Advertisements
Home

Cisco EEM (Embedded Event Manager)

Leave a comment

one of CCNP Tshoot new material (300-135)…real-time network event detection and obboard automation

EEM ini adalah sodaranya KRON, adek-nya KRON yang lebih canggih

salah satu kenapa KRON digantikan dengan EEM adalah dia ga bisa handle interactive command (do wr, copy tftp flash, etc)

untuk lebih jelas tentang KRON bisa liat disini (link)

but wait…apaan sih EEM dan KRON itu?

Taken from Cisco.com “Cisco IOS Embedded Event Manager (EEM) is a powerful and flexible subsystem that provides real-time network event detection and onboard automation. It gives you the ability to adapt the behavior of your network devices to align with your business needs.

intinya bisa bikin router/switch kita bekerja secara otomatis…apa aja sih yang di”otomatisasikan”?

Banyak…dari syslog, CLI automation, IP SLA, dll…ini contoh dari Cisco.com-nya

EEM1.png

sekarang udah versi 4.0 (ga gue jelasin satu2…kebanyakan)

—————————————————————————————————

EEM Component and Scenario

ada 3 komponen dari EEM yang penting

  1. EEM Server: komponen (internal device) yang handle antara publisher dan subscriber

  2. EEM Publisher: ini Event Detector software bawaan Cisco (detect CLI config, NetFlow, Counter, etc), nanti dia yang publish klo ada policy yang match.

  3. EEM Subscriber: disinilah Policy (Applets or Scripts) dibikin, buat define action apa yang harus dilakukan system

Real Case Scenario yang akan kita buat 4…

  1. kita pengen interface fa0/0 kita “no shutdown” otomatis (kali ada yg ga sengaja/iseng ngetik “shut”), dengan Syslog Event Detector

  2. kita pengen itu router tidak diperbolehkan debug (takut lemot), dengan CLI Event Detector

  3. kita pengen menerapkan ACL klo bandwidth lebih dari 50% (nah ini…), dengan Interface Event Detector

  4. kita pengen ping serentak (ga satu-satu), pake TCL (tools control language) script

—————————————————————————————————

SYSLOG EVENT DETECTOR

simple and straight-forward, klo ada kata2 syslog “administratively down”, tolong ketik perintah2 ini: “en, conf t, int fa0/0, no shut”

eem01.png

dan jangan lupa dikirim notifikasi klo interface ada yg down ke email admin berikut IP smtp server, from sender, subject email, dan body message-nya

nyok kita tes…

EEM3

nah, otomatis ketika kita shutdown…EEM akan menghidupkan kembali interface tersebut

CLI EVENT DETECTOR

ketika ada yg ngetik “debug” tolong dieksekusi langsung dan tolong di suppress (gmn ya jelasinnya…kek ditekan supaya ga muncul di monitor)

note: klo ada policy yg harus dieksekusi dulu pake sync yes, klo langsung/tidak harus berbarengan pake sync no. Plus klo ada outcome dari hasil ketikan kita mau ditekan (skip yes) atau tidak (skip no)

EEM4.png

nah, sekarang kita coba tes pake debug event manager (debug event manager action cli)

EEM5.png

debug-nya ga muncul/ga keliatan apa-apa…

INTERFACE EVENT

scenarionya: klo bandwidth lebih dari 50% (127/255…liatnya di “show interface”), maka akan dikasi ACL namanya IMP_TRAFFIC (serah lu mau ngapain…diblok kek, di forward kek, kasih qos kek)

dan klo bandwidthnya turun lagi..tarohlah kurang dari 10%, maka ACL tersebut dicabut….

EEM6

Btw…lupa gue kasi screenshot hasilnya hehehe..maap

dan lain2…contoh2 diatas ini yg paling penting sih menurut gue

atau ….

mau pake script, using tclsh (tool control language). gue mau ngeping ke 5 site sekaligus…

Taken from cisco.com

tclsh

———————————————————————————

Verification

untuk ngeliat history event2 EEM apa yg tadi jalan…”show event manager history event

EEM7

untuk ngeliat EEM apa yg aktif…”show event manager policy registered

EEM8

untuk ngeliat EEM policy yg ke-trigger, lama-nya event itu jalan…dll, dengan “show event manager statistic policy

EEM9

alternatifnya “show event manager statistic server

and last…ngeliat EEM kita versi berapa (yg terbaru saat tulisan ini di publish adalah versi 4.0)…”show event manager version

EEM11.png

————————-

References:

http://blog.ine.com/2010/01/18/eem-demystified-part-1/

http://blog.ine.com/2010/03/24/eem-revenge-of-the-applets/

https://supportforums.cisco.com/discussion/11992561/kron-vs-eem

http://www.cisco.com/c/en/us/products/ios-nx-os-software/ios-embedded-event-manager-eem/index.html

https://supportforums.cisco.com/document/117596/cisco-eem-basic-overview-and-sample-configurations

