Home

Distance Vector Routing Protocol

3 Comments

As We Discussed Earlier…there’s 2 type of Dynamic Routing Protocol….Link State…and Distance vector

Kita bahas Distance Vector Routing Protocol dulu

Routing protocol yang ada di kategori ini adalah RIP dan EIGRP

***disarankan mengerti dulu static routing…biar enak bacanya

Beberapa karakteristik dari Distance Vector routing protocol adalah:

  • Periodic Updates = untuk mempertahankan routing table (liat di show ip route
    di router CLI—Cisco Router tentunya) routing protocol jenis ini mengirimkan setiap regular interval…30 detik untuk RIP dan 90 detik untuk IGRP (EIGRP pakai triggered updates)…walaupun itu routing table ga ganti2
  • Not Aware of Network Topology = Routing jenis ini “selalu percaya” dengan tetangganya (routing table yang diberikan tetangganya)
  • Entire Routing table Updates = setiap update…selalu kirim SELURUH routing table yang dia punya
  • Triggered Updates = ketika salah satu dari 3 point dibawah ini terjadi…maka akan kirim update “dadakan
    • Interface up or down
    • Tetangga di mark (atau baru keluar dari) “unreachable” state
    • Ada network / rute baru di routing table

Kelemahan dari Routing Protocol jenis ini adalah

  • Periodic Update yang mengirimkan Entire Routing Table secara Broadcast = dari 3 kata yang digaris bawahi…periodic makan bandwidth…sekali update, ngirim seluruh routing table yang berarti makan bandwidth…dan updatenya pake broadcast…makin makan bandwidth
  • Trust = alias percaya kepada update yang diberikan tetangganya…bisa terjadi routing loop klo routing yang ngirim lagi bermasalah dengan jaringan

-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.–.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-

Distance Vector Routing Table Update

Figure 1. Initial Routing Table di masing2 Router

R1 punya network 10.1.0.0 & 10.2.0.0

R2 punya network 10.2.0.0 & 10.3.0.0

R3 punya network 10.3.0.0 & 10.4.0.0

Figure 2. Routing table Setelah R1-R2 dan R2-R3 tuker2an update

Figure 3. Routing table setelah 30 detik R1-R2 dan R2-R3 tuker2an (update) lagi

Cara bacanya adalah (contoh dari sudut pandang R1)

Untuk bisa kirim paket ke network 10.4.0.0 yang ada di R3…jaraknya adalah 2 router (baca hops) dan bisa ditempuh melalui interface serial 0/0/0 dari R1

Dalam RIP ada 3 additional timer, selain update timer, yaitu:

Figure 4. RIP Timer

  • Invalid Timer = jika dalam 180 detik ga diterima update dari tetangga, maka tetangga itu akan di tandai / di “mark” Invalid. Dan dikasi metric atau hop 16

    wah….mati ni orang jangan2

  • Flush Timer =
    60 detik setelah Invalid Timer…route yang mati di buang dari routing table (total 240 detik)
  • Holddown Timer = 180 detik setelah di mark unreachable/invalid…maka routing update yang mengarah ke tetangga akan di tolak, sampai tetangga (yang di tandai) itu sendiri yang mengirimkan update…biar ga terjadi routing loop. 60 detik setelah Flush Timer (but REMEMBER….only UPDATE denied…packet biasa tetep dikirim…walaupun akhir tetep di drop karena down)

-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-

EIGRP

Untuk distance vector yang satu ini butuh pembahasan sendiri…karena ini routing protocol uda “diacak2” ama Cisco-nya…hahaha)

  • Bounded Updates = ketika ada network baru…tidak semua routing table di sebar..tapi HANYA route ke network baru aja yang disebar
  • Multicast = ga pake broadcast…jadi ga makan bandwidth (pake ip 224.0.0.10)
  • Mengadopsi beberapa behavior dari Link-State protocol

Nanti kita bahas dalam 1 pembahasan sendiri

-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-

Routing Loops

Seperti yang sudah dijelaskan diatas…Holddown timer mencegah terjadinya routing loops

Kira2 seperti ini:

Trus…

Lalu…

Jadi de…routing loop

Inget…Distance Vector “percaya” pada tetangga-nya

-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-

Count to Infinity

Mirip ama Routing Loop…Count to infinity adalah kondisi yang terjadi ketika inaccurate routing update increase the metric value…to infinity (hop count =16…max hop for RIP = 15)

R3 increase hop count to 4…setelah hop count jadi 4…network 10.4.0.0 blum juga idup (up)…hop count berubah jadi 5…terrrrussss aja seperti itu…sampe hop count jadi 16 (unreachable = invalid = matek = X_X)…akhirnya baru nyadar de router nya…”duh bego banget gw…uda mati…tetep aja di update

