Home

Lanjutan OSPF

8 Comments

lanjutan dari yg dulu nih..klo ga tau nih link nya

dalam OSPF dikenal namanya Router ID

apa itu Router ID dalam OSPF (dibalik2 y..wkwk)

Router ID adalah sebuah alamat IP yang digunakan untuk mengidentifikasi router dalam lingkungan OSPF

Router ID ini value atawa nilai atawa angka nya diambil dari IP tertinggi…

contoh : router A interface fastEthernet 0/0 dikasi IP 192.168.30.3 ..sedang interface fa0/1 dikasi IP 192.168.30.7

maka router ID dari OSPF router A adalah 192.168.30.7…diambil dari interface mana yg punya IP lebih tinggi

nah karena router ID dalam OSPF diambil dari IP tertinggi…maka disarankan untuk memakai interface loopback (apaan ini ?!?)

interface loopback adalah…interface LOGIKAL..yang aslinya ga ada (wih..bisa gitu..) ya..sukurnya bisa…haha

gunanya apa ??

kalau salah satu interface mati…lalu celakanya yg interface pengidentifikasi router ID semacam interface fa0/1 itulah yg mati…maka pemilihan ulang harus terjadi (ceritanya pemilu nih di router nya)….

(tapi seharusnya ga masalah donk..kan ada IP yg tertinggi kedua ato apalah itu)…memang ga masalah sih…tapi klo itu interface “byar pret byar pret“..gimana ?? masa mesti pemilu terus (byar pret maksud nya itu link nyala-mati nyala-mati terus)

nah..disinilah gunanya interface loopback

yuk..sekarang konfigurasi interface loopback nya

router(config)#int lo0 //singkatan interface loopback 0

router(config-if)#ip add 172.16.10.1 255.255.255.0 //sama kek kita konfigurasi ip kebanyakan..tapi disini kita kasih ip private..tau kan ip private yg mana aja ?? klo ga tau liat disini

router(config-if)#no shut //jgn ampe lupa neee…hal sepele tapi penting loh

berikut gambar2 nya..kita set one-on-one router dulu de…

trus setting di router0 dan router1

liat di router0..kita uda set baik interface maupun IP..pas kita set juga di router1..liat yg di “kotakin”…tandanya router1 “recognize” ada “temen”nya terhubung ke dia…^_^

skrg kita liat show ip ospf

yg digaris bawahin…kita set di router0 bahwa interface loopback kita 172.16.10.2…nah interface loopback (yg tertinggi) yang itulah yang akan di prioritaskan untuk jadi router ID ospf dari router0….trus yg –More– nya ga penting..(gw ga terlalu fokusin ke sono sih..hahaha)

show ip ospf database

Link ID diatas adalah masing2 Router ID..baik dirinya sendiri (router1) ataupun router0

bacanya adalah….link 192.168.1.1 dari router1 (secara gw liatnya di konfigurasi router1 kan??) di ADV (advertising) oleh router ber”nama” alias ber IP alias ber-Router ID 172.16.10.1 yang mana router itu adalah router0

istilah2 / terminologi dari OSPF laiinya yg perlu diketahui

Designated Router (DR) : Router yang dipilih, istilah ini digunakan ketika satu router OSPF terhubung ke banyak router lain, yang banyak diakses oleh router2 lain (Multi access)…jgn samain multi akses dengan multipoint..yg kadang2 kita bilang..ah..ampir sama..wkwkwk, btw…cisco lebih seneng bilangnya network broadcast / router broadcast

Backup Designated Router (BDR) : ya backupnya..klo DR nya mati..uda bisa diganti dengan BDR nya…terminologinya mirip2 ama EIGRP…Feasible Successor, Feasible Distance. Reported Distance (walaupun klo lo tanya gw…EIGRP ma OSPF beda banget…)

Nonbroadcast Multi-access (NBMA) : yaitu network2 yang mempunyai kemampuan multiakses TETAPI tidak punya kemampuan broadcast seperti ethernet, contoh : Frame Relay dan Asynchronous Transfer Mode (ATM)..untuk network2 seperti ini..konfigurasi OSPF nya beda lagi >_<

Point-to-Point : liat aja contoh di atas..denah router nya kayak apa…gambar router yg gw kasi itu adalah point-to-point

Point-to-Multipoint : …1 router…dengan interface tunggal tapi memiliki banyak router tujuan, semua interface pada semua router yg memakai koneksi ini berasal dari network yang SAMA..Point-to-Point dan Point-to-Multipoint tidak memerlukan DR & BDR

VTP (VLAN Trunking Protocol)

28 Comments

untuk yang mau langsung konfig…liat disini

sebelum tau VTP…VLAN Knowledge is prerequisite
=========

lanjutan kemaren….VTP..apaan si itu VTP…(bentar2…gw liat catetan gw dulu..wkwkwk)

VTP (adalah) berguna untuk mengelola semua VLAN yang telah dikonfigurasi pada sebuah internetwork switch dan menjaga konsistensi diseluruh network tersebut.

