switch concept erat kaitannya dengan Ethernet , oleh karena itu worth reading untuk artikel ethernet nya

karena Switch itu mainly di layer 2 (data link)….so its worth reading too

untuk melengkapi artikel gw yang jadul ini (gw mau hapus dari index) = switch in a glanceswitch in a glance (part 2)switch in a glance (part 3)

in a glance…di switch ini lah tempat memproses MAC-Address dan tempat asal teknologi ethernet (fast ethernet)

===========================================================

dalam Ethernet terdapat 2 komunikasi: Half-Duplex dan Full Duplex

Half-Duplex..seperti yang terdapat di Walkie-Talkie, ga bisa komunikasi 2 arah…klo mau attempt 2 way communication…collision occurs, makanya di ciptakan CSMA/CD.

Full-Duplex…ga perlu…dan rata2 alat2 sekarang full duplex semua…jadi meng-eliminir kebutuhan akan CSMA/CD

===========================================================

Switch Port State itu ada 3: Auto, Full, dan Half Duplex

klo Full Duplex port ketemu Half Duplex…yang full reverting (berubah mode nya) jadi Half (ngikutin yang rendah)

nah…ada yang disebut auto-MDIX alias automatic medium-dependent interface crossover

gunanya buat apa….klo dulu lo harus aware akan tipe kabel (cross atau straight), switch2 yang mempunyai fitur auto-MDIX ga perlu pusing…mo lo colok kabel cross dari switch ke router (yang harusnya straight) juga gpp, nanti di switch nya sendiri akan otomatis ngalirin data ke kabel2 yang bersangkutan (liat deh kenapa harus straight atau cross…ada kabel2 yang jadi TX dan RX yang sama dan ga sama)

di Cisco Switch…auto-MDIX ini ada di Cisco IOS 12.2(18)SE or later…default nya on

tapi di 12.1(14)EA1 sampai 12.2(18)SE…auto-MDIX disabled by default…(bisa di aktifin koq)

dibawah versi 12.1(14)EA1 gimana ??? ya ga ada fitur itu

===========================================================

MAC Addressing and Switch MAC table

alternatif source

===========================================================

Collision and Broadcast Domain

alkisah…(wkwkwk)…ada pria dan wanita sedang jatuh cinta, kirim2an pesan pake komputer (point-to-point network)

lalu punya anak…anaknya juga pengen kirim pesan, bareng bapak ibunya…berhubung point-to-point network ga bisa lebih dari 2, diciptakanlah HUB

bapak, ibu, dan anak akhirnya bisa kirim2an pesan…tapi ada suatu masalah menanti…koq sering putus ya (collision) klo ada 2 orang ingin kirim pesan secara BERSAMAAN…HUB ternyata ga cocok

dibuatlah Bridge…masalah teratasi (untuk sementara)….

sang anak merasa….kalau mau kirim pesan secara bersamaan, koq ga bisa “bener2” bersamaan ya (Half-Duplex dan CSMA/CD)…trus ade2 nya makin banyak (bapak ibu nya ga pake program KB wkwkwk)….dibuatlah Switch (port lebih banyak..full duplex)

-.-.-.-.-.-.-.-

soooo….klo lihat dari cerita diatas…HUB menciptakan collision domain, sementara switch dan bridge memisahkan collision domain

HUB…1 collision domain (no matter how much ports)

Switch dan Bridge…tiap portnya adalah collision domain (24 port = 24 collision domain)

nah…behavior dari ketiga device layer 2 (dan layer 1) diatas kalau ketemu frame tidak dikenal bagaimana ?? di broadcast donk ?!?!?

sifat ketiga device tersebut ternyata tidak bisa memisahkan broadcast domain…yang bisa siapa??? alat di layer 3…ROUTER

===========================================================

Switch Packet Forwarding Methods

store-and-forward nampung semua…di check CRC-nya, ada error ga….baru di kirim, Cut-Through hanya baca destination MAC address…langsung dikirim…jadi ga nunggu semua framenya masuk dulu

ada lagi yang dinamakan Fragment-Free = mirip kek store-and-forward, cuma dicek 64 byte pertama…abis itu langsung di forward…kenapa di cek trus di tampung 64 bit pertama dulu ??? karena disinilah error paling banyak terjadi…hybrid antara store-and-forward dan Cut-through

Caption 1. to prevent bottleneck…biasanya pake asymmetric…bandwidth buat server digedein

An Ethernet switch may use a buffering technique to store frames before forwarding them. Buffering may also be used when the destination port is busy due to congestion and the switch stores the frame until it can be transmitted. The use of memory to store the data is called memory buffering. Memory buffering is built into the hardware of the switch and, other than increasing the amount of memory available, is not configurable.

There are two methods of memory buffering: port-based and shared memory.

Port-based Memory Buffering: In port-based memory buffering, frames are stored in queues that are linked to specific incoming ports. A frame is transmitted to the outgoing port only when all the frames ahead of it in the queue have been successfully transmitted. It is possible for a single frame to delay the transmission of all the frames in memory because of a busy destination port. This delay occurs even if the other frames could be transmitted to open destination ports.