-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-

Mencegah terjadinya Routing Loop

  • Holddown Timer…diatas sudah dijelaskan
  • Split Horizon = gampangnya adalah…Router ga boleh mengadvertise Routing table yang berasal dari tetangga…ke tetangga itu lagi (mirip kaya sistem STP pada switch, di broadcast…tapi si pengirim broadcast ga nerima broadcast-an nya balik)

Figure 5. jadi R2 ga mengadvertise 10.4.0.0 ke R3(secara R3 juga ada..dan juga informasi 10.4.0.0 juga dari dia)

  • Route Poisoning = jika salah satu network down…maka Router yang terhubung ke network itu akan “meracuni” hop count nya menjadi “unreachable / infinity”…dan disebarkan ke router2 tetangga untuk di update.

  • Ada lagi yang namanya Poison Reverse = sama kek Route Poisoning…tapi tetangga yang di kirim poisoned routing table akan kirim balik dengan hop 16 ke Router yang mem-“poison” routing tablenya
  • TTL (Time to Live) = sering liat kan klo liat ping [ip address]…ada tulisan TTL di paling kanan…nah, to prevent routing loop (in case…packet ngalor-ngidul ga karuan di jaringan)….maksimum hop yang bisa dilalui adalah TTL.

Jadi jika TTL=128…artinya adalah…itu paket masi bisa idup sampe 128 kali loncat (hop)

-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-

Extra information:

  1. Karena Distance Vector tidak terlalu bagus…pertanyaannya adalah kenapa masih banyak yang make ?!?!

    *Karena untuk Distance Vector seperti EIGRP itu BAYAR…OSPF itu BAYAR…..RIP itu gratis !!!..hahaha

    *IOS (Cisco O/S di Router) tipe BASIC untuk routing protocol yang di support Cisco (setidaknya)…adalah IPBASE.

    *Untuk bisa EIGRP atau OSPF atau yang lain…mesti pake IOS tipe Enterprise…yaitu IPSERVICE…alias BAYAR !! wkkwkw.

  2. Jika secara bersamaan router2 RIP update (yang tiap 30 detik)…maka akan terjadi collision / delay /makan bandwidth

    *Cisco IOS menggunakan random variable yang dinamakan RIP_JITTER…yaitu memotong 0-15% periodic update timer…sekitar 25-30 detik dari yang default 30 detik

Routing Protocol

Leave a comment

Reader encouraged to see this theory first….because Routing protocol IS IN Network Layer (tp klo ga mau si gpp)

Routing protocol adalah cara Router untuk menentukan kemana paket akan dikirim

ada 2 tipe Routing protocol:

  • Static Route = manual input, kita input manual ke router…”klo ada paket ke jakarta…lewat jalan A…
  • Dynamic Route = route2 paket yang akan di tempuh melalui router akan diupdate dan dipilih secara otomatis…”klo ada paket ke jakarta…kirim aja lewat jalan yang lo tau / yang ada / yang paling cepet

Keuntungan dan kekurangan dari masing2 Routing Protocol:Routing Protocol Table

Biasanya Static routing itu untuk stub network

Figure 1. taken from my NAT article link

-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.–.-.-.-.-.-.-.–.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.–.-.-.-.-.-.-.-

Dynamic Routing Protocol

List nya:

Wokeh…kita akan bahas dari atas ke bawah…

Dynamic Routing Protocols…’nuff said

  • Interior Gateway Protocol (IGP) = yaitu routing protocol untuk suatu daerah / kampus / organisasi / corporate

    Contoh:

    —gw punya beberapa instansi / organisasi…wiiih…orang kaya banget gw….

    —gw punya sekolah, yayasan, universitas, dan training center misalnya…semua instansi itu punya network / LAN sendiri2

    —nah…untuk bisa menghandle / monitor semua instansi yang gw punya itu…tiap instansi punya router yang tergabung jadi suatu kesatuan.

    inilah yang dinamakan Interior gateway protocol

    biasanya setiap router untuk bisa bergabung dalam suatu “wilayah”…harus punya Autonomous System (AS) Number yang sama

    apakah Autonomous System Number ini….?!?! Ya itu…semacam DOMAIN buat router

    router A dengan AS 65111 dan router B dengan AS 65111 akan mengenali sesamanya…”ohh…lo satu perumahan sama gw

    biasanya AS ini adanya di ISP (secara banyak router di mereka)

  • Exterior Gateway Protocol (EGP…emang gue pikirin…hahahah) = yaitu untuk “menjembatani” routing2 protocol yang berbeda

EGP yang tersedia didunia adalah BGP (Borderless Gateway Protocol)…bahasnya di CCNP…atau di CCIP / CCNP Service Provider), karena BGP inilah “Backbone Protocol” di dunia…untuk nyambungin ISP satu dengan yang lain

-.-.-.-.-.-.–..