Advertisements

Managing Cisco IOS and Configuration

Leave a comment

Salah satu materi CCNA, yaitu managing IOS dan file konfig

Yang kita akan bahas:

  • IOS Boot Sequence
  • Cara nge-save konfig
  • Restore IOS and how to choose boot image
  • Config Archives
  • Config Register Concept

Gue akan coba bahas yang diajarin…maupun yang ga diajarin di CCNA

—————————

IOS Boot Sequence

Taken from 9tut.com

Penjelasan:

  • POST = power on self-test
  • Config-register = semacam konfig “bios” komputer ala cisco…mau booting normal, ke tftp server, atau ke safe mode (di cisco namanya Rommon)
  • Flash = tempat nyimpen IOS Image dan signature file (kek harddisk-nya komputer)
  • ROM = ini bios-nya Cisco
  • NVRAM = tempat untuk load saved config…dan tempat default untuk save konfig

Saving Configuration

Hampir semua konfigurasi yang kita buat di Cisco IOS di simpan dalam RAM dan langsung keliatan efeknya (kecuali IOS tipe XR), bisa diliat dengan ngetik “show running-config

Ketika kita ganti hostname dari “Router” ke “Saved”, langsung keliatan efeknya…apa yang ditampilkan “show run” ini adanya di RAM

Masi inget kekurangan RAM apa? klo mati lampu alias ga ada listrik nanti konfignya ilang wkwkwk…

Cisco IOS nyimpen file konfig di NVRAM…kita bisa liat konfig yang akan di load klo routernya restart dengan ngetik “show startup-config

Kita liat gambar diatas…klo routernya restart, hostnamenya balik lagi jadi “Router”

Trus nyimpen-nya gimana? Ketik “copy running-config startup-config” alias copy dari RAM ke NVRAM

Ada ketikan yang lebih pendek ga? …”write

Kita juga bisa simpen konfig di Flash (harddisk-nya Cisco)…pertama pastikan Flash memorynya cukup

Ketik aja “show version“…liat di bagian ATA CompactFlash

Disini flash-nya punya sekitar 128mb

Mau ngeliat isi flash gimana? Tinggal “show flash“…atau mau ngeliat dari “kacamata” UNIX OS bisa ketik “dir flash:

Bedanya apa show flash sama dir flash:? Show flash lebih komplit list-nya…sedang dir flash: bisa ngeliat status filenya, apakah ini file atau direktori (r-read,w-write,d-dir)

Untuk copy konfig ke flash tinggal ketik “copy running-config flash

Kita juga bisa simpen konfig, IOS, dll kedalam USB Flash Disk

Pas USB-nya dicolok, nanti ada notice dari console-nya

Tinggal copy aja dari USB Flash-nya dengan ketik “copy startup-config usbflash0:“(klo mau copy NVRAM ke USB Flash Disk)

Mau copy konfig dan lain2 dari IOS ke File Server juga bisa

Klo TFTP bisa pake tftpd32, tftpd64, dll (gue pake Solarwind TFTP Server)

Pastikan bisa diping dulu

Dan servernya accept incoming connection (klo PC, pastikan firewall-nya off dulu wkwkwk)

Tinggal copy deh (“copy flash: tftp:“)

Kita cek di Server kita…

Itu kan TFTP…klo FTP gimana? Kan ada username dan password? Tinggal setting aja user pass-nya di Cisco

Itukan UPLOAD…gimana klo DOWNLOAD? Gimana klo gue mau RESTORE konfig? Gampang…command-nya tinggal dibalik aja

copy tftp: flash:” untuk download IOS, “copy startup-config running-config” untuk restore, dan lain2 tinggal dibalik aja

Rumusnya Copy

—————————————————————

COPY IOS TO EMPTY ROUTER

Ada kalanya Router lo (baca: flash) ga ada IOS…alias kosong,

Ada beberapa cara yang bisa kita lakukan

  1. Copy IOS dari komputer lo ke Flash, pake Flash Card Adapter (cabut flash dari router dulu)
  2. Via XMODEM (ga gue jelasin)
  3. Via TFTPDNLD (yg akan kita bahas)
  4. Minta tolong orang…

Untuk bisa pake tftpdnld…pastikan kita masuk ke “bios”nya IOS dulu (pas lagi loading saat reload/restart, teken tombol ctrl+break pada keyboard)

Nanti tinggal ketik yang kek dibawah ini…

Catatan:

  • Default-nya harus port pertama (Fa0/0 atau Gi0/0)-klo ga sala bisa diganti
  • Case sensitive, ketikannya harus GEDE semua, kecuali command terakhir “tftpdnld”
  • Kita bisa ketik “tftpdnld -u” klo cuma mau upgrade IOS
  • Atau mau tes aja, simpen ke RAM pake “tftpdnld -r” (yg ini ga pernah gue coba)

Cek lagi itu rommon environment variable using “set

Klo kita punya IOS yang baru tapi yang lama ga mau kita delete (takut bermasalah yang baru) kek dibawah ini, gimana cara bootingnya?

