sampe hop count jadi 16 (unreachable = invalid = matek = X_X)…akhirnya baru nyadar de router nya…”duh bego banget gw…uda mati…tetep aja di update”

-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-
Mencegah terjadinya Routing Loop
Figure 5. jadi R2 ga mengadvertise 10.4.0.0 ke R3(secara R3 juga ada..dan juga informasi 10.4.0.0 juga dari dia)
Jadi jika TTL=128…artinya adalah…itu paket masi bisa idup sampe 128 kali loncat (hop)
-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-
Extra information:
-
Karena Distance Vector tidak terlalu bagus…pertanyaannya adalah kenapa masih banyak yang make ?!?!
*Karena untuk Distance Vector seperti EIGRP itu BAYAR…OSPF itu BAYAR…..RIP itu gratis !!!..hahaha
*IOS (Cisco O/S di Router) tipe BASIC untuk routing protocol yang di support Cisco (setidaknya)…adalah IPBASE.
*Untuk bisa EIGRP atau OSPF atau yang lain…mesti pake IOS tipe Enterprise…yaitu IPSERVICE…alias BAYAR !! wkkwkw.
-
Jika secara bersamaan router2 RIP update (yang tiap 30 detik)…maka akan terjadi collision / delay /makan bandwidth
*Cisco IOS menggunakan random variable yang dinamakan RIP_JITTER…yaitu memotong 0-15% periodic update timer…sekitar 25-30 detik dari yang default 30 detik