Shared Memory Buffering: Shared memory buffering deposits all frames into a common memory buffer that all the ports on the switch share. The amount of buffer memory required by a port is dynamically allocated. The frames in the buffer are linked dynamically to the destination port. This allows the packet to be received on one port and then transmitted on another port, without moving it to a different queue.

The switch keeps a map of frame to port links showing where a packet needs to be transmitted. The map link is cleared after the frame has been successfully transmitted. The number of frames stored in the buffer is restricted by the size of the entire memory buffer and not limited to a single port buffer. This permits larger frames to be transmitted with fewer dropped frames. This is important to asymmetric switching, where frames are being exchanged between different rate ports.

bedanya apa Switch Layer 2 dan Layer 3…..bedanya Switch Layer 3 (Multilayer Switch) bisa menjalankan fungsi router…transfer packets which is in Layer 3 (network) with IP protocol

WIC….WAN Interface Card…alias Router itu kek PC…bisa di bongkar pasang….kurang wireless…tambahin…jadi lah Wireless Router..kurang serial…tambahin serial WAN…jadilah Serial Router….bla bla bla, bisa pake BGP protocol..untuk menghubungkan antar ISP….yang mana Switch layer 3 ga bisa

tapi…banyak CCIE merasa….kedepannya nanti..Switch layer 3 akan gantiin Router…secara dia bisa routing…plus PORT nya banyak…(liat router port nya terbatas)

===========================================================

Communications in a switched LAN network occur in three ways: unicast, broadcast, and multicast:

  • Unicast: HTTP, SMTP, Telnet, & FTP
  • Broadcast: ARP, DHCP Request
  • Multicast: Online Business Meeting

Ethernet Frame

  • 7 bytes preamble dan 1 byte SFD: buat sinkronisasi antara device pengirim dan dikirim. These first 8 bytes of the frame are used to get the attention of the receiving nodes. Essentially, the first few bytes tell the receivers to get ready to receive a new frame.
  • 6 bytes Field buat Destination MAC: ya buat identifier biar tau mau dikirim ke mana
  • 6 bytes Field buat Source MAC: identifier si MAC si pengirim
  • 2 bytes Length/Type: buat FCS alias Frame Check Sequence biar ensure frame received properly, kenapa Length atau Type ?? klo length (2 byte value kurang dari 0x0600) berarti merepresentasikan frame itu sendiri (length/panjang data di frame…), klo type (lebih dari 0x0600 alias 1536 desimal)berarti frame di decode menurut protocol layer 3 tertentu (bisa IP, IPX, AppleTalk, dll)…ada penanganan khusus lah…
  • Data Fields (46 – 1500 bytes): ini datanya…klo 2 byte yang sebelumnya adalah jumlah datanya, data field ini adalah isinya…contoh: lo punya 5 kambing dalam kotak, nah kotak itu dikasi label 5 kambing (ini Length/Type)…isi kotak yang 5 kambing itu adalah datanya
  • 4 bytes FCS Frame: buat detect frame yang error (detect nya dari 2 bytes length/type itu). pas ngirim frame…sender bikin suatu value (CRC = cyclic redudancy check) tentang frame itu…nanti pas uda di kirim…si receiver ngecek value itu..bener ga…klo ga match..di drop, buat apa sih ada CRC…klo lo kopi data rusak???? kan berabe klo ga ada CRC???

contoh MAC Address: 00-05-9A-3C-78-00 atau 00:05:9A:3C:78:00 atau 0005.9A3C.7800

MAC address total size is 48 bit…dibagi jadi 2 bagian (liat gambar)

1 bit buat broadcast: bit untuk identifier bahwa ini frame MAC address ditujuan ke semua station di LAN segment

1 bit buat local: If the vendor-assigned MAC address can be modified locally, this bit should be set. (ga ngerti gw yang ini)

22 bit buat OUI: nomor identifikasi perusahaan pembuat alat yang ber-MAC address, nomor ini di-assign oleh IEEE (jadi klo mo bikin alat jaringan harus di daftarin dulu di IEEE)

24 bit buat Vendor Unique Number: nomor yang dibuat oleh perusahaan itu sendiri, bukan dari IEEE

jadi…klo kira2 label di NIC lo ilang, wireless card lo lupa siapa manufakturnya….lo bisa liat di 22 bit pertama…(liat di cmd -> ipconfig /all)

contoh mac address yang diatas: 00:05:9A, cari di google..ketik OUI…paste itu 00:05:9A….liat punya sapa…CISCO !!!..wkkwkww

===========================================================

Tools2 buat Manage Switch

Cisco Network Assistant (Free – Cisco CCO Username Password Required)

Cisco View

Cisco Device Manager

dan masih banyak lagi di luar Cisco…baik yang free maupun yang bayar

===========================================================

Switch Boot Sequence

*buat article security 3:2.4.4.1

SEKIAN

Advertisements