Home

EIGRP Configuration

6 Comments

sebelumnya…EID MUBARAK…MET IDUL ADHA

Untuk teori EIGRP

Caption 1. Network Design

Caption 2. Konfigurasi EIGRP

Penjelasan:

  • router eigrp 1…kita bilang ke router untuk jalanin routing protocol EIGRP dengan nomor AS (Autonomous System) 1…nomor AS harus sama untuk router-router tetangga bisa terhubung…klo AS ga sama…pake keyword redistribution
  • network 0.0.0.0 0.0.0.0 …untuk bilang ke router, semua directly connected network dimasukin kedalam proses EIGRP
  • keyword untuk network adalah….network [ip network] [wildcard mask]…untuk yang ga tau apa itu wildcard mask…baca lagi fitur wildcard mask di IP dan Access-list
  • bisa juga input manual…network 12.12.12.0 0.255.255.255 , network 23.23.23.0 0.255.255.255, network 24.24.24.0 0.255.255.255 (liat artikel RIP configuration…mirip kok teorinya)
  • klo kita input network 12.12.12.0 , berarti EIGRP assume bahwa ini adalah rute classful
  • kalo kita input network 12.12.12.0 0.255.255.255 , berarti EIGRP akan menganggap rute ini classless dan akan melihat subnet masknya
  • no auto-summary maksudnya adalah supaya ga disummarisasi (liat artikel RIP configuration lagi)

Penjelasan:

  • show ip route untuk melihat routing table
  • begin Gateway…untuk melihat tampilan routing table DIMULAI dari kata-kata gateway (case sensitive)
  • D..Dual Algorithm (komputasi EIGRP untuk menentukan rute)
  • [90/30720]….[AD alis Administrative Distance/Metric]
  • untuk jalur ke 192.168.1.0 /24 ada 2 jalur…di EIGRP ini dinamakan Load Balancing

Caption 3. perhitungan metric bisa dilihat dari show interface

***makasih buat mbak Irma for spotting kesalahan ketik gw

*dari kacamata R2*

Hitung Bandwidth = (107/ bandwidth dari Fast Ethernet, Serial, dst…dalam kilobit) *256

(10,000,000/100,000)*256 = 25600

Hitung Delay = ((delay dari R2 ke R3 + R3 ke R5) /10) *256 , berarti lewat Fa1/0 atau
((delay dari R2 ke R4 + R4 ke R5) /10) *256 , berarti lewat Fa2/0

((100+100)/10)*256 = 5120

Metric = Bandwidth + Delay…defaultnya

25,600 + 5120 = 30720

…cek rute R2 ke R5 dari R3 (network 35.0.0.0)…= 30720

-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-

VERIFIKASI EIGRP

show ip route (router routing table)

show ip eigrp neighbor (table neighbor)

Penjelasan:

  • H (Handle) – nomor urut…siapa duluan tetangga yang dijadiin neighbor…dimulai dari 0
  • Address – alamat tetangga
  • Interface – interface router yang terhubung ke tetangga
  • Hold (sec) – waktu maksimum (dalam detik) router menunggu EIGRP packet sebelum akhirnya memutuskan bahwa sebuah link unavailable
  • Uptime – The elapsed time, in hours, minutes, and seconds since the local router first heard from this neighbor.
  • SRTT (Smooth Round Trip Timer) – waktu rata yang diperlukan oleh EIGRP packet ketika mengirim packet EIGRP dan menerima ACK nya.
  • RTO (Retransmit Time Out) – jumlah waktu yang diperlukan router untuk menunggu ACK sebelum mengirimkan kembali (retransmitting) reliable packet (RTP) dalam ms (milisecond)…waktu RTO ini didapat dari kalkulasi SRTT
  • Q Cnt (Queue Count) – jumlah EIGRP packet (update, query, dan reply) yang menunggu dalam antrian, klo angka dari Q Cnt ini lebih dari 0…berarti ada problem
  • Seq Num (Sequence Number) – udah berapa kali packet di terima dari tetangga
  • kita bisa ketik show ip eigrp neighbor detail untuk lebih melihat lebih dalam informasi neighbornya

show ip eigrp topology (all links)

Penjelasan:

  • AS(1)…EIGRP dengan nomor AS 1
  • ID (45.45.45.5)…Router ID EIGRP si R5, diambil dari keyword eigrp router-ID [ip], klo ga ada diambil dari IP Interface fisik atau IP interface loopback (preferred) yang mana IP yang lebih tinggi yang dipake buat Router ID, atau dikonfigurasi manual dengan eigrp router-ID [ip] di EIGRP configuration
  • FD…Feasible Distance, jarak si R5 (router itu sendiri) ke tujuan
  • serno…ga tau gw…hahaha
  • [33280/30720] contoh yang P 12.0.0.0/8…maksudnya adalah [jarak si router R5 ke tujuan / jarak si R3 (35.35.35.0) atau R4 ke tempat tujuan]…bahasa EIGRPnya [feasible distance/reported distance]
  • coba liat topology 24.0.0.0…di show ip eigrp topology, yang diinstall cuma rute lewat R4 (45.45.45.4)…klo ini link putus, EIGRP akan liat rute dibawahnya (liat show ip eigrp topology all-links) selama rute yang dikirimkan oleh tetangga lebih kecil metricnya dari router dia sendiri (baca: suatu route aja menjadi Feasible successor ketika Advertised Distance nya lebih kecil dari Local Router Distance)
    • lah…klo gitu ngirimnya lewat yang lebih kecil donk ?!?! baca…gw mau ke mesjid jaraknya 100 meter, jarak gw ama temen gw 100 meter ,temen gw bilang klo dia jaraknya cuma 50 meter ke mesjid……klo gw memutuskan untuk lewat temen gw baru ke mesjid..100+50…MAKIN LAMA LAH


    • mending langsung ke mesjid !!! sholat !!! puyeng beginian @_@
  • P…Passive, uda converged…ini rute uda jalan OK…which is good
  • A…Active, ini rute lagi di proses ama Router…dan bukan rute valid
  • U…update, ini rute lagi di update (lagi nunggu ACK packet dari update packet yang dikirim)
  • Q…Query, ini rute lagi dalam antrian… (lagi nunggu ACK packet dari query packet yang dikirim)
  • R…lagi reply packet…ato lagi nunggu ACK dari Reply packet yang dikirim
  • r
    Indicates the flag that is set after the software has sent a query and is waiting for a reply (dari buku cisco nya…ga terlalu ngerti yang ini)
  • s…sia (stuck in active), lagi bermasalah !!!…aktif terus…entah karena putus2 sinyal kabelnya ato karena masalah lain…nah router akan kirim SIA packet

contoh SIA

untuk ngeliat proses kirim2an update, ack, query…sampai alamat IP ketika EIGRP ngirim multicast…kita bisa ketik debug ip eigrp

show ip eigrp interface

Penjelasan:

  • Interface – tempat interface yang terhubung ke tetangga dengan EIGRP
  • Peers – jumlah dari directly connected neighbor yang memakai EIGRP (klo ga 0, ga pake EIGRP…ya 1, pake EIGRP)
  • Xmit Queue Un/Reliable – jumlah packet yang unreliable atau yang reliable yang lagi ngantri/queuing untuk di retransmit
  • Mean SRTT – SRTT interval
  • Pacing Time Un/Reliable – waktu untuk menentukan kapan EIGRP harus mengirimkan paket Reliable/Unreliable
  • Multicast Flow Timer – waktu yang diperlukan Router (dalam detik) untuk menunggu ACK packet setelah ngirim Multicast Packet, sebelum memutuskan untuk ganti dari Multicast ke Unicast
  • Pending Routes – jumlah rute didalam packet yang lagi pending

-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-

Konfigurasi Hello Timer

 “cui…gw setting diri gw (EIGRP AS 9) untuk kirim halo ke elu tiap 2 detik interval yah !!, nah ELO TUNGGU sampai 6 detik kalau gw ga ada kabar, baru lo ngeluarin gw dari routing table lo

trus terang gw ga pernah nyoba atau pengen utak-atik ini…di Cisco juga ga disuruh si…

-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-

Konfigurasi default route di EIGRP

In EIGRP default routes cannot be directly injected (as they can in OSPF with the default -information originate command).

—atau—

R3 dapet rute statis dari R2…D*EX

Penjelasan:

  • D* – Static Route yang di propagate (di advertise) dari R5 dengan keyword ip default-network
  • EX – adalah rute yang didapat dari EIGRP dengan AS yang berbeda atau routing protocol yang berbeda (static juga dianggap berbeda)
  • dengan keyword ip default-network…kita propagate/advertise static yang perlu saja (HARUS CLASSFULL IP ADDRESS)
  • dengan keyword redistribute static…semua static route yang ada di router akan di advertise (bisa aja sih kita filter nanti)…(TIDAK HARUS CLASSFULL IP ADDRESS)

-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-

MODIFIKASI ROUTE TEMPUH (PINDAH JALUR)

ketika kita show ip route….untuk ke R5 dari R2 harus lewat R3 dan R4 (ke 23.23.23.3 dan/atau 24.24.24.4 dulu ) alias load balancing…nah kita mo pindahin lewat salah satu aja

ada beberapa cara untuk memodifikasi rute tempuh dari EIGRP:

  • Modifikasi Metric EIGRP (offset-list)
  • Modifikasi Komponen Metric EIGRP (Bandwidth, Delay, Reliability, dan Load)
  • Modifikasi AD (Administrative Distance)

Caption 4. Modifikasi Rute dengan Offset-List

Penjelasan:

  • create akses-list dulu untuk menentukan network apa saja yang ingin kita tambahkan metric-nya dengan offset-list…yang mana adalah network 192.168.1.0
  • create offset-list di EIGRP nya
  • command nya adalah offset-list [nomor acl] in [nilai yang mau ditambahkan] [interface yang mau ditambahkan nilainya]
  • karena fa2/0 metricnya lebih tinggi…yang ke install di routing table adalah rute dari fa1/0 yang metricnya rendah (23.23.23.3)

Caption 5. modifikasi lewat bandwidth (delay juga mirip…ganti aja keyword-nya)

Penjelasan:

  • karena rute untuk ke R5 melalui R3…maka rute ke R3 yang harus kita modifikasi (bukan R2 ke R4)
  • keyword bandwidth
    HANYA untuk perhitungan metric EIGRP…bukan setting bandwidth kayak di ISP, itu mah pake QoS (salah satunya traffic shaping)
  • untuk delay…ganti aja keyword bandwidth jadi delay di interface configuration nya
  • disarankan modifikasinya pake delay…karena variable bandwidth juga digunakan untuk perhitungan lain, contohnya untuk QoS, dan lebih flexsibel (kata Samuel MAHO…*lol ) dan juga klo bandwidth di gedein ga ngaruh, EIGRP hanya melihat dan milih value bandwidth yang lebih kecil….
  • modifikasi dengan komponen metric adalah prioritas kedua setelah offset-list karena ketika kita merubah K Value (keywordnya metric weight di EIGRP configuration) dari sebuah metric…maka akan berpengaruh pada seluruh network, sedangkan offset-list hanya berpengaruh pada router yang diterapkan offset-list itu sendiri

Caption 6. Modifikasi Rute dengan memodifikasi AD

Penjelasan:

  • masih pake ACL yang sama dengan yang diatas (access-list 1 permit 192.168.1.0 0.0.0.255)
  • keywordnya adalah distance [nomor AD yang baru] [ip sumber advertisement alias ip tetangga] [wildcard mask] [nomor ACL]
  • wildcard mask dikasi 0.0.0.0 karena memang yang kita mau kasi AD yang baru adalah si IP 23.23.23.3 aja
  • karena AD EIGRP yang di set untuk 23.23.23.3 adalah 255 lebih tinggi dari pada default AD EIGRP (90)…makanya yang terinstall di routing table adalah rute dari fa2/0 (24.24.24.4)

-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-

MANUAL SUMMARIZATION


dalam EIGRP kita bisa manual summarization

Caption 7. IP Route di R2 yang belum di summarisasi manual (masi auto)…liat 10.0.0.0/8

Caption 8. Routing Table di R2 setelah di R1 dikasi no auto-summary di EIGRP

Caption 9. manual summarization

Caption 10. hasilnya bisa dilihat di R2…10.0.0.0 /22

-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-

Passive Interface

kalau di RIP…command ini ditujukan untuk tidak kirim RIP packet..tapi masih menerima RIP packet dari router lain, di EIGRP…GA BISA 2-2 nya

Caption 11. R5 ketika di debug…terlihat bahwa rute ke 45.45.45.4 is down alias putus

Nah…kalau misal kek di ISP….interfacenya kan banyak tu…seratusan ada kali…berarti kita mesti ketik satu2 tu command passive-interface…mabok

@_@

keywordnya adalah passive-interface default…alias…SEMUA INTERFACE … trik nya di kata kunci no…jadi kita bisa pilih interface mana saja yang berwenang untuk kasi EIGRP advertisement

Caption 12. contoh di buku Cisco CCNP-Route

-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-

Membuat EIGRP multicasting capabilities menjadi unicast

berguna untuk me-reduce overhead packet multicast EIGRP…ngaruh banget di Frame Relay (EIGRP bisa jalan di Frame Relay & MPLS kok), kata kuncinya sama aja, yang beda konfigurasi di Frame Relay ato MPLS nya ^_^V

Penjelasan:

  • kata kuncinya adalah neighbor [ip tetangga yang mo dijadiin unicast] [lewat interface apa]
  • effectnya akan down…kita juga harus setting di tetangganya untuk jadi up lagi

-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-

EIGRP Authentication


Penjelasan:

  • create key chain named “R1
  • create kunci pertama…key 1 dan kode nya (key-string)
  • create kunci kedua…kok ada 2 kunci ???…kek kunci rumah kita aja…satu ring/cincin banyak kunci kan !??! namanya juga “key-chain“…liat aja dari key-string nya dari key 1 dan key 2 tujuannya mo kemana
  • masuk ke interface configuration untuk mengimplementasikan kuncinya
  • keywordnya adalah…ip authentication key-string eigrp [nomor AS] [nama kunci], key chain ini belum diimplementasikan sampai kita konfigurasikan modenya
  • mode authentikasi untuk EIGRP dengan AS 1 adalah dengan MD5…ip authentication mode eigrp 1 md5

Analogi authentication key (key-chain) dari EIGRP kira2 kek gini

R1: “gw buat kunci”

R2: “gw juga buat kunci yah…” (kunci A dan B harus sama2 buat kunci)

R1: “…gw namain kunci R1” <—– key chain R1

R2: “gw namain kunci R2” (kunci A dan B namanya boleh beda)

R1: “bentuk kunci gw kek gini *gambar bentuk*” <—– key-string

R2:”oke…bentuk kunci gw JUGA kek gini *gambar bentuk*” (ini yang mesti sama….bentuk kuncinya harus sama, klo mau masuk ke rumah yang laen…kunci sama = bisa masuk rumah yang laen)

—optional—

A:”kunci ini KALAU LO MAU…berlaku dari hari ini sampe besok yah…nanti ganti lagi kuncinya klo uda lewat waktunya”

B:”ok” (define..lifetime period, “kunci ini kadaluarsa tanggal segini bulan segini“)

– – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – –

—atau—

Caption 13. contoh untuk yang include date dalam authentikasinya

-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-

Stub Network

Konfigurasi EIGRP di Stub Network berguna untuk menghemat cpu usage dan bandwidth utilization…karena Stub network itu ibarat jalan buntu..uda mentok (contohnya…jaringan ke Branch Office…yang cuma punya 1 jalan keluar…so, router2 yang terhubung ke router Branch ga perlu repot2 ngirim query kesana)…

Caption 14. anggaplah ada R6 sesudah R5

Penjelasan:

  • dengan keyword EIGRP stub…maka router akan tau…bahwa dia adalah Router EIGRP di network stub
  • command2 tambahan lainnya adalah
    • eigrp stub receive-only…hanya nerima advertise dari router lain
    • eigrp stub static…klo ada static route, akan di advertise (tapi harus di redistribute dulu)
    • eigrp stub redistribute…yang di redistribute akan dikirim
    • eigrp stub connected…hanya directly connected yang akan di advertise
    • eigrp stub summary…yang di advertise hanya summary address

-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-

UNEQUAL LOAD BALANCING

jika kita liat network diagram diatas sekali, ketika kita show ip route…untuk rute ke 192.168.1.0 ada 2 jalan…lewat 24.24.24.0 (yaitu R4) atau lewat 23.23.23.0 (lewat R3)…ketika R1 ingin mengirimkan packet ke R5 (yang ada 192.168.1.0), R1 akan mengirimkan lewat kedua-duanya…ini yang dinamakan Load Balancing

load balancing akan terjadi jika jalur2 yang ada untuk tujuan yang sama mempunyai metric yang sama pula, bagaimana kalo metric berbeda ?!?! bagaimana kalau yang satu fastEthernet, yang satu lagi Serial ?!?! (pengaruh di metric kan ??)…

Cisco EIGRP mempunyai fitur Unequal Load balancing…EIGRP doank yang punya !!!

untuk nge-tes fitur ini…fa1/0 R2 yang ke R3 bandwitdhnya kita set 10000, akibatnya…R2 memutuskan lewat R4 untuk ke R5 daripada lewat R3

Caption 15. sebelum di set bandwidth

Caption 16. sesudah di set bandwidth

Kunci dari Unequal Load Balancing adalah…bagaimana metric2 yang lebih besar dari metric rute utama bisa di include dalam proses routing…*ahaaa!!* perkalian

kita liat show topology all-link…

gimana cara si 23.23.23.3 yang metricnya 512576 bisa diikutin dengan 158720 (24.24.24.0) ??

158720 dikali berapa biar bisa jadi 512576 ?? *dibagi dulu laaah masss

oh iya iya…maap *hehehe*…512576/158720 = 3,2…buletin jadi 4 !!! (klo dibuletin jadi 3 nanti pas dikali angka 3, ga dapet nilai 512576 donk ??…coba liat skill matematika nya….hahaha)

4 x 158720 = 634880…512576 masuk, rute2 lain yang menuju 192.168.1.0 yang metricnya lebih besar dari 634880 ga bisa masuk

kata kuncinya Variance

kita liat untuk rute 192.168.1.0…ada 2 jalan tetapi metric berbeda…nah…karena kita kalikan metricnya dengan 4…pembagian kirim packetnya 4:1 alias 4 packet lewat rute utama, 1 packet lewat rute yang lain