nyang nyiptaen inih Cisco jg…

VTP memungkinkan kita untuk untuk menambah, mengurangi,  dan mengganti nama VLAN-VLAN…yg kemudian informasi VTP itu disebarkan ke semua switch lain di domain VTP yg sudah di set (take it easy niggas…i’ll show you later)

keuntungan2 VTP

  1. konfigurasi VLAN yang konsisten disemua switch di network
  2. memperbolehkan VLAN-VLAN yang ada untuk memiliki trunk link melalui media network yang beragam (kek Ethernet/RJ45/UTP cable dengan ATM Lane ato dengan FDDI…*nih apaaan lagii iniiih*…sante…untuk sekarang lo ga usa pusing mikirin yg ini)
  3. Tracking dan Monitoring VLAN dengan akurat
  4. Reporting yang dinamis tentang VLAN-VLAN yang ada yang ditambahkan ke semua switch di domain
  5. Nambahin VLAN melalui / dengan / secara plug and play

wokeh..sekarang cara buatnya gimana ?!?…lo butuh 1 switch..yang bakal lo set sebagai VTP SERVER, jadi semua switch lain..akan mengupdate dirinya sendiri dan melakukan semacam “benchmarking” ato standarisasi dengan Server….

ok-ok..i get it….maksud lo..VTP ini..biar kita ga usa susah2 set VLAN lagi di switch baru beli ato mo nambah switch ke infrastruktur network kita kan !!??

yap…Anda Betoooolll

hal2 yg perlu di set di VTP

  • cek dulu nomor revisi dari switch yg mo lo masukin dan switch server lo….karena setiap switch punya nomor revisi (revision number *nanti kita liat lebih detil pas konfigurasi IOS switch)…lo cek dulu revisi number dari switch yg mau lo masukin ke network dengan server lo…PENTING…why…karena secara Default, switch bertindak sebagai server, dan kalau nomor revisi dari switch yg mau lo masukin ke network lebih tinggi dari switch server…maka switch baru GA AKAN MENGUPDATE DIRINYA SENDIRI malah dia UPDATE SI SERVER (secara dia lebih baru dan lebih bergengsi revisinya…*apa coba -_- )
  • klo ternyata switch yang mo lo masukin ke network nomor revisinya lebih tinggi…ya lo rubah dulu konfig nya….di transparent-in aja (ntar gw jelasin)
  • domain harus sama
  • klo pake password (sebaiknya pake password)..passwordnya mesti sama

===========================================

VTP Modes

  • Server Switch…bisa update, delete, modif VLAN
  • Client Switch…dalam mode ini…switch2 berfungsi sebagai penampung2 informasi dari VTP server…dan mengupdate dirinya sendiri jg ..bedanya…dalam mode ini..switch2 ga bisa melakukan perubahan apapun dalam VTP
  • Transparent…nah ini dia…switch dalam mode ini tetap terhubung dalam network…dia tidak akan mengupdate VTP kedalam dirinya…tetapi dia HANYA MENERUSKAN VTP yang sampai ke dirinya ke switch2 lain..dan dia juga ga mengirimkan VTP dirinya ke switch2 lain…mode ini berguna untuk Private-VLAN (in CCNP and in VTP version 3 module)…dan klo lo ga yakin…ato pengen coba2 dulu tanpa harus bongkar pasang switch..ato apalah….

VTP Advertisement (frame VTP yang di release oleh si switch server) secara default dikirim tiap 5 menit sekaliVTP Advertisement dikirim INSTAN saat itu juga…kalau di server ada update (entah delete vlan, update vlan, dll)

oh iy…ada lagi yg disebut VTP Pruning…yaitu suatu cara untuk menghemat bandwidth dengan cara memangkas (pruning) jumlah paket broadcast, multi cast, dan unicast (confignya hanya di VTP server)

sebagai contoh : klo switch A tidak mempunyai VLAN 5…maka dengan VTP pruning, paket broadcast tidak akan melewati trunk link ke switch A (yg tidak ada VLAN 5 nya). Secara default, VTP pruning di disable

======================================

VTP Domain

Untuk bisa suatu Switch Server bisa update switch lain…selain dari TRUNK link (wajib!!), nama domain dari switch2 client (dan juga transparent untuk bisa ngalirin VTP advertisement ke switch lain) harus sama

eh…tapi gw pengen di Gedung A pake domain “Cisco” misalkan (ada 4 lantai = 4 switch), trus di Gedung B gw mau pake domain “aselole_JOS” (wkwkwk), tapi gw ga mau ngeliat tulisan “VTP Domain Mismatch”…gimana dong??

remember…VTP advertisement PASTI melalui trunk, yang menyebabkan itu notifikasi muncul adalah Trunk Negotiation alias DTP (Dynamic Trunking Protocol) ga bekerja (domain harus sama klo mau trunking-nya jalan)…

solusinya?…abis switchport mode trunk, kasi switchport nonegotiate (singkat kata…PAKSA ITU SWITCH PORT JADI TRUNK !!!, hidup itu pedih Jendral !!!)

