Home

EIGRP Configuration

6 Comments

sebelumnya…EID MUBARAK…MET IDUL ADHA

Untuk teori EIGRP

Caption 1. Network Design

Caption 2. Konfigurasi EIGRP

Penjelasan:

  • router eigrp 1…kita bilang ke router untuk jalanin routing protocol EIGRP dengan nomor AS (Autonomous System) 1…nomor AS harus sama untuk router-router tetangga bisa terhubung…klo AS ga sama…pake keyword redistribution
  • network 0.0.0.0 0.0.0.0 …untuk bilang ke router, semua directly connected network dimasukin kedalam proses EIGRP
  • keyword untuk network adalah….network [ip network] [wildcard mask]…untuk yang ga tau apa itu wildcard mask…baca lagi fitur wildcard mask di IP dan Access-list
  • bisa juga input manual…network 12.12.12.0 0.255.255.255 , network 23.23.23.0 0.255.255.255, network 24.24.24.0 0.255.255.255 (liat artikel RIP configuration…mirip kok teorinya)
  • klo kita input network 12.12.12.0 , berarti EIGRP assume bahwa ini adalah rute classful
  • kalo kita input network 12.12.12.0 0.255.255.255 , berarti EIGRP akan menganggap rute ini classless dan akan melihat subnet masknya
  • no auto-summary maksudnya adalah supaya ga disummarisasi (liat artikel RIP configuration lagi)

Penjelasan:

  • show ip route untuk melihat routing table
  • begin Gateway…untuk melihat tampilan routing table DIMULAI dari kata-kata gateway (case sensitive)
  • D..Dual Algorithm (komputasi EIGRP untuk menentukan rute)
  • [90/30720]….[AD alis Administrative Distance/Metric]
  • untuk jalur ke 192.168.1.0 /24 ada 2 jalur…di EIGRP ini dinamakan Load Balancing

Caption 3. perhitungan metric bisa dilihat dari show interface

***makasih buat mbak Irma for spotting kesalahan ketik gw

*dari kacamata R2*

Hitung Bandwidth = (107/ bandwidth dari Fast Ethernet, Serial, dst…dalam kilobit) *256

(10,000,000/100,000)*256 = 25600

Hitung Delay = ((delay dari R2 ke R3 + R3 ke R5) /10) *256 , berarti lewat Fa1/0 atau
((delay dari R2 ke R4 + R4 ke R5) /10) *256 , berarti lewat Fa2/0

((100+100)/10)*256 = 5120

Metric = Bandwidth + Delay…defaultnya

25,600 + 5120 = 30720

…cek rute R2 ke R5 dari R3 (network 35.0.0.0)…= 30720

-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-

VERIFIKASI EIGRP

show ip route (router routing table)

show ip eigrp neighbor (table neighbor)

Penjelasan:

  • H (Handle) – nomor urut…siapa duluan tetangga yang dijadiin neighbor…dimulai dari 0
  • Address – alamat tetangga
  • Interface – interface router yang terhubung ke tetangga
  • Hold (sec) – waktu maksimum (dalam detik) router menunggu EIGRP packet sebelum akhirnya memutuskan bahwa sebuah link unavailable
  • Uptime – The elapsed time, in hours, minutes, and seconds since the local router first heard from this neighbor.
  • SRTT (Smooth Round Trip Timer) – waktu rata yang diperlukan oleh EIGRP packet ketika mengirim packet EIGRP dan menerima ACK nya.
  • RTO (Retransmit Time Out) – jumlah waktu yang diperlukan router untuk menunggu ACK sebelum mengirimkan kembali (retransmitting) reliable packet (RTP) dalam ms (milisecond)…waktu RTO ini didapat dari kalkulasi SRTT
  • Q Cnt (Queue Count) – jumlah EIGRP packet (update, query, dan reply) yang menunggu dalam antrian, klo angka dari Q Cnt ini lebih dari 0…berarti ada problem
  • Seq Num (Sequence Number) – udah berapa kali packet di terima dari tetangga
  • kita bisa ketik show ip eigrp neighbor detail untuk lebih melihat lebih dalam informasi neighbornya

show ip eigrp topology (all links)