-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-

REDISTRIBUTION dalam EIGRP

redistribution berguna untuk menghubungkan EIGRP dengan AS yang berbeda (jadi EIGRP dengan AS yang berbeda bisa ping2an), bisa juga untuk menghubungkan EIGRP dengan protocol2 lain seperti RIP dan OSPF (redistribution bisa juga di terapkan di routing protocol lain)

contoh:

R6 terhubung ke R4 dan punya 2 network = Fa0/0 – 46.46.46.1 ke R4 dan Loopback0 – 192.168.2.1

R6 punya routing protocol EIGRP dengan nomor AS 2 (network 192.168.2.0) dan EIGRP AS 1 (network 46.46.46.0)

Caption 17. konfig R6

Caption 18. table route di R4 sebelum R6 melakukan redistribute rute yang ke 192.168.2.0

dilihat dari gambar diatas…R4 ga bisa dapet rute ke 192.168.2.0 karena beda AS

konsep redistribute configuration …bikin 1 satu router yang jadi penerjemah/translator bahasa routing protocol satu dengan bahasa routing protocol lain, berarti 1 router harus punya 2 atau lebih routing protocol (baca: bisa berbicara lebih dari 2 bahasa)…EIGRP beda AS…beda bahasa juga ibaratnya

Caption 19. meredistribute rute 192.168.2.0 (EIGRP AS 2) dari router R6 ke EIGRP AS 1

Penjelasan:

  • commandnya adalah redistribute [nama routing protocol] [process-id ospf atau AS EIGRP yang mau disebar, klo RIP ini di skip] metric [k1 = bandwidth] [k2 = delay] [k3 = reliability] [k4 = load] [k5= MTU alias maximum transmission unit]
  • karena kita mau menyebarkan rute 192.168.2.0 dari EIGRP 2…maka kita redistribute eigrp 2
  • K1 = Bandwidth…tergantung interface (FastEthernet = 100,000 | Ethernet = 10,000 | T1 Serial = 1,544) in Kilobits
  • K2 = delay…in microsecond…default 100 microsecond buat FastEthernet
  • K3 = Reliability…maximum value adalah 255, which is good
  • K4 = Delay…maximum value adalah 255, which is bad
  • K5 = MTU…jumlah packet yang bisa dihantarkan dalah satu waktu…biasanya sih gw kasih 1500 (normalnya segitu deh klo ga sala)
  • disarankan engga ngasal ngasi value ini…karena K Value yang kita input ini akan dijadikan proses kalkulasi metric EIGRP

Caption 20. routing table di R4 setelah di redistribute

-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-

FILTERING

see path control

EIGRP

13 Comments

EIGRP adalah salah satu dynamic routing yang termasuk dalam Distance Vector

Kelebihannya dari Distance Vector yang lain (khususnya RIP) adalah dia “meminjam” beberapa karakteristik dari Protocol Link-State

Btw…EIGRP singkatan dari Enhanced Interior Gateway Routing Protocol

Dahulu ada yang namanya IGRP (hanya mendukung classful alias /8 /16 /24)…tapi sekarang sudah di upgrade jadi EIGRP yang mendukung classless

Tulisan ini untuk melengkapi EIGRP yang dahulu

-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-

EIGRP Packet memakai RTP (Reliable Transport Protocol), koq ?!?!?

EIGRP diciptakan untuk bisa mengalirkan bukan hanya protocol Layer 3 (Network) yaitu IP, tapi juga Novell, IPX, AppleTalk. Sedangkan klo UDP dan TCP hanya ada di protocol transport yang terhubung dengan network layer…inget…TCP/IP…TCP&UDP hanya sekedar metode pengiriman…ngirimnya ya lewat IP (bukan AppleTalk, IPX, dll)

Nah…RTP dibuat untuk bisa meng”akomodasi” TCP dan UDP dengan protocol2 selain IP….makanya RTP ini bisa jadi Unreliable atau Reliable (jadi “ganti nama” aja biar bisa di mengerti oleh protocol2 selain IP)

plus karena dia namanya RELIABLE…protocol ini dirancang untuk multiakses media yang punya multi neighbor (kek frame-relay)…multicast packet blum bisa dikirim lagi klo ACK blum diterima…jadi masalah donk ?!?!? RTP ini dirancang untuk ini…neighbors yang slowakan dirubah modenya dari multicast ke unicast

contoh RTP tu….klo ngirim hello packet, EIGRP akan ngirim pesan bahwa ga perlu ACK, klo ngirim update…perlu ACK

-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-

Perbedaan RIP dan EIGRP

Karena masih sama2 Dynamic Routing Protocol yang berbasiskan Distance Vector…karakteristik nya masih sama, yaitu EIGRP masih “percaya” kepada update routing dari tetangganya, selama masih ada hello/reply…dia akan menganggap tetangga berikut routenya bisa di akses (tidak seperti Link-state yang bisa membuat topologi sendiri untuk meneruskan routing)

Perbedaannya ?

