Home

ROUTING in a Nutshell

2 Comments

Berawal dari request temen gw…yang belum paham betul tentang routing protocol, so I made this article

———————————————————-

Alkisah…ada 3 Router: Router A, Router B, dan Router C

Masing2 router punya hapalan (rute) klo mau jalan ke bandung lewat mana (interface/physical port) …klo mau jalan ke Jakarta lewat mana

Tapi ketika router A mau pergi ke jalan Y atau ke Router C…there is a problem…

So…Router pada dasarnya hanya tau network2 yang hanya terhubung langsung dengannya, klo yang tidak terhubung langsung maka mereka butuh bantuan dan uluran tangan kita…masih banyak anak2 terlantar yang harus kita tolong *ngaco blas*

Nah, oleh karena itu ada beberapa metode routing yang bisa dipakai:

  • Static Routing
  • Dynamic Distance Vector Routing Protocol
  • Dynamic Link-State Routing Protocol
  • Path-Vector Protocol (khusus yang punya ilmu kanuragan tingkat tinggi)
  • Multicast (ini juga harus punya ilmu kanuragan tinggi, ga dibahas disini…klik link nya aja)

And lets explain them briefly one by one

——————————————————–

Static

Singkatnya…router2 ini disuruh “menghapal” apa yang diperintahkan oleh tuannya (Network Admin/Engineer)

————————————————————–

Dynamic Distance Vector

Wkwkwk, pertama kali mereka akan “kenalan” satu sama lain, yang namanya kenalan pasti pake Bahasa sama, nanti ga nyambung.

Setelah kenalan baru deh tuker2an rute…

Contoh protocol Distance Vector adalah RIP (Routing Information Protocol), Special mention adalah EIGRP (yang akan kita bahas belakangan) yang juga termasuk dalam jenis Distance Vector Protocol

———————————————————-

Dynamic Link State

Lets take a look again at Distance Vector picture above…si Router A bilang “oh, klo mau ke Y dan Z tinggal minta ama router B“. si Router A dan Router C tidak pernah saling mengenal satu sama lain

This is called “Routing by Rumors“, beda dengan Link State…

This is called Flooding, jadi semua Router akan mengenal satu sama lain

Dan disini pula permasalahan link-state (klo lu pake router tipe lama), akan sangat berat (makan process dan RAM) klo satu area ada beberapa puluh router

Lu bayangin aja…

lu masuk ruangan pesta ulang tahun, lu cuma kenal temen lu yang ulang tahun, trus lu mesti kenalan satu-satu sama temennya temen lu trus apalin muka sama namanya

Contoh protocol link-state adalah OSPF (Open Shortest Path First)
dan IS-IS (intermediate system-to-intermediate system)

Perbedaan kedua hewan ini adalah:

  • OSPF dibentuk dengan metode TCP/IP, IS-IS dengan metode OSI
  • So, OSPF heavily reliant on IP (ganti versi IP, OSPF-nya juga ganti)
  • IS-IS ga perduli dengan IP, yang di routing adalah mac-address (lets say it that way)
  • Algorithma IS-IS ini dipake di Data Center buat load-balancing Layer 2 (switch biasa kaga bisa, nanti ada looping, makanya ada STP)

Persamaannya, konsep isolasi area yang tidak ditemukan di Distance Vector, bayangin klo ada router yang link-nya “flapping” (idup-mati terus), seperti dibawah ini

Klo ada area, update dan singkronisasinya hanya per-area saja

Dalam OSPF, ada beberapa konsep Area (klo di IS-IS sistemnya “level”, level 1 dan level 2):

  • Backbone Area alias Area 0: wajib kudu harus mesti…semua area lain (contoh area 1 mau konek ke area 2) harus konek ke backbone area dulu

    contoh dari firewall.cx

  • Normal Area: area lain selain area 0
  • Stub Area: normal area yang ga ada “sambungan”nya lagi..

    Area 11 adalah contoh stub, karena “dibelakang” area 11 ga ada sambungan ke area lain (AREA loh ya…bukan router lain dalam satu area)

    Trus klo ada sambungan jadi gimana? Bukannya point pertama…semua harus konek ke backbone dulu baru bisa konek?

