untuk memperbaiki tulisan ane yang terdahulu

untuk yang mau skip to configuration

Apa itu EtherChannel (ato FiberChannel, sebernya ini teknologi data center, tp kadag orang suka latah)

Yaitu 2 atau lebih Ethernet Cable yang dijadikan 1 (FiberChannel ya kabel Fiber dijadikan 1)

Dari gambar diatas uda ngerti kan maksudnya EtherChannel ??

Contoh:

Klo kabel biasanya dari Switch 2950 (Layer 2 Switch) itu pake FastEthernet yang kapasitas nya 100 mbps maksimal, gimana klo data yang keluar masuk lebih dari 100 mbps??

Solusinya ada 2…upgrade jadi GigaEthernet (1 Gbps per kabel) atau tambah kabel

Inget tentang Spanning-Tree Protocol (STP) ?? untuk mencegah ada nya looping, klo kita pake multiple kabel…salah satunya pasti di blok (liat gambar diatas)

Trus katanya ini solusi??…ya…tapi kita buat seakan2 ini 2 kabel jadi satu, sehingga oleh STP ga di blok…plus 1 kabel = 100 mbps, berarti 2 kabel = 2×100 = 200 mbps

Ini yang dinamakan EtherChannel

EtherChannel bisa bikin 2, 4, dan maksimum 8 kabel jadi satu (8 FastEthernet = 800 mbps, 8 GigE = 8 Gbps, belum lagi Fiber…)

=============================================

Tipe EtherChannel

Ada 2 Tipe EtherChannel

  1. LACP (Link Control Aggregation Protocol)

    Ini IEEE standard (kode nya 802.3ad)..gunakan ini klo Switch Cisco ketemu dengan EX-Series nya Juniper, HP, Huawei, dll

  2. PAgP (Port Aggregation Protocol)

    Ini Cisco Propiertary, bisa auto-negotiate (macam Trunk auto-negotiate gituh), dan tiap 30detik akan kirim PAgP packet untuk cek konsistensi port

Bedanya LACP dan PAgP adalah di Passive, Desirable, & Auto nya

==================================================

Guideline untuk EtherChannel

  1. EtherChannel ga akan form klo ada SPAN (Switched Port Analyzer) di salah satu port, SPAN ini fitur yang bisa diaktifin di Cisco switch untuk ngeliat frame yang keluar masuk di port itu (berguna untuk network monitoring juga)
  2. Speed dan Duplex harus sama
  3. Port yang digunakan untuk EtherChannel harus di VLAN yang sama, atau jadiin Trunk
  4. EtherChannel bisa di Layer 3 (Switch Layer 3) atau di Layer 2 (Switch)

EtherChannel Layer 2 dan 3

Klo kita konfigurasi EtherChannel di Switch Layer 2, yang harus di perhatikan adalah settingan mode type EtherChannel nya

Klo kita konfigurasi EtherChannel di Switch Layer 3, nanti akan terbentuk 1 virtual interface baru (consist of group interface that we created in EtherChannel), dan bisa di kasih IP (jangan dikasi IP di interface fisik nya !!)

Port-Channel interface (interface virtual yang dibentuk oleh EtherChannel Switch Layer 3) klo kita konfig, efeknya langsung ke EtherChannel itu sendiri. Sedangkan klo kita konfig di interface fisik yang tergabung dalam EtherChannel hanya ber-efek di interface itu saja