taken form my old article RIP

Perbandingan distance vector dengan link state dianalogikan sebagi berikut

Jarak antara rumah ke mesjid = 50 meter

Jarak antara rumah ke mesjid = lewat toko Ali trus lewat bengkel joko baru ke mesjid

Yang 50 meter adalah standard perhitungan Link State, yang mana 50 meternya rumit (mesti itung2..trus tarik meteran panjang2..wkwkw)

Yang lewat toko Ali dan bengkel joko adalah standard perhitungan Distance Vector, yang mana kalau mau ke mesjid ”Cuma” lewat 2x bangunan (baca: hops)

Permasalahan kadang2 terjadi kalau

ah..Cuma lewat toko…trus bengkel yah…ah deket tuh..

Udah jalan jauh…

mang jaraknya berapa meter sih ?? keknya uda lewat toko…bengkelnya kaga ketemu2…mana disekitar sini kaga ada bangunan sama sekali…

-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.–.-.-.-.-.-.-.–.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.–.-.-.-.-.-.-.-

IGP sendiri terbagi 2:

  • Distance Vector = Router memilih jalur yang terpendek dengan cara melihat berapa banyak router / rute yang harus di tempuh

    dari PC0 ke PC1…Distance Vector hanya menempuh Router0 ke Router3

  • Link State = Router memilih jalur yang terpendek dengan cara melihat besarnya bandwidth (beserta delay dan metric2 lain), bahkan men-create topology table sendiri

    Dari PC0 ke PC1…Link State memilih menempuh Router0–Router2–Router3

Sekarang pertanyaannya ?!?! manakah yang lebih baik ?!?! Distance Vector ?!? ataukah Link State?!?!?

Jelas Link State…mo route tempuh nya Cuma 1 kali “loncat” (hops)..tapi seeeeelllow nya minta ampun….apa mending loncatnya banyak..tapi super cepet

-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.–.-.-.-.-.-.-.–.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.–.-.-.-.-.-.-.-

Distance Vector Routing Protocol

Ada 2 Routing protocol jenis ini…RIP dan EIGRP

RIP singkatan dari Routing Information Protocol

Ada versi 1 dan versi 2….kita bahas versi 2…karena lebih bagus dan lebih update dari yang versi 1

EIGRP singkatan dari Enhanced Interior Gateway Routing Protocol…versi lebih bagusnya IGRP

Protocol ini khusus Cisco Router alias hanya bisa dipakai jika router2 yang dipakai adalah Cisco semua (propiertary)

update: sekarang sudah ada versi public nya EIGRP (jadi Cisco membuka EIGRP ke IEEE, nanti ada EIGRP Cisco dan EIGRP IEEE, yang punya Cisco ga 100% dikasi ke IEEE, biar ada competitive advantage gituh)

Link State Routing Protocol

Ada 2 Routing protocol jenis ini…OSPF dan IS-IS

OSPF singkatan dari Open Shortest Path First

IS-IS singkatan dari Intermediate System to Intermediate System

dibahas di CCNP (and CCIE)

Table

-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.–.-.-.-.-.-.-.–.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.–.-.-.-.-.-.-.-

Administrative Distance (AD)

AD berguna untuk menentukan mana diantara routing protocol yang akan lebih di prioritaskan untuk meneruskan packet

[90/35840] —> 90 adalah AD, 35840 adalah metric nya (perhitungan jarak….bisa dihitung dari bandwidth, delay, dll)

Figure 2. daftar Administrative Distance (dari IANA)

==========================================

trus bedanya AD sama Metric apa ?!?!

AD dan Metric sama2 digunakan untuk menentukan rute terbaik ke tujuan (best path to destination)

let’s see this picture below (to keep it simple guys..)

beda AD dan Metric

 

Rute keatas memakai rute EIGRP, Rute kebawah memakai rute RIP

dari kedua jalan itu, yang manakah yang akan dipilih untuk meneruskan packet ?!?!

nah, saat inilah Administrative Distance berperan…semakin kecil value nya…semakin dipercaya untuk jadi rute utama packet

alhasil rute dari EIGRP (AD 90) yang akan dipilih daripada RIP (AD 90)

trus bagaimana klo semua router itu pake satu protocol yang sama (contoh RIP) ?!?

beda AD dan Metric

 

semakin kecil metric nya (RIP memakai hop sebagai metric), semakin dipercaya untuk meneruskan packet

nah…tau kan bedanya AD dengan Metric ??

AD digunakan untuk menentukan best path dari routing protocol yang berbeda

Metric digunakan untuk menentukan best path dari routing protocol yang sama

Besok2 kita bahas lebih dalam bagaimana itu Distance Vector dan bagaimana itu Link State

ini untuk melengkapi dan meng-update tulisan article gw yang lama…..

Newer Entries