Penjelasan:

  • AS(1)…EIGRP dengan nomor AS 1
  • ID (45.45.45.5)…Router ID EIGRP si R5, diambil dari keyword eigrp router-ID [ip], klo ga ada diambil dari IP Interface fisik atau IP interface loopback (preferred) yang mana IP yang lebih tinggi yang dipake buat Router ID, atau dikonfigurasi manual dengan eigrp router-ID [ip] di EIGRP configuration
  • FD…Feasible Distance, jarak si R5 (router itu sendiri) ke tujuan
  • serno…ga tau gw…hahaha
  • [33280/30720] contoh yang P 12.0.0.0/8…maksudnya adalah [jarak si router R5 ke tujuan / jarak si R3 (35.35.35.0) atau R4 ke tempat tujuan]…bahasa EIGRPnya [feasible distance/reported distance]
  • coba liat topology 24.0.0.0…di show ip eigrp topology, yang diinstall cuma rute lewat R4 (45.45.45.4)…klo ini link putus, EIGRP akan liat rute dibawahnya (liat show ip eigrp topology all-links) selama rute yang dikirimkan oleh tetangga lebih kecil metricnya dari router dia sendiri (baca: suatu route aja menjadi Feasible successor ketika Advertised Distance nya lebih kecil dari Local Router Distance)
    • lah…klo gitu ngirimnya lewat yang lebih kecil donk ?!?! baca…gw mau ke mesjid jaraknya 100 meter, jarak gw ama temen gw 100 meter ,temen gw bilang klo dia jaraknya cuma 50 meter ke mesjid……klo gw memutuskan untuk lewat temen gw baru ke mesjid..100+50…MAKIN LAMA LAH


    • mending langsung ke mesjid !!! sholat !!! puyeng beginian @_@
  • P…Passive, uda converged…ini rute uda jalan OK…which is good
  • A…Active, ini rute lagi di proses ama Router…dan bukan rute valid
  • U…update, ini rute lagi di update (lagi nunggu ACK packet dari update packet yang dikirim)
  • Q…Query, ini rute lagi dalam antrian… (lagi nunggu ACK packet dari query packet yang dikirim)
  • R…lagi reply packet…ato lagi nunggu ACK dari Reply packet yang dikirim
  • r
    Indicates the flag that is set after the software has sent a query and is waiting for a reply (dari buku cisco nya…ga terlalu ngerti yang ini)
  • s…sia (stuck in active), lagi bermasalah !!!…aktif terus…entah karena putus2 sinyal kabelnya ato karena masalah lain…nah router akan kirim SIA packet

contoh SIA

untuk ngeliat proses kirim2an update, ack, query…sampai alamat IP ketika EIGRP ngirim multicast…kita bisa ketik debug ip eigrp

show ip eigrp interface

Penjelasan:

  • Interface – tempat interface yang terhubung ke tetangga dengan EIGRP
  • Peers – jumlah dari directly connected neighbor yang memakai EIGRP (klo ga 0, ga pake EIGRP…ya 1, pake EIGRP)
  • Xmit Queue Un/Reliable – jumlah packet yang unreliable atau yang reliable yang lagi ngantri/queuing untuk di retransmit
  • Mean SRTT – SRTT interval
  • Pacing Time Un/Reliable – waktu untuk menentukan kapan EIGRP harus mengirimkan paket Reliable/Unreliable
  • Multicast Flow Timer – waktu yang diperlukan Router (dalam detik) untuk menunggu ACK packet setelah ngirim Multicast Packet, sebelum memutuskan untuk ganti dari Multicast ke Unicast
  • Pending Routes – jumlah rute didalam packet yang lagi pending

-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-

Konfigurasi Hello Timer

 “cui…gw setting diri gw (EIGRP AS 9) untuk kirim halo ke elu tiap 2 detik interval yah !!, nah ELO TUNGGU sampai 6 detik kalau gw ga ada kabar, baru lo ngeluarin gw dari routing table lo

trus terang gw ga pernah nyoba atau pengen utak-atik ini…di Cisco juga ga disuruh si…

-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-

Konfigurasi default route di EIGRP

In EIGRP default routes cannot be directly injected (as they can in OSPF with the default -information originate command).