  • EIGRP khusus untuk antar Cisco Router (walaupun ada versi tidak “exclusive” nya di IEEE)
  • EIGRP IOS nya bayar (klo yang basic dapetnya cuma RIP)
  • (oke…yg ke 2 non-teknis wkwkwk)…EIGRP tidak ada periodic update (RIP tiap 30 detik)
  • Query…nanti dibawah dijelasin

-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-

Packet dalam EIGRP

Ada 5 paket, yaitu:

  1. Hello Packet, biasa…packet ini untuk ngecek keberadaan router tetangga dan untuk membentuk neighborship

  2. Update Packet ,ini yang membedakan dari RIP, EIGRP akan mengirim update JIKA MEMANG ADA UPDATE

    Hanya router yang “berkepentingan” yang dapet update. (contoh: router tetangga)

  3. Ack Packet, Acknowledge…dikirimkan oleh router penerima update packet untuk kirim balik ke si pengirim. “paket sudah saya terima…trims makaseee

  4. Query, ini juga yang membedakan dari RIP dan routing lain…ketika suatu network putus…router akan minta “tolong” ke router2 lain…”tolong donk cariin jalan yang lain”
  5. Reply, setelah query diterima..router2 lain yang mempunyai “rute lebih baik” akan me-reply (Query dan Reply akan banyak dibahas di CCNP)

Update packet ini bisa kita bilang “minjem” konsep nya Link-state (makanya dulu EIGRP sering dibilang Routing Protocol Hybrid)

Query dan Ack Packet ini yang membedakan dia dari routing protocol lain (konsep DUAL)

-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-

EIGRP Metric

Jika RIP menggunakan Algoritma Bellman-Ford (Hop Count), dan OSPF menggunakan Shortest Path First Algorithm

Maka EIGRP menggunakan konsep DUAL alias Diffusing Update Algorithm (liat query diatas)…ketika suatu network putus, maka dia akan melihat adakah rute cadangan (backup), klo ga ada maka dia akan minta tolong ke router yang lain untuk dicarikan jalan yang lebih baik (diffusing)…tapi karakteristik Distance Vector tetap ada…dia minta tolong ke tetangga (klo tetangganya salah kirim route!??!?!)

DUAL is based on research conducted at SRI (Stanford Research Institute) International, using calculations that were first proposed by E.W. Dijkstra and C.S. Scholten. The most prominent work with DUAL has been done by J.J. Garcia-Luna-Aceves.

EIGRP uses the following values in its composite metric to calculate the preferred path to a network:

  • Bandwidth
  • Delay

    Klo bandwidth dan Delay punya nilai yang sama, maka akan dihitung juga:

  • Reliability
  • Load
  • MTU

MTU (maximum transmission unit), hanya di include di routing table update, tapi perhitungan metric ga pake MTU

Kalau kita lihat diatas…yang penting adalah bandwidth dan delay untuk metric EIGRP, tapi kita mesti input semua ketika kita ingin men-distribusikan routing table EIGRP ke protocol lain (OSPF,RIP, atau IS-IS) yang dikenal dengan nama Redistribute Routing Table

*kapan2 gw jelasin tentang redistribute

Figure 1. Gw males klo uda itung2an….liat sendiri dah…hahaha

Bandwidth

EIGRP Router akan memilih diantara interface2nya…mana yang paling lambat..(loh?!?!?) untuk dijadikan barometer untuk kalkulasi metric

Kenapa ?? klo yang dipilih interface yang paling cepet…pas di tes tidak sesuai dengan keinginan ?!?!?

Masih bagus pas di tes ternyata MELEBIHI harapan donk!??!?

10,000,000 is divided by 1024. If the result is not a whole number, then the value is rounded down. In this case, 10,000,000 divided by 1024 equals 9765.625. The .625 is dropped before multiplying by 256. The bandwidth portion of the composite metric is 2,499,840.

EIGRP takes the bandwidth value in kbps and divides it by a reference bandwidth (yang mana referensinya adalah interface yang paling lambat…yaitu 1024 kbps-nya serial). This will result in higher bandwidth values receiving a lower metric and lower bandwidth values receiving a higher metric.

Delay

EIGRP uses the cumulative sum of delay metrics of all of the outgoing interfaces. The Serial 0/0/1 interface on R2 has a delay of 20000 microseconds. The FastEthernet 0/0 interface on R3 has a delay of 100 microseconds.

Each delay value is divided by 10 and then summed. 20,000/10 + 100/10 results in a value of 2,010. This result is then multiplied by 256. The delay portion of the composite metric is 514,560.

