Home

VLAN configuration (including Inter-VLAN & VTP)

49 Comments

kita sudah membahas teori tentang VLAN, sekarang konfigurasinya…

baik…bahan-bahan yang kita butuhkan adalah

1. Bawang Bombay 5kg

2. Aer 1lt

wkwkwk…yang kita butuhkan cuma Software Simulasi Packet Tracer (yang gw gunain versi 5.3.3)

========================================================

kita akan bahas…VLAN, Inter-VLAN, dan VTP configuration sekaligus

VLAN 10 : 192.168.10.0 /24

VLAN 20 : 192.168.20.0 /24

Caption 1. VLAN Design

Caption 2. Create VLAN

penjelasan:

  • command switchport access vlan 10 di interface fa0/1 berguna untuk mengasosiasikan port fastEthernet 0/1 di switch ke VLAN 10. Ibaratnya kita bilang ke switch “Switch…port nomor satu dikasi buat VLAN 10 yaaaa“…”iya ndorooo
  • untuk mengasosiasikan lebih dari satu port secara bersamaan bisa menggunakan kata kunci range. Contoh: interface range fa0/1-5 (untuk mengasosiasikan port nomor 1 sampai 5) atau interface fa0/1, fa0/3, fa0/5 (untuk mengasosiasikan port yang tidak berurutan)

Caption 3. VLAN Verification

Penjelasan:

  • secara default, VLAN 1 sudah ada, dan semua port diasosiasikan ke VLAN 1
  • untuk verifikasi BIASA nya di priviledge mode, yaitu Switchlt1#
    show vlan brief (notice…hanya ada tanda pagar), untuk bisa ketik kata kunci show di luar priviledge mode kita harus menambahkan kata kunci do disemua mode konfigurasi keculai USER MODE (SwitchLt1> alias User Mode untuk show vlan brief bisa tanpa pake do)

Caption 4. Naming VLAN

Penjelasan:

  • untuk create vlan 20 HARUSNYA diketik di SwicthLt1(config)# alias abis ketik vlan 10 trus dikasi nama, kita harus exit dulu … tapi klo kita TAHU PERSIS command nya…LANGSUNG TABRAK AJA BLEEEH…bisa….hahaha

sekarang bagaimana caranya untuk komputer di VLAN yang sama tetapi di Switch yang berbeda ??

Penjelasan:

  • karena defaultnya VLAN switch adalah VLAN 1…semua device bisa mengantarkan data lewat switch berbeda
  • untuk menghantarkan data-data dari VLAN yang sama (selain VLAN 1) dengan switch yang berbeda diperlukan jembatan yang bahasa inggrisnya TRUNK
  • koq klo VLAN selain VLAN 1 ga bisa beda switch sih?? coba ketik “show interface trunk” yang ada HANYA VLAN 1 (allowed nya hanya VLAN 1), makanya bisa2 aja
  • makanya VLAN 1 disebut juga Administtative VLAN alias NATIVE VLAN, cocok buat menghubungkan Switch ke Hub/SwitchHub because Hub tidak mengenal VLAN !!
  • switch2 yang murahan, yang ga bisa diotak-atik sama sekali, yang cuma tinggal colok = SwitchHub
  • kata kunci native digunakan untuk mem-“mark” frame untuk melewati Hub
  • ketik aja “switchport native vlan [nomor]” di port yang lo mau (yang kehubung ke Hub)
  • dari trunk, kita bisa mem-filter vlan mana saja yang bisa lewat di “jembatan” itu…lewat kata kunci “switchport trunk allowed vlan [nomor vlan – nomor vlan]
  • mode trunk:

jadi kalo SwitchLt2 port fa0/1 yang terhubung ke switchLt1 port fa0/5 adalah Dynamic Desirable dan ketemu dengan Dynamic Auto…hasilnya akan jadi trunk (di kedua switch)

VLAN Summary

  • secara default…ketika switch menerima unknown frame…frame itu akan di broadcast, untuk itu di create VLAN untuk memisahkan broadcast
  • 1 VLAN = 1 Network…jadi komputer-komputer yang berada di satu network yang sama bisa saling berhubungan/ping2an (dengan catatan IP nya harus satu network juga) , komputer di VLAN yang berbeda walaupun satu Network tidak akan bisa di PING (kecuali di implementasikan inter-VLAN)