—atau—

R3 dapet rute statis dari R2…D*EX

Penjelasan:

  • D* – Static Route yang di propagate (di advertise) dari R5 dengan keyword ip default-network
  • EX – adalah rute yang didapat dari EIGRP dengan AS yang berbeda atau routing protocol yang berbeda (static juga dianggap berbeda)
  • dengan keyword ip default-network…kita propagate/advertise static yang perlu saja (HARUS CLASSFULL IP ADDRESS)
  • dengan keyword redistribute static…semua static route yang ada di router akan di advertise (bisa aja sih kita filter nanti)…(TIDAK HARUS CLASSFULL IP ADDRESS)

-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-

MODIFIKASI ROUTE TEMPUH (PINDAH JALUR)

ketika kita show ip route….untuk ke R5 dari R2 harus lewat R3 dan R4 (ke 23.23.23.3 dan/atau 24.24.24.4 dulu ) alias load balancing…nah kita mo pindahin lewat salah satu aja

ada beberapa cara untuk memodifikasi rute tempuh dari EIGRP:

  • Modifikasi Metric EIGRP (offset-list)
  • Modifikasi Komponen Metric EIGRP (Bandwidth, Delay, Reliability, dan Load)
  • Modifikasi AD (Administrative Distance)

Caption 4. Modifikasi Rute dengan Offset-List

Penjelasan:

  • create akses-list dulu untuk menentukan network apa saja yang ingin kita tambahkan metric-nya dengan offset-list…yang mana adalah network 192.168.1.0
  • create offset-list di EIGRP nya
  • command nya adalah offset-list [nomor acl] in [nilai yang mau ditambahkan] [interface yang mau ditambahkan nilainya]
  • karena fa2/0 metricnya lebih tinggi…yang ke install di routing table adalah rute dari fa1/0 yang metricnya rendah (23.23.23.3)

Caption 5. modifikasi lewat bandwidth (delay juga mirip…ganti aja keyword-nya)

Penjelasan:

  • karena rute untuk ke R5 melalui R3…maka rute ke R3 yang harus kita modifikasi (bukan R2 ke R4)
  • keyword bandwidth
    HANYA untuk perhitungan metric EIGRP…bukan setting bandwidth kayak di ISP, itu mah pake QoS (salah satunya traffic shaping)
  • untuk delay…ganti aja keyword bandwidth jadi delay di interface configuration nya
  • disarankan modifikasinya pake delay…karena variable bandwidth juga digunakan untuk perhitungan lain, contohnya untuk QoS, dan lebih flexsibel (kata Samuel MAHO…*lol ) dan juga klo bandwidth di gedein ga ngaruh, EIGRP hanya melihat dan milih value bandwidth yang lebih kecil….
  • modifikasi dengan komponen metric adalah prioritas kedua setelah offset-list karena ketika kita merubah K Value (keywordnya metric weight di EIGRP configuration) dari sebuah metric…maka akan berpengaruh pada seluruh network, sedangkan offset-list hanya berpengaruh pada router yang diterapkan offset-list itu sendiri

Caption 6. Modifikasi Rute dengan memodifikasi AD

Penjelasan:

  • masih pake ACL yang sama dengan yang diatas (access-list 1 permit 192.168.1.0 0.0.0.255)
  • keywordnya adalah distance [nomor AD yang baru] [ip sumber advertisement alias ip tetangga] [wildcard mask] [nomor ACL]
  • wildcard mask dikasi 0.0.0.0 karena memang yang kita mau kasi AD yang baru adalah si IP 23.23.23.3 aja
  • karena AD EIGRP yang di set untuk 23.23.23.3 adalah 255 lebih tinggi dari pada default AD EIGRP (90)…makanya yang terinstall di routing table adalah rute dari fa2/0 (24.24.24.4)

-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-

MANUAL SUMMARIZATION


dalam EIGRP kita bisa manual summarization

Caption 7. IP Route di R2 yang belum di summarisasi manual (masi auto)…liat 10.0.0.0/8