Caranya…

Klo mau booting IOS dari server gimana? Tinggal ganti path-nya aja…boot system tftp

gimana TFTPDNLD-nya klo yang switch? pake USB aja dah

———————————–

Config Archive

This feature was introduced into Cisco IOS Release 12.3(4) buat loe loe pada yang harus save konfig secara periodic (cape klo manual save…ratusan device pula)

Penjelasan:

  • Pertama kita ketik archive dulu
  • Lalu kita set path-nya dan nama file-nya (contoh: SAVED)
  • (optional) Untuk setting biar ga ketiban save konfig-nya, pake variable “$h

    Contoh dari cisco.com (file name “R1” dengan variable $h)

    Di Servernya

  • Klo mau ditambah variable waktu…bisa dikasi /$h-$t (h-hostname,t-time)
  • Save nya tiap 1 minggu (10080 menit)

Kita juga bisa bikin auto scheduler buat save konfig tiap tanggal brp…jam brp dengan memakai salah satu dari 2 tools yang cisco sediakan (KRON dan EEM)

Kita akan coba pake KRON…


Penjelasan:

  • Bikin policy dulu dengan nama BACKUP_CONFIG
  • Trus command cli apa yang mau dieksekusi pas policy itu dipanggil (cli write)
  • Setelah itu bikin scheduler dengan nama BACKUP_INTERVAL tiap tanggal 25 dan jam 9 pagi
  • (karena ga sesuai tanggal…ada notifikasinya)
  • Scheduler BACKUP_INTERVAL ini akan manggil BACKUP_CONFIG (yang kerjanya cli write alias copy run start)

Tinggal liat schedule nya pake show kron schedule


Untuk EEM (embedded event monitoring) akan dibahas dilain kesempatan

———————————–

CONFIG REGISTER CONCEPT

EARLY WARNING: JANGAN MAEN2 DISINI KLO GA NGERTI (ngerusakin router nanti ente)

Pengaturan konfig register ini akan menentukan langkah router ketika pertama kali booting up

Kita bisa cek dulu…apa yang dilakukan secara default oleh router pas booting up dengan command “confreg

Default config-register adalah 0x2102

Maksud 0x2102 apa nih? Nah, sistem config-register itu dalam HEX (16 bit – 0 sampe 15), so gue kasi gambar kek dibawah ini

Nah…masing2 field ada artinya, bit ke-13 (angka 2 setelah 0x) itu apa, bit ke-8 (angka 1) itu apa, dst…

So…

  • Bit 13: boot default ROM
  • Bit 8: disabled break
  • Bit 1: default netboot

Artinya itu 0x2102 adalah boot normal (klo normal pasti ga masuk rommon yang pake “break” kan?)

Yang biasa dipake selain 0x2102 adalah 0x2142: angka 4 (bit ke 6) artinya IGNORE NVRAM (cek di table atas)

Biasanya klo mau reset password, confreg-nya dirubah pake kode ini, cek how to reset password

Jadi klo ada salah2 (kek harusnya ngetik 2142 jadi 2124, trus malah jadi ga bisa masuk…cek itu “42” dan “24”….biasanya BAUD rate-nya yg bikin console terminal kita ga kebaca)

Bisa di cek di cisco.com untuk config register-nya

Ganti config register ada 2 cara…dari rommon (commandnya confreg 0xXXXX) atau dari global config

Kita liat di show version di yang paling bawah…harus di reload dulu

————————————-

References

https://www.itechtics.com/copy-ios-image-cisco-router-rommon-mode/

http://www.cisco.com/c/en/us/support/docs/routers/10000-series-routers/50421-config-register-use.html#anc6

http://www.cisco.com/c/en/us/td/docs/switches/lan/catalyst3850/software/release/3se/system_management/configuration_guide/b_sm_3se_3850_cg/b_sm_3se_3850_cg_chapter_010011.html

http://www.cisco.com/c/en/us/support/docs/ios-nx-os-software/ios-software-releases-122-mainline/46741-backup-config.html#ftp

http://www.techexams.net/forums/ccna-ccent/35757-difference-between-rom-monitor-rxboot.html

https://learningnetwork.cisco.com/blogs/vip-perspectives/2013/10/30/understanding-cisco-auto-archive-feature-to-backup-configuration-file

https://supportforums.cisco.com/document/12726506/auto-reload-router-weekly-basis-using-kron-scheduler

Youtube video about Cisco Kron configuration