Hasilnya…Metric EIGRP (Bandwidth + Delay)

Reliability

Reliability is a measure of the probability that the link will fail or how often the link has experienced errors.

Valuenya dari 1 sampai 255 (makin besar makin reliable alias makin bagus)

Reliability is calculated on a 5-minute weighted average to avoid the sudden impact of high (or low) error rates.

Reliability is expressed as a fraction of 255 – the higher the value, the more reliable the link. So, 255/255 would be 100 percent reliable, whereas a link of 234/255 would be 91.8 percent reliable

Load

seberapa banyakkah data yang lewat di sebuah link. like reliability, load is measured dynamically with a value between 0 and 255. Similar to reliability, load is expressed as a fraction of 255. However, in this case a lower load value is more desirable because it indicates less load on the link. So, 1/255 would be a minimally loaded link. 40/255 is a link at 16 percent capacity, and 255/255 would be a link that is 100 percent saturated.


Txload = transmit , Rxload = Receive

-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-

DUAL Concept

*diambil dari artikel gw yang lama…

Tehnik Dual :

  1. Router2 EIGRP  memelihara sebuah copy ip route dari router2 milik tetangga, yang digunakan untuk menghitung “cost” untuk menyampaikan packet ke network2 remote
  2. jika router2 tetangga salah satu ada yang putus, maka router akan MEMERIKSA tentang “adakah route cadangan yg lebih baik untuk kirimkan packet ??”
  3. klo ga ada, maka router akan BERTANYA kepada router2 tetangga lainnya

Router A “ooiii…gw mo ke router D, lewat jalan router C mati, ada jalan yang lebih baik ga ??”

Router B dan C kirim respon…

Router B “oi…ke D lewat gw jaraknya 10 meter, soalnya muter ke Router F trus ke router E baru ke D”

Router C “lewat gw ke D jaraknya Cuma 5 meter, dari router E nyambung ke D koq

Router A akhirnya memilih rute C

Itu yg disebut diffusing (membaur) dari DUAL (Seakan akan kek punya inteljensia sendiri tu router bisa milih2 rute @_@ )

Di EIGRP dikenal beberapa istilah:

  • Feasible Distance (jarak dari router itu sendiri ke tujuan)
    = Feasible distance (FD) is the lowest calculated metric to reach the destination network.

  • Advertised Distance = metric/cost EIGRP yang di kirim oleh router2 backup, ke network tujuan (jarak dari router2 tetangga ketujuan)…alias reported distance

    R2 ke network R3 (192.168.1.0)…Distance-nya (baca: cost nya) adalah 3,014,400

    Sedangkan R1 “melaporkan” ke R2 bahwa R1 distance nya ke R3 adalah 2,172,416

    2,172,416 inilah yang disebut Advertised Distance/Reported Distance…DILIHAT DARI KACAMATA R2 yah !!

  • Successor = Jalur utama yang digunakan untuk kirim paket

    (liat gambar diatas) kalau mo kirim paket dari R2 ke 192.168.1.0…berarti harus lewat R3

  • Feasible Successor = Jalur Backup

    Kalo R2 ke R3 interfacenya down…backup nya adalah R1…jadi R2 akan ke R1 baru ke R3

nah…tau dari mana kita bisa menentukan Feasible Successor ini ??

itu diatas uda di jelasin…suatu route aja menjadi Feasible successor ketika Advertised Distance nya lebih kecil dari Local Router Distance

contoh…R2 distance ke R3 adalah 3,014,000…tapi R1 ke R3 adalah 2,172,416

maka oleh R2…rute ke R3 lewat R1 akan dijadikan rute cadangan (Feasible Successor)

*kalo gitu…lewat R1 aja donk…??? kan lebih kecil??

Inget…klo R2 ke R3 itu 3,014,400…tapi klo R2 ke R3 lewat R1 ???

R2 ke R1 = taro lah 1,000,000…R1 ke R3 = 2,172,416

2,172,416 + 1,000,000 = ??? lebih besar kan ????

-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-

EIGRP Topology Table

The successor, feasible distance, and any feasible successors with their reported distances are kept by a router in its EIGRP topology table or topology database (mirip kek Link-State kan??)