==========================================================

Konfigurasi Inter-VLAN

Penjelasan:

  • beda vlan berarti beda network….untuk menghubungkan network yang berbeda diperlukan alat yang namanya ROUTER (atau multilayer switch)
  • konfigurasi dengan design yang diatas adalah konfigurasi “router on stick” alias 1 kabel fisik tapi terdapat banyak kabel logical (subinterface), menghemat kabel berarti menghemat cost alias biaya (drawback nya ?? bottleneck..semua lewat sini soalnya)
  • interface fa0/0 nya hanya di no shutdown alias di hidupkan saja, TIDAK dikasi ip address
  • interface fa0/0.10 maksudnya adalah interface logical nomor 10 (penomoran bebas…tapi diusahakan sama dengan nomor vlan, biar mudah membaca konfigurasi ketika troubleshooting)
  • encapsulation dot1q 10 maksudnya adalah dikabel logikal ini dipasang encapsulasi 802.1q alias trunking untuk vlan 10, trunking ada juga ISL (inter switch link) tapi uda ga dipake karena bit nya besar….makanya dipake dot1q alias .1q alias 802.1q
  • baru dikasi ip addressJANGAN LUPA setting encapsulation nya dulu…baru ip address nya….
  • di switch lantai 1 port fastethernet 0/6 juga harus dikasi switchport mode trunk !!!

nah…diatas adalah configurasi using Router, sekarang kita ga pake Router…tapi Switch Layer 3 (multilayer switch)

jadi ya VLAN disituya Routing disituya Inter-VLAN Routing disitu

inter-VLAN

config inter-vlan

Penjelasan:

  • asosiasikan port FastEthernet 0/1 ke VLAN 10 dan FastEthernet 0/2 ke VLAN 20
  • create SVI (Switch Virtual Interface) untuk masing2 VLAN (biasanya kan lo buat cuma interface vlan 1 ato vlan 99 kan??? buat management /administrasi aja)
  • SVI ini dalam inter-vlan via switch dipergunakan seperti kek sub-interface nya Router…(that’s why this is important)
  • bikin DHCP (gw males setting ke PC nya soalnya) supaya masing2 PC dapet IP dari switch (ya…Switch Layer 3 bisa jadi DHCP server)
  • last but The Very Important One !!! ketik ip routing
  • secara default…multilayer switch ini adalah Switch BIASA (fitur Routing nya ga aktif)…ketika kita ketik IP Routing…fitur Routing nya baru aktif (dan untuk Inter-VLAN memang ini yang dibutuhkan)

hal2 penting seputar SVI & DHCP diatas

  1. Virtual” Interface Vlan di switch akan SELALU DOWN(walaupun uda kita ketik no shutdown, tapi protocolnya tetep down), kecuali:
    • ada port/interface (fisik tentunya) yang sudah di asosiasikan dengan VLAN tersebut atau
    • ada port/interface fisik di switch yang sudah dijadikan trunk dan ada VLAN tersebut didalamnya (Vlan tersebut di-allow di trunk – switchport allowed vlan [nomor vlan])

2.  PC 1 dan 2 dapet konfig IP (DHCP) dari Switch berdasarkan tempat port dimana mereka terhubung, contoh: karena PC 1 terhubung ke port yang diasosiasikan ke VLAN 10 plus ada interface virtual untuk vlan 10…maka switch akan ngirim konfigurasi IP lewat VLAN 10 dimana switch akan mencocokkan IP Interface VLAN 10 dengan config DHCP nya….ya ga mungkin lah interface VLAN IP-nya 192.168.10.1 trus ama switch dikasi DHCP untuk 192.168.20.0…beda network cui

3.  nah…interface VLAN itu berfungsi sebagai gateway nya si masing2 PC (cek di bagian dhcp…default-router), mirip fungsinya kayak sub-interface yang ada di Router

nah…..silahken di ping….

menurut gw sih…router buat konek ke WAN aja…setting VLAN, inter-vlan, vtp, stp, dll…di switch aja

============================

nah..gw punya soal…klo kek gini gimana ?!?