Caption 8. Routing Table di R2 setelah di R1 dikasi no auto-summary di EIGRP

Caption 9. manual summarization

Caption 10. hasilnya bisa dilihat di R2…10.0.0.0 /22

-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-

Passive Interface

kalau di RIP…command ini ditujukan untuk tidak kirim RIP packet..tapi masih menerima RIP packet dari router lain, di EIGRP…GA BISA 2-2 nya

Caption 11. R5 ketika di debug…terlihat bahwa rute ke 45.45.45.4 is down alias putus

Nah…kalau misal kek di ISP….interfacenya kan banyak tu…seratusan ada kali…berarti kita mesti ketik satu2 tu command passive-interface…mabok

@_@

keywordnya adalah passive-interface default…alias…SEMUA INTERFACE … trik nya di kata kunci no…jadi kita bisa pilih interface mana saja yang berwenang untuk kasi EIGRP advertisement

Caption 12. contoh di buku Cisco CCNP-Route

-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-

Membuat EIGRP multicasting capabilities menjadi unicast

berguna untuk me-reduce overhead packet multicast EIGRP…ngaruh banget di Frame Relay (EIGRP bisa jalan di Frame Relay & MPLS kok), kata kuncinya sama aja, yang beda konfigurasi di Frame Relay ato MPLS nya ^_^V

Penjelasan:

  • kata kuncinya adalah neighbor [ip tetangga yang mo dijadiin unicast] [lewat interface apa]
  • effectnya akan down…kita juga harus setting di tetangganya untuk jadi up lagi

-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-

EIGRP Authentication


Penjelasan:

  • create key chain named “R1
  • create kunci pertama…key 1 dan kode nya (key-string)
  • create kunci kedua…kok ada 2 kunci ???…kek kunci rumah kita aja…satu ring/cincin banyak kunci kan !??! namanya juga “key-chain“…liat aja dari key-string nya dari key 1 dan key 2 tujuannya mo kemana
  • masuk ke interface configuration untuk mengimplementasikan kuncinya
  • keywordnya adalah…ip authentication key-string eigrp [nomor AS] [nama kunci], key chain ini belum diimplementasikan sampai kita konfigurasikan modenya
  • mode authentikasi untuk EIGRP dengan AS 1 adalah dengan MD5…ip authentication mode eigrp 1 md5

Analogi authentication key (key-chain) dari EIGRP kira2 kek gini

R1: “gw buat kunci”

R2: “gw juga buat kunci yah…” (kunci A dan B harus sama2 buat kunci)

R1: “…gw namain kunci R1” <—– key chain R1

R2: “gw namain kunci R2” (kunci A dan B namanya boleh beda)

R1: “bentuk kunci gw kek gini *gambar bentuk*” <—– key-string

R2:”oke…bentuk kunci gw JUGA kek gini *gambar bentuk*” (ini yang mesti sama….bentuk kuncinya harus sama, klo mau masuk ke rumah yang laen…kunci sama = bisa masuk rumah yang laen)

—optional—

A:”kunci ini KALAU LO MAU…berlaku dari hari ini sampe besok yah…nanti ganti lagi kuncinya klo uda lewat waktunya”

B:”ok” (define..lifetime period, “kunci ini kadaluarsa tanggal segini bulan segini“)

– – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – –

—atau—

Caption 13. contoh untuk yang include date dalam authentikasinya

-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-

Stub Network

Konfigurasi EIGRP di Stub Network berguna untuk menghemat cpu usage dan bandwidth utilization…karena Stub network itu ibarat jalan buntu..uda mentok (contohnya…jaringan ke Branch Office…yang cuma punya 1 jalan keluar…so, router2 yang terhubung ke router Branch ga perlu repot2 ngirim query kesana)…

Caption 14. anggaplah ada R6 sesudah R5

Penjelasan:

  • dengan keyword EIGRP stub…maka router akan tau…bahwa dia adalah Router EIGRP di network stub
  • command2 tambahan lainnya adalah
    • eigrp stub receive-only…hanya nerima advertise dari router lain
    • eigrp stub static…klo ada static route, akan di advertise (tapi harus di redistribute dulu)
    • eigrp stub redistribute…yang di redistribute akan dikirim
    • eigrp stub connected…hanya directly connected yang akan di advertise
    • eigrp stub summary…yang di advertise hanya summary address