======================================
VTP Version

VTP version itu ada 3:

versi 1: default

versi 2: uda support token ring VLAN (1002-1005)

versi 3: uda support VLAN 1006 sampe 4095, bisa advertise yang namanya Private-VLAN (di CCNP belajarnya)

Switch dengan versi 1 VTP bisa ketemu dengan Switch versi 2 VTP, tapi Versi 3 ketemu dengan Switch versi 1 (YANG CAPABLE BUAT VERSI 2) akan ganti versi VTP versi 1 nya jadi versi 2 (VTP versi 3 akan ngasi advertisement yang bisa “dibaca” oleh switch2 VTP versi 2)

VTP versi 3 bisa bawa konfigurasi MST (Spanning-Tree) juga (untuk mencegah Region Root Bridge berubah, in CCNP)

Dan untuk mencegah musibah yang namanya “ketimpa ama client/server yang revisi lebih tinggi“, di VTP versi 3 punya namanya PRIMARY SERVER & SECONDARY SERVER

Primary Server = Server VTP yang punya otoritas untuk bisa ngerubah VTP revision, VLAN, dan version. Jadi walaupun client/server VTP revisinya lebih tinggi…dia akan ngecek PRIMARY SERVER-nya siapa, ga akan ada lagi kejadian “timpa menimpa” gara2 revisi

Secondary Server = Server VTP ini ga punya otoritas untuk ngerubah apapun, tapi client2 bisa nanya ini server untuk konfigurasi VTP jikalau VTP Primary ga ada

mirip kek OSPF DR BDR…behaviornya bahkan sama, primary klo down…pas idup lagi jadi secondary, secondary nya jadi primary

Klo ada 2 Primary gimana?!? ga akan ada yang update satu sama lain

ini VTP version 3 white paper by Cisco

=================================

VTP Password

untuk mencegah switch “begajulan” mendapat vlan dari server, selain Domain, opsi lain adalah dengan vtp password [password-nya]

nah VTP password ini ga bisa diliat dengan show vtp status, harus diliat dengan show vtp password…tapi masalahnya…PLAIN TEXT (ketauan)

bisa ga kayak “enable secret” ga bisa diliat?? bisa…pake service password-encryption

atau ketik vtp password [password-nya] hidden (tapi gw baru nyoba “iseng2” di Catalyst 6500)

==================================

diatas…gambaran umum, dibawah gambaran miris (wkwkw) alias detilnya (siap2 mabok)

DA = Destination Address

SA = Source Address

Len/Etype = data2 VLAN switch yang ngirim VTP advertisement alias si switch server

FCS = frame check sequence…buat cek error

frame VTP tadi di tambahin EType, Tag, dan FCS

nah…pas lewatin trunk…di encapsulasi dengan protocol 802.1q (inget…protocol….bukan software….protocol itu semacam aturan2 yang sudah di tentukan…oleh IEEE tentunya)…trus di tambahin dengan TAG (yang pasti…) yang isinya adalah:

PRI = priority…buat marking packet….lo bisa baca…buat Quality of Service (QoS)

dan VLAN ID + FCS yang sudah di recalculate

LLC = logical link control, liat di data link layer

DSAP = Destination Service Acces Point, isi value hexadecimal yang bernilai “AA”

SSAP = Source Service Access Point, isi value hexadecimal yang bernilai “AA” juga

SNAP = Sub-Network Access Protocol, SNAP ini intinya adalah suatu method untuk menjalankan protocol2 data-link layer yang BUKAN IEEE di jaringan LAN yang memakai protocol IEEE (mudahnya seperti itu)…protocol2 yang bukan dan yang dipakai IEEE apa aja…

contoh:

  • IEEE -> Ethernet (802.3)
  • bukan IEEE -> FDDI – Fiber Distributed Data Interface…cikal bakal SONET – Synchronous Optical Network….now you know what FDDI means (klo lo baca bener2 artikel VLAN gw)…by the way….ini di buat oleh American National Standard Institute (bukan IEEE jadinya)

gambar diatas adalah advertisement yang dikirim…*silakan mabok*

nah…kalo server ada update (entah itu nambah vlan, delete vlan, modif vlan…) akan di kirim “subset” advertisement (gambar diatas)..isi nya update2nya itu (vlan info field dan informasi2 tambahan lainnya)

vtp advertisement request (gambar diatas)..start value disini menandakan bahwa jika ada lebih dari satu server ngirim advertisement, client akan update dari server yang subset (vlan info) nya lebih banyak (ato paling banyak)

=====================================================

*update

1. update gambar

2. penjelasan2 lebih detil (ga ngerti semua gpp….yang penting konsep VTP awal2 yang perlu, yang tambahan2 ya sekedar komplementer aja)

Older Entries Newer Entries