Inter-VLAN

coba bikin dulu…trus isng2 konfig…klo ga bisa nih jawabannya (ada yg harus dibenerin dulu tuh…kwkwk)

==========================================================================

Konfigurasi VTP (VLAN Trunking Protocol)

buat apa fitur ini ?? kalao lo punya switch 50…masi mau ga lo nambah2in vlan satu persatu di masing2 switch ?!?!?…ini gunanya VTP…kita create 1 switch buat jadi server…sisanya ngambil vlan database dari dia

Caption 5. konfig VTP switch lantai 1

Caption 6. konfig VTP switch lantai 2 & 3

Penjelasan:

  • vtp mode itu ada 3: server, client, dan transparent
    • Server = create, delete, modif vlan
    • Client = nerima konfigurasi vlan trus diterapkan ke diri dia sendiri
    • Transparent = nerima konfigurasi trus dikasi ke switch lain TANPA menerapkan ke diri dia sendiri (transparan -_-;)
  • vtp domain maksudnya adalah untuk menerima vtp advertisement dari vtp server HARUS 1 domain
  • vtp password untuk secure lahhhhh
  • vtp version:
    • version 1 – the first vtp
    • version 2 – menyebarkan vlan token ring (itu loh…vlan 1005,1006, dst), klo di version 1 transparent switch ngecek domainnya dulu (kalo sama di pass…klo beda di tolak/drop), klo version 2 uda engga
    • version 3 – uda bisa menyebarkan private vlan (diajarin di CCNP switch)
  • DAN JANGAN LUPA…koneksi antar switch dijadikan TRUNK !!! (namanya juga VLAN Trunking Protocol)

Verifikasi VTP:

penjelasan:

  • Version…VTP version
  • Configuration Revision: tiap kita nambah,delete, modif vlan…revisinya selalu nambah 1 (+1)…incremental
  • kalau Client revisinya lebih tinggi dari Server, maka Client tidak akan mengupdate dirinya sendiri dengan VTP advertisement dari switch server
  • kalau Server configuration revisi nya lebih rendah dari switch Server yang lainmaka yang lebih rendah akan mengupdate dari server yang lebih tinggi…BE CAREFUL !!
  • untuk liat vtp password bisa pake show vtp password

take a look at the picture above…”configuration last modified by X.X.X.X”, ini arti nya konfigurasi VTP didapat dari ip X.X.X.X

kok 0.0.0.0 diatas ?? iya..gw lupa create interface vlan di masing2 switch T__T

Basic Switch Concept

Leave a comment

switch concept erat kaitannya dengan Ethernet , oleh karena itu worth reading untuk artikel ethernet nya

karena Switch itu mainly di layer 2 (data link)….so its worth reading too

untuk melengkapi artikel gw yang jadul ini (gw mau hapus dari index) = switch in a glanceswitch in a glance (part 2)switch in a glance (part 3)

in a glance…di switch ini lah tempat memproses MAC-Address dan tempat asal teknologi ethernet (fast ethernet)

===========================================================

dalam Ethernet terdapat 2 komunikasi: Half-Duplex dan Full Duplex

Half-Duplex..seperti yang terdapat di Walkie-Talkie, ga bisa komunikasi 2 arah…klo mau attempt 2 way communication…collision occurs, makanya di ciptakan CSMA/CD.

Full-Duplex…ga perlu…dan rata2 alat2 sekarang full duplex semua…jadi meng-eliminir kebutuhan akan CSMA/CD

===========================================================

Switch Port State itu ada 3: Auto, Full, dan Half Duplex

klo Full Duplex port ketemu Half Duplex…yang full reverting (berubah mode nya) jadi Half (ngikutin yang rendah)

nah…ada yang disebut auto-MDIX alias automatic medium-dependent interface crossover

gunanya buat apa….klo dulu lo harus aware akan tipe kabel (cross atau straight), switch2 yang mempunyai fitur auto-MDIX ga perlu pusing…mo lo colok kabel cross dari switch ke router (yang harusnya straight) juga gpp, nanti di switch nya sendiri akan otomatis ngalirin data ke kabel2 yang bersangkutan (liat deh kenapa harus straight atau cross…ada kabel2 yang jadi TX dan RX yang sama dan ga sama)