    Contoh…area 2 konek ke area 1, ga langsung ke area 0 (backbone)

    Virtual-link adalah teknologi semacam “tunneling” khusus OSPF

  • NSSA Area: klo ada area stub, tapi dibelakangnya ada area lain, BUT…area tsb. bukan OSPF

    Jadi, klo lu liat gambar diatas, lu pengen area 2 dibikin Stub, cuma ga stub2 amat *hah?*, masi ada external link kesono…makanya namanya NSSA (Not-so-stubby area)

Nah, disitu kita liat ada ABR dan ASBR, apaan sih itu

  • ABR (Area Boundary Router): Router OSPF yang satu “kaki”nya konek ke area A, satunya lagi konek ke area lain (contoh diatas)
  • ASBR (Autonomous System Boundary Router): bedanya dengan ABR adalah, satu kakinya bukan ke OSPF, tapi ke external link (RIP, EIGRP, Static, dll)

Nah, untuk Router OSPF bisa mengetahui mana yang area 0, mana yang stub, mana yang NSSA, dll…diperlukanlah LSA (Link State Advertisement)

Dalam OSPF terdapat beberapa type LSA yang bisa dikeluarkan…tergantung kebutuhannya, Lets take a look at this map to explain my analogy

Anggeplah 1 pulau itu 1 area..

Bagaimana agar mereka punya ID masing2 (router-ID)? LSA type 1

Bagaimana agar mereka (router) kenal satu sama lain di satu pulau yang sama (Network)? LSA type 2

Bagaimana agar pulau jawa tau mereka punya channel ke pulau Sumatra (Summary)? LSA type 3

Bagaimana agar pulau jawa tau bahwa mereka punya external link via Sumatra (Summary ASB)? LSA type 4

Bagaimana agar pulau Sumatra tau mereka punya external link ke singapur trus ngasi tau ke pulau jawa (AS External)? LSA type 5

Bagaimana agar setiap pulau punya jalur sendiri untuk mengirim barang secara serentak (multicast)? LSA type 6

Dan bagaimana agar pulau jawa tau bahwa mereka punya external link tanpa perlu mengetahui semua rute di Sumatra (NSSA)? LSA type 7

Satu lagi, bagaimana agar setiap pulau tau bahwa mereka bisa pake pesawat terbang bukan mobil atau kapal (IPv6)? LSA type 8

So…LSA akan dibuat tergantung kebutuhan, notice…semenjak ada PIM (protocol independent multicast) dan IPv6, M-OSPF alias LSA type 6 ga kepake lagi

Untuk IS-IS klo dijelasin kepanjangan disini, link artikel gue tentang IS-IS

—————————————————————

Special Mention

Path Vector

There’s only 1 protocol exist…BGP (Border Gateway Protocol), previously…there is EGP (emang gua pikirin *ehem* Exterior Gateway Protocol)

Mostly exist in Service Provider (but not limited to)

RIP, OSPF, EIGRP, and IS-IS are called IGP (Interior Gateway Protocol)

What is the common thing between those protocols? Klo uda “sepakat” ke suatu link (kek mau ke Link A lewat LAMBAT.NET)…semua pasti lewat sana, dan LAMBAT.NET pasti akan kasi ke PUTUS NYAMBUNG.NET langsung karena metric/jarak nya lebih kecil daripada harus belok dulu ke MUKE GILE.NET

Nah, BGP disebut path vector protocol karena path traffic-nya bisa kita “arahin” sesuai keinginan kita…segala macam routing policy yang tidak bisa diterapkan di IGP (contohnya Filtering Route yang tidak flexible) bisa diterapkan di BGP

That’s the BGP in a nutshell (to make this article short enough)

Advanced Distance Vector

Satu2nya yang menyandang predikat ini adalah EIGRP (enhanced interior gateway routing protocol)

That backup route system is called DUAL (Diffusing Update Algorithm), here’s how its work

  • R1 to R5 via R2 is 10 (4 + 6)…R2 the shortest route
  • R1 to R5 via R3 is 16 (11 + 5)
  • R1 to R5 via R4 is 15 (4 + 11)

EIGRP called shortest route a.k.a main route the Successor, and the backup link is Feasible Successor

In order to be Feasible Successor…EIGRP has a formula

Advertised distance (reported from neighbor) value must be lower than Successor value

So, if Successor value is 10 (via R2), then…

  • R3 to R5 is 5…R3 is the backup link
  • R4 to R5 is 11

While OSPF has mapping of whole area routers (which is good in term of finding best route), EIGRP still has to trust neighboring routers about topology (typical Distance Vector, which OSPF bad in term of memory processing)

Why R3 has to be the backup link, when the calculation is like this

  • R1-R3-R5 = 16
  • R1-R4-R5 = 15..this should be the backup route, but no, right?