-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-

UNEQUAL LOAD BALANCING

jika kita liat network diagram diatas sekali, ketika kita show ip route…untuk rute ke 192.168.1.0 ada 2 jalan…lewat 24.24.24.0 (yaitu R4) atau lewat 23.23.23.0 (lewat R3)…ketika R1 ingin mengirimkan packet ke R5 (yang ada 192.168.1.0), R1 akan mengirimkan lewat kedua-duanya…ini yang dinamakan Load Balancing

load balancing akan terjadi jika jalur2 yang ada untuk tujuan yang sama mempunyai metric yang sama pula, bagaimana kalo metric berbeda ?!?! bagaimana kalau yang satu fastEthernet, yang satu lagi Serial ?!?! (pengaruh di metric kan ??)…

Cisco EIGRP mempunyai fitur Unequal Load balancing…EIGRP doank yang punya !!!

untuk nge-tes fitur ini…fa1/0 R2 yang ke R3 bandwitdhnya kita set 10000, akibatnya…R2 memutuskan lewat R4 untuk ke R5 daripada lewat R3

Caption 15. sebelum di set bandwidth

Caption 16. sesudah di set bandwidth

Kunci dari Unequal Load Balancing adalah…bagaimana metric2 yang lebih besar dari metric rute utama bisa di include dalam proses routing…*ahaaa!!* perkalian

kita liat show topology all-link…

gimana cara si 23.23.23.3 yang metricnya 512576 bisa diikutin dengan 158720 (24.24.24.0) ??

158720 dikali berapa biar bisa jadi 512576 ?? *dibagi dulu laaah masss

oh iya iya…maap *hehehe*…512576/158720 = 3,2…buletin jadi 4 !!! (klo dibuletin jadi 3 nanti pas dikali angka 3, ga dapet nilai 512576 donk ??…coba liat skill matematika nya….hahaha)

4 x 158720 = 634880…512576 masuk, rute2 lain yang menuju 192.168.1.0 yang metricnya lebih besar dari 634880 ga bisa masuk

kata kuncinya Variance

kita liat untuk rute 192.168.1.0…ada 2 jalan tetapi metric berbeda…nah…karena kita kalikan metricnya dengan 4…pembagian kirim packetnya 4:1 alias 4 packet lewat rute utama, 1 packet lewat rute yang lain

-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-

REDISTRIBUTION dalam EIGRP

redistribution berguna untuk menghubungkan EIGRP dengan AS yang berbeda (jadi EIGRP dengan AS yang berbeda bisa ping2an), bisa juga untuk menghubungkan EIGRP dengan protocol2 lain seperti RIP dan OSPF (redistribution bisa juga di terapkan di routing protocol lain)

contoh:

R6 terhubung ke R4 dan punya 2 network = Fa0/0 – 46.46.46.1 ke R4 dan Loopback0 – 192.168.2.1

R6 punya routing protocol EIGRP dengan nomor AS 2 (network 192.168.2.0) dan EIGRP AS 1 (network 46.46.46.0)

Caption 17. konfig R6

Caption 18. table route di R4 sebelum R6 melakukan redistribute rute yang ke 192.168.2.0

dilihat dari gambar diatas…R4 ga bisa dapet rute ke 192.168.2.0 karena beda AS

konsep redistribute configuration …bikin 1 satu router yang jadi penerjemah/translator bahasa routing protocol satu dengan bahasa routing protocol lain, berarti 1 router harus punya 2 atau lebih routing protocol (baca: bisa berbicara lebih dari 2 bahasa)…EIGRP beda AS…beda bahasa juga ibaratnya

Caption 19. meredistribute rute 192.168.2.0 (EIGRP AS 2) dari router R6 ke EIGRP AS 1

Penjelasan:

  • commandnya adalah redistribute [nama routing protocol] [process-id ospf atau AS EIGRP yang mau disebar, klo RIP ini di skip] metric [k1 = bandwidth] [k2 = delay] [k3 = reliability] [k4 = load] [k5= MTU alias maximum transmission unit]
  • karena kita mau menyebarkan rute 192.168.2.0 dari EIGRP 2…maka kita redistribute eigrp 2
  • K1 = Bandwidth…tergantung interface (FastEthernet = 100,000 | Ethernet = 10,000 | T1 Serial = 1,544) in Kilobits
  • K2 = delay…in microsecond…default 100 microsecond buat FastEthernet
  • K3 = Reliability…maximum value adalah 255, which is good
  • K4 = Delay…maximum value adalah 255, which is bad
  • K5 = MTU…jumlah packet yang bisa dihantarkan dalah satu waktu…biasanya sih gw kasih 1500 (normalnya segitu deh klo ga sala)
  • disarankan engga ngasal ngasi value ini…karena K Value yang kita input ini akan dijadikan proses kalkulasi metric EIGRP

Caption 20. routing table di R4 setelah di redistribute

-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-

FILTERING

see path control

Routing Protocol

Leave a comment

Reader encouraged to see this theory first….because Routing protocol IS IN Network Layer (tp klo ga mau si gpp)

Routing protocol adalah cara Router untuk menentukan kemana paket akan dikirim

ada 2 tipe Routing protocol:

  • Static Route = manual input, kita input manual ke router…”klo ada paket ke jakarta…lewat jalan A…
  • Dynamic Route = route2 paket yang akan di tempuh melalui router akan diupdate dan dipilih secara otomatis…”klo ada paket ke jakarta…kirim aja lewat jalan yang lo tau / yang ada / yang paling cepet

Keuntungan dan kekurangan dari masing2 Routing Protocol:Routing Protocol Table

Biasanya Static routing itu untuk stub network

Figure 1. taken from my NAT article link

-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.–.-.-.-.-.-.-.–.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.–.-.-.-.-.-.-.-

Dynamic Routing Protocol

List nya:

Wokeh…kita akan bahas dari atas ke bawah…

Dynamic Routing Protocols…’nuff said

  • Interior Gateway Protocol (IGP) = yaitu routing protocol untuk suatu daerah / kampus / organisasi / corporate

    Contoh:

    —gw punya beberapa instansi / organisasi…wiiih…orang kaya banget gw….

    —gw punya sekolah, yayasan, universitas, dan training center misalnya…semua instansi itu punya network / LAN sendiri2

    —nah…untuk bisa menghandle / monitor semua instansi yang gw punya itu…tiap instansi punya router yang tergabung jadi suatu kesatuan.

    inilah yang dinamakan Interior gateway protocol

    biasanya setiap router untuk bisa bergabung dalam suatu “wilayah”…harus punya Autonomous System (AS) Number yang sama

    apakah Autonomous System Number ini….?!?! Ya itu…semacam DOMAIN buat router

    router A dengan AS 65111 dan router B dengan AS 65111 akan mengenali sesamanya…”ohh…lo satu perumahan sama gw

    biasanya AS ini adanya di ISP (secara banyak router di mereka)

  • Exterior Gateway Protocol (EGP…emang gue pikirin…hahahah) = yaitu untuk “menjembatani” routing2 protocol yang berbeda

EGP yang tersedia didunia adalah BGP (Borderless Gateway Protocol)…bahasnya di CCNP…atau di CCIP / CCNP Service Provider), karena BGP inilah “Backbone Protocol” di dunia…untuk nyambungin ISP satu dengan yang lain

-.-.-.-.-.-.–..

taken form my old article RIP

Perbandingan distance vector dengan link state dianalogikan sebagi berikut

Jarak antara rumah ke mesjid = 50 meter

Jarak antara rumah ke mesjid = lewat toko Ali trus lewat bengkel joko baru ke mesjid

Yang 50 meter adalah standard perhitungan Link State, yang mana 50 meternya rumit (mesti itung2..trus tarik meteran panjang2..wkwkw)

Yang lewat toko Ali dan bengkel joko adalah standard perhitungan Distance Vector, yang mana kalau mau ke mesjid ”Cuma” lewat 2x bangunan (baca: hops)

Permasalahan kadang2 terjadi kalau

ah..Cuma lewat toko…trus bengkel yah…ah deket tuh..