di Cisco Switch…auto-MDIX ini ada di Cisco IOS 12.2(18)SE or later…default nya on

tapi di 12.1(14)EA1 sampai 12.2(18)SE…auto-MDIX disabled by default…(bisa di aktifin koq)

dibawah versi 12.1(14)EA1 gimana ??? ya ga ada fitur itu

===========================================================

MAC Addressing and Switch MAC table

alternatif source

===========================================================

Collision and Broadcast Domain

alkisah…(wkwkwk)…ada pria dan wanita sedang jatuh cinta, kirim2an pesan pake komputer (point-to-point network)

lalu punya anak…anaknya juga pengen kirim pesan, bareng bapak ibunya…berhubung point-to-point network ga bisa lebih dari 2, diciptakanlah HUB

bapak, ibu, dan anak akhirnya bisa kirim2an pesan…tapi ada suatu masalah menanti…koq sering putus ya (collision) klo ada 2 orang ingin kirim pesan secara BERSAMAAN…HUB ternyata ga cocok

dibuatlah Bridge…masalah teratasi (untuk sementara)….

sang anak merasa….kalau mau kirim pesan secara bersamaan, koq ga bisa “bener2” bersamaan ya (Half-Duplex dan CSMA/CD)…trus ade2 nya makin banyak (bapak ibu nya ga pake program KB wkwkwk)….dibuatlah Switch (port lebih banyak..full duplex)

-.-.-.-.-.-.-.-

soooo….klo lihat dari cerita diatas…HUB menciptakan collision domain, sementara switch dan bridge memisahkan collision domain

HUB…1 collision domain (no matter how much ports)

Switch dan Bridge…tiap portnya adalah collision domain (24 port = 24 collision domain)

nah…behavior dari ketiga device layer 2 (dan layer 1) diatas kalau ketemu frame tidak dikenal bagaimana ?? di broadcast donk ?!?!?

sifat ketiga device tersebut ternyata tidak bisa memisahkan broadcast domain…yang bisa siapa??? alat di layer 3…ROUTER

===========================================================

Switch Packet Forwarding Methods

store-and-forward nampung semua…di check CRC-nya, ada error ga….baru di kirim, Cut-Through hanya baca destination MAC address…langsung dikirim…jadi ga nunggu semua framenya masuk dulu

ada lagi yang dinamakan Fragment-Free = mirip kek store-and-forward, cuma dicek 64 byte pertama…abis itu langsung di forward…kenapa di cek trus di tampung 64 bit pertama dulu ??? karena disinilah error paling banyak terjadi…hybrid antara store-and-forward dan Cut-through

Caption 1. to prevent bottleneck…biasanya pake asymmetric…bandwidth buat server digedein

An Ethernet switch may use a buffering technique to store frames before forwarding them. Buffering may also be used when the destination port is busy due to congestion and the switch stores the frame until it can be transmitted. The use of memory to store the data is called memory buffering. Memory buffering is built into the hardware of the switch and, other than increasing the amount of memory available, is not configurable.

There are two methods of memory buffering: port-based and shared memory.

Port-based Memory Buffering: In port-based memory buffering, frames are stored in queues that are linked to specific incoming ports. A frame is transmitted to the outgoing port only when all the frames ahead of it in the queue have been successfully transmitted. It is possible for a single frame to delay the transmission of all the frames in memory because of a busy destination port. This delay occurs even if the other frames could be transmitted to open destination ports.

Shared Memory Buffering: Shared memory buffering deposits all frames into a common memory buffer that all the ports on the switch share. The amount of buffer memory required by a port is dynamically allocated. The frames in the buffer are linked dynamically to the destination port. This allows the packet to be received on one port and then transmitted on another port, without moving it to a different queue.