Explanation

  • P = means that this route is currently stable, if in A (Active State), this router still performing calculation (DUAL) to this route
  • Destination Network = sama kek di routing table
  • Number of Successor = “baca”nya adalah..berapa banyak “jalan” ke network tujuan (192.168.1.0/24)
  • Feasible Distance = metric dari router local ke network tujuan
  • Successor Reported Distance = Advertised Distance, yaitu metric dari router successor ke network tujuan yang “dilaporkan” ke router local
  • Next-Hop Address = sama kek di routing table
  • Next-Hop Address for Feasible Successor = bacanya…klo rute pertama ga jalan…backupnya ini
  • Feasible Distance to Feasible Successor = metric si route local ke network tujuan lewat route back up
  • Feasible Successor’s FD = metric si router backup ke network tujuan (ini harus lebih kecil dari current feasible distance: 3,014,400, untuk jadi successor)
  • Outbound Interface = ya lewat interface apa untuk ke network tujuannya

CATATAN PENTING: ini dilihat dari R2 yah (liat gambar topologi-nya)

Klo tadi kita melihat dari kacamata R2…(link dari R2 ke R3 putus ceritanya…trus nyari backup route)

Kalo kita kirim data/packet dari R1 ??? tidak ada Feasible Successor…karena apa…Advertise Distance si R2 ke R3 LEBIH BESAR dari router local alias R1 ke R3

Nah..disinilah mengapa EIGRP itu loop-free…karena…untuk mencegah loop…sebuah router harus memenuhi kriteria feasibility condition untuk jadi backup route

Inget…Distance Vector itu rentan terhadap routing loop…karena tidak bisa memetakan topology jaringan secara akurat (masih tergantung tetangga)

Kalo OSPF kan….ibaratnya…uda kenalan ke satu orang…dia harus kenalan lagi ke yang lain…paket LSA nya harus di kirim ke router tetangga trus tetangga nerusin LSA punya router yang ngirim tadi ke router lain…sampe semua router kenal dengan router yang ngirim LSA tadi

-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-

Autonomous System (AS)

Di EIGRP dikenal namanya Autonomous System…tapi disini bukan AS yang sebenarnya…AS dalam EIGRP itu lebih ke arah process-ID (seperti OSPF)

An autonomous system (AS) is a collection of networks under the administrative control of a single entity that presents a common routing policy to the Internet. In the figure, companies A, B, C, and D are all under the administrative control of ISP1. ISP1 “presents a common routing policy” for all of these companies when advertising routes to ISP2

Yang berwenang ngasih AS ini cyapa ?!? *ehem*..siapa ?? IANA

“AS numbers are assigned by the Internet Assigned Numbers Authority (IANA), the same authority that assigns IP address space”

Who needs an autonomous system number?

Usually ISPs (Internet Service Providers), Internet backbone providers, and large institutions connecting to other entities that also have an AS number

BGP is the only routing protocol that uses an actual autonomous system number in its configuration. (untuk menghubungkan AS yang satu dengan yang lain butuh BGP

The vast majority of companies and institutions with IP networks do not need an AS number because they come under the control of a larger entity such as an ISP. These companies use interior gateway protocols such as RIP, EIGRP, OSPF, and IS-IS to route packets within their own networks. They are one of many independent and separate networks within the autonomous system of the ISP.

The ISP is responsible for the routing of packets within its autonomous system and between other autonomous systems. (baca…antar ISP)

-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-

Summary (tambahan juga ^_^)


klo RIP ada 1 Table, yaitu routing table…EIGRP ada 3

  • Neighbors Table…list dari directly connected network (discovery nya pake Hello Packet)
  • Topology Table…list dari routing table yang dikirim tetangga/directly connected router
  • Routing Table…topology yang sudah di proses…dijadikan routing table oleh si Router itu sendiri
  • Hello Packet…buat nge-cek tetangga dan bikin neighbor table
    • 60s buat T1 or slower…5s on ethernet…15s untuk holddown timer alias masih dianggap idup dengan batas waktu 3x hello timer
    • hello timer ga perlu match buat masing2 router EIGRP ngasih hello (tapi K Value dari Metric EIGRP HARUS SAMA)

Update Packet…ya buat update

Query Packet…untuk menentukan rute utama dan rute backup (Successor dan Feasible Successor)

Reply Packet…balesan dari query

ACK packet…balesan dari update, hello, dan reply (EIGRP akan kirim max. 16 kali atau sampe hold time expired…klo ACK ga didapet pas lagi kirim RTP…fitur untuk ngecek holddown timer ini disebut RTO)

EIGRP support unequal load balancing (jadi packet bisa dikirim lebih dari satu rute…tapi berbeda cost)…pake keyword variance 

224.0.0.10 adalah alamat multicast dari EIGRP

If the RTO expires before an ACK packet is received, the EIGRP process retransmits another copy of the reliable packet, up to a maximum of 16 times or until the hold time expires.

For EIGRP, the passive-interface command does the following:
• It prevents a neighbor relationship from being established over a passive interface.
• It stops routing updates from being processed or sent over passive interface. (in or out !!)
• It allows a subnet on a passive interface to be announced in an EIGRP process.

hello packet ga perlu pake ACK dan update perlu ACK..diatur oleh RTP