Udah jalan jauh…

mang jaraknya berapa meter sih ?? keknya uda lewat toko…bengkelnya kaga ketemu2…mana disekitar sini kaga ada bangunan sama sekali…

-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.–.-.-.-.-.-.-.–.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.–.-.-.-.-.-.-.-

IGP sendiri terbagi 2:

  • Distance Vector = Router memilih jalur yang terpendek dengan cara melihat berapa banyak router / rute yang harus di tempuh

    dari PC0 ke PC1…Distance Vector hanya menempuh Router0 ke Router3

  • Link State = Router memilih jalur yang terpendek dengan cara melihat besarnya bandwidth (beserta delay dan metric2 lain), bahkan men-create topology table sendiri

    Dari PC0 ke PC1…Link State memilih menempuh Router0–Router2–Router3

Sekarang pertanyaannya ?!?! manakah yang lebih baik ?!?! Distance Vector ?!? ataukah Link State?!?!?

Jelas Link State…mo route tempuh nya Cuma 1 kali “loncat” (hops)..tapi seeeeelllow nya minta ampun….apa mending loncatnya banyak..tapi super cepet

-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.–.-.-.-.-.-.-.–.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.–.-.-.-.-.-.-.-

Distance Vector Routing Protocol

Ada 2 Routing protocol jenis ini…RIP dan EIGRP

RIP singkatan dari Routing Information Protocol

Ada versi 1 dan versi 2….kita bahas versi 2…karena lebih bagus dan lebih update dari yang versi 1

EIGRP singkatan dari Enhanced Interior Gateway Routing Protocol…versi lebih bagusnya IGRP

Protocol ini khusus Cisco Router alias hanya bisa dipakai jika router2 yang dipakai adalah Cisco semua (propiertary)

update: sekarang sudah ada versi public nya EIGRP (jadi Cisco membuka EIGRP ke IEEE, nanti ada EIGRP Cisco dan EIGRP IEEE, yang punya Cisco ga 100% dikasi ke IEEE, biar ada competitive advantage gituh)

Link State Routing Protocol

Ada 2 Routing protocol jenis ini…OSPF dan IS-IS

OSPF singkatan dari Open Shortest Path First

IS-IS singkatan dari Intermediate System to Intermediate System

dibahas di CCNP (and CCIE)

Table

-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.–.-.-.-.-.-.-.–.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.–.-.-.-.-.-.-.-

Administrative Distance (AD)

AD berguna untuk menentukan mana diantara routing protocol yang akan lebih di prioritaskan untuk meneruskan packet

[90/35840] —> 90 adalah AD, 35840 adalah metric nya (perhitungan jarak….bisa dihitung dari bandwidth, delay, dll)

Figure 2. daftar Administrative Distance (dari IANA)

==========================================

trus bedanya AD sama Metric apa ?!?!

AD dan Metric sama2 digunakan untuk menentukan rute terbaik ke tujuan (best path to destination)

let’s see this picture below (to keep it simple guys..)

beda AD dan Metric

 

Rute keatas memakai rute EIGRP, Rute kebawah memakai rute RIP

dari kedua jalan itu, yang manakah yang akan dipilih untuk meneruskan packet ?!?!

nah, saat inilah Administrative Distance berperan…semakin kecil value nya…semakin dipercaya untuk jadi rute utama packet

alhasil rute dari EIGRP (AD 90) yang akan dipilih daripada RIP (AD 90)

trus bagaimana klo semua router itu pake satu protocol yang sama (contoh RIP) ?!?

beda AD dan Metric

 

semakin kecil metric nya (RIP memakai hop sebagai metric), semakin dipercaya untuk meneruskan packet

nah…tau kan bedanya AD dengan Metric ??

AD digunakan untuk menentukan best path dari routing protocol yang berbeda

Metric digunakan untuk menentukan best path dari routing protocol yang sama

Besok2 kita bahas lebih dalam bagaimana itu Distance Vector dan bagaimana itu Link State

ini untuk melengkapi dan meng-update tulisan article gw yang lama…..

Newer Entries