The switch keeps a map of frame to port links showing where a packet needs to be transmitted. The map link is cleared after the frame has been successfully transmitted. The number of frames stored in the buffer is restricted by the size of the entire memory buffer and not limited to a single port buffer. This permits larger frames to be transmitted with fewer dropped frames. This is important to asymmetric switching, where frames are being exchanged between different rate ports.

bedanya apa Switch Layer 2 dan Layer 3…..bedanya Switch Layer 3 (Multilayer Switch) bisa menjalankan fungsi router…transfer packets which is in Layer 3 (network) with IP protocol

WIC….WAN Interface Card…alias Router itu kek PC…bisa di bongkar pasang….kurang wireless…tambahin…jadi lah Wireless Router..kurang serial…tambahin serial WAN…jadilah Serial Router….bla bla bla, bisa pake BGP protocol..untuk menghubungkan antar ISP….yang mana Switch layer 3 ga bisa

tapi…banyak CCIE merasa….kedepannya nanti..Switch layer 3 akan gantiin Router…secara dia bisa routing…plus PORT nya banyak…(liat router port nya terbatas)

===========================================================

Communications in a switched LAN network occur in three ways: unicast, broadcast, and multicast:

  • Unicast: HTTP, SMTP, Telnet, & FTP
  • Broadcast: ARP, DHCP Request
  • Multicast: Online Business Meeting

Ethernet Frame

  • 7 bytes preamble dan 1 byte SFD: buat sinkronisasi antara device pengirim dan dikirim. These first 8 bytes of the frame are used to get the attention of the receiving nodes. Essentially, the first few bytes tell the receivers to get ready to receive a new frame.
  • 6 bytes Field buat Destination MAC: ya buat identifier biar tau mau dikirim ke mana
  • 6 bytes Field buat Source MAC: identifier si MAC si pengirim
  • 2 bytes Length/Type: buat FCS alias Frame Check Sequence biar ensure frame received properly, kenapa Length atau Type ?? klo length (2 byte value kurang dari 0x0600) berarti merepresentasikan frame itu sendiri (length/panjang data di frame…), klo type (lebih dari 0x0600 alias 1536 desimal)berarti frame di decode menurut protocol layer 3 tertentu (bisa IP, IPX, AppleTalk, dll)…ada penanganan khusus lah…
  • Data Fields (46 – 1500 bytes): ini datanya…klo 2 byte yang sebelumnya adalah jumlah datanya, data field ini adalah isinya…contoh: lo punya 5 kambing dalam kotak, nah kotak itu dikasi label 5 kambing (ini Length/Type)…isi kotak yang 5 kambing itu adalah datanya
  • 4 bytes FCS Frame: buat detect frame yang error (detect nya dari 2 bytes length/type itu). pas ngirim frame…sender bikin suatu value (CRC = cyclic redudancy check) tentang frame itu…nanti pas uda di kirim…si receiver ngecek value itu..bener ga…klo ga match..di drop, buat apa sih ada CRC…klo lo kopi data rusak???? kan berabe klo ga ada CRC???

contoh MAC Address: 00-05-9A-3C-78-00 atau 00:05:9A:3C:78:00 atau 0005.9A3C.7800

MAC address total size is 48 bit…dibagi jadi 2 bagian (liat gambar)

1 bit buat broadcast: bit untuk identifier bahwa ini frame MAC address ditujuan ke semua station di LAN segment

1 bit buat local: If the vendor-assigned MAC address can be modified locally, this bit should be set. (ga ngerti gw yang ini)

22 bit buat OUI: nomor identifikasi perusahaan pembuat alat yang ber-MAC address, nomor ini di-assign oleh IEEE (jadi klo mo bikin alat jaringan harus di daftarin dulu di IEEE)

24 bit buat Vendor Unique Number: nomor yang dibuat oleh perusahaan itu sendiri, bukan dari IEEE

jadi…klo kira2 label di NIC lo ilang, wireless card lo lupa siapa manufakturnya….lo bisa liat di 22 bit pertama…(liat di cmd -> ipconfig /all)

contoh mac address yang diatas: 00:05:9A, cari di google..ketik OUI…paste itu 00:05:9A….liat punya sapa…CISCO !!!..wkkwkww

===========================================================

Tools2 buat Manage Switch

Cisco Network Assistant (Free – Cisco CCO Username Password Required)

Cisco View

Cisco Device Manager

dan masih banyak lagi di luar Cisco…baik yang free maupun yang bayar

===========================================================

Switch Boot Sequence

*buat article security 3:2.4.4.1

SEKIAN

Older Entries Newer Entries