So…EIGRP can fight well comparing with OSPF in memory and processing, BUT not in term of algorithm provided for finding best route and alternative route

———————————

Well, that’s it folks…hope you understand this article and see you soon

My other article

Penjelasan tentang OSPF

Penjelasan tentang LSA

Penjelasan tentang BGP

Penjelasan tentang EIGRP

Penjelasan tentang IS-IS

Penjelasan tentang Routing Protocol

Penjelasan tentang Distance Vector

Penjelasan tentang Link-State

Penjelasan tentang Multicast

EIGRP Configuration

6 Comments

sebelumnya…EID MUBARAK…MET IDUL ADHA

Untuk teori EIGRP

Caption 1. Network Design

Caption 2. Konfigurasi EIGRP

Penjelasan:

  • router eigrp 1…kita bilang ke router untuk jalanin routing protocol EIGRP dengan nomor AS (Autonomous System) 1…nomor AS harus sama untuk router-router tetangga bisa terhubung…klo AS ga sama…pake keyword redistribution
  • network 0.0.0.0 0.0.0.0 …untuk bilang ke router, semua directly connected network dimasukin kedalam proses EIGRP
  • keyword untuk network adalah….network [ip network] [wildcard mask]…untuk yang ga tau apa itu wildcard mask…baca lagi fitur wildcard mask di IP dan Access-list
  • bisa juga input manual…network 12.12.12.0 0.255.255.255 , network 23.23.23.0 0.255.255.255, network 24.24.24.0 0.255.255.255 (liat artikel RIP configuration…mirip kok teorinya)
  • klo kita input network 12.12.12.0 , berarti EIGRP assume bahwa ini adalah rute classful
  • kalo kita input network 12.12.12.0 0.255.255.255 , berarti EIGRP akan menganggap rute ini classless dan akan melihat subnet masknya
  • no auto-summary maksudnya adalah supaya ga disummarisasi (liat artikel RIP configuration lagi)

Penjelasan:

  • show ip route untuk melihat routing table
  • begin Gateway…untuk melihat tampilan routing table DIMULAI dari kata-kata gateway (case sensitive)
  • D..Dual Algorithm (komputasi EIGRP untuk menentukan rute)
  • [90/30720]….[AD alis Administrative Distance/Metric]
  • untuk jalur ke 192.168.1.0 /24 ada 2 jalur…di EIGRP ini dinamakan Load Balancing

Caption 3. perhitungan metric bisa dilihat dari show interface

***makasih buat mbak Irma for spotting kesalahan ketik gw

*dari kacamata R2*

Hitung Bandwidth = (107/ bandwidth dari Fast Ethernet, Serial, dst…dalam kilobit) *256

(10,000,000/100,000)*256 = 25600

Hitung Delay = ((delay dari R2 ke R3 + R3 ke R5) /10) *256 , berarti lewat Fa1/0 atau
((delay dari R2 ke R4 + R4 ke R5) /10) *256 , berarti lewat Fa2/0

((100+100)/10)*256 = 5120

Metric = Bandwidth + Delay…defaultnya

25,600 + 5120 = 30720

…cek rute R2 ke R5 dari R3 (network 35.0.0.0)…= 30720

-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-

VERIFIKASI EIGRP

show ip route (router routing table)

show ip eigrp neighbor (table neighbor)

Penjelasan:

  • H (Handle) – nomor urut…siapa duluan tetangga yang dijadiin neighbor…dimulai dari 0
  • Address – alamat tetangga
  • Interface – interface router yang terhubung ke tetangga
  • Hold (sec) – waktu maksimum (dalam detik) router menunggu EIGRP packet sebelum akhirnya memutuskan bahwa sebuah link unavailable
  • Uptime – The elapsed time, in hours, minutes, and seconds since the local router first heard from this neighbor.
  • SRTT (Smooth Round Trip Timer) – waktu rata yang diperlukan oleh EIGRP packet ketika mengirim packet EIGRP dan menerima ACK nya.
  • RTO (Retransmit Time Out) – jumlah waktu yang diperlukan router untuk menunggu ACK sebelum mengirimkan kembali (retransmitting) reliable packet (RTP) dalam ms (milisecond)…waktu RTO ini didapat dari kalkulasi SRTT
  • Q Cnt (Queue Count) – jumlah EIGRP packet (update, query, dan reply) yang menunggu dalam antrian, klo angka dari Q Cnt ini lebih dari 0…berarti ada problem
  • Seq Num (Sequence Number) – udah berapa kali packet di terima dari tetangga
  • kita bisa ketik show ip eigrp neighbor detail untuk lebih melihat lebih dalam informasi neighbornya

show ip eigrp topology (all links)

Penjelasan:

  • AS(1)…EIGRP dengan nomor AS 1
  • ID (45.45.45.5)…Router ID EIGRP si R5, diambil dari keyword eigrp router-ID [ip], klo ga ada diambil dari IP Interface fisik atau IP interface loopback (preferred) yang mana IP yang lebih tinggi yang dipake buat Router ID, atau dikonfigurasi manual dengan eigrp router-ID [ip] di EIGRP configuration
  • FD…Feasible Distance, jarak si R5 (router itu sendiri) ke tujuan
  • serno…ga tau gw…hahaha
  • [33280/30720] contoh yang P 12.0.0.0/8…maksudnya adalah [jarak si router R5 ke tujuan / jarak si R3 (35.35.35.0) atau R4 ke tempat tujuan]…bahasa EIGRPnya [feasible distance/reported distance]
  • coba liat topology 24.0.0.0…di show ip eigrp topology, yang diinstall cuma rute lewat R4 (45.45.45.4)…klo ini link putus, EIGRP akan liat rute dibawahnya (liat show ip eigrp topology all-links) selama rute yang dikirimkan oleh tetangga lebih kecil metricnya dari router dia sendiri (baca: suatu route aja menjadi Feasible successor ketika Advertised Distance nya lebih kecil dari Local Router Distance)
    • lah…klo gitu ngirimnya lewat yang lebih kecil donk ?!?! baca…gw mau ke mesjid jaraknya 100 meter, jarak gw ama temen gw 100 meter ,temen gw bilang klo dia jaraknya cuma 50 meter ke mesjid……klo gw memutuskan untuk lewat temen gw baru ke mesjid..100+50…MAKIN LAMA LAH


    • mending langsung ke mesjid !!! sholat !!! puyeng beginian @_@
  • P…Passive, uda converged…ini rute uda jalan OK…which is good
  • A…Active, ini rute lagi di proses ama Router…dan bukan rute valid
  • U…update, ini rute lagi di update (lagi nunggu ACK packet dari update packet yang dikirim)
  • Q…Query, ini rute lagi dalam antrian… (lagi nunggu ACK packet dari query packet yang dikirim)
  • R…lagi reply packet…ato lagi nunggu ACK dari Reply packet yang dikirim
  • r
    Indicates the flag that is set after the software has sent a query and is waiting for a reply (dari buku cisco nya…ga terlalu ngerti yang ini)
  • s…sia (stuck in active), lagi bermasalah !!!…aktif terus…entah karena putus2 sinyal kabelnya ato karena masalah lain…nah router akan kirim SIA packet

contoh SIA

untuk ngeliat proses kirim2an update, ack, query…sampai alamat IP ketika EIGRP ngirim multicast…kita bisa ketik debug ip eigrp

show ip eigrp interface

Penjelasan:

  • Interface – tempat interface yang terhubung ke tetangga dengan EIGRP
  • Peers – jumlah dari directly connected neighbor yang memakai EIGRP (klo ga 0, ga pake EIGRP…ya 1, pake EIGRP)
  • Xmit Queue Un/Reliable – jumlah packet yang unreliable atau yang reliable yang lagi ngantri/queuing untuk di retransmit
  • Mean SRTT – SRTT interval
  • Pacing Time Un/Reliable – waktu untuk menentukan kapan EIGRP harus mengirimkan paket Reliable/Unreliable
  • Multicast Flow Timer – waktu yang diperlukan Router (dalam detik) untuk menunggu ACK packet setelah ngirim Multicast Packet, sebelum memutuskan untuk ganti dari Multicast ke Unicast
  • Pending Routes – jumlah rute didalam packet yang lagi pending

-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-

Konfigurasi Hello Timer

 “cui…gw setting diri gw (EIGRP AS 9) untuk kirim halo ke elu tiap 2 detik interval yah !!, nah ELO TUNGGU sampai 6 detik kalau gw ga ada kabar, baru lo ngeluarin gw dari routing table lo

trus terang gw ga pernah nyoba atau pengen utak-atik ini…di Cisco juga ga disuruh si…

-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-

Konfigurasi default route di EIGRP

In EIGRP default routes cannot be directly injected (as they can in OSPF with the default -information originate command).

—atau—

R3 dapet rute statis dari R2…D*EX

Penjelasan:

  • D* – Static Route yang di propagate (di advertise) dari R5 dengan keyword ip default-network
  • EX – adalah rute yang didapat dari EIGRP dengan AS yang berbeda atau routing protocol yang berbeda (static juga dianggap berbeda)
  • dengan keyword ip default-network…kita propagate/advertise static yang perlu saja (HARUS CLASSFULL IP ADDRESS)
  • dengan keyword redistribute static…semua static route yang ada di router akan di advertise (bisa aja sih kita filter nanti)…(TIDAK HARUS CLASSFULL IP ADDRESS)

-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-

MODIFIKASI ROUTE TEMPUH (PINDAH JALUR)

ketika kita show ip route….untuk ke R5 dari R2 harus lewat R3 dan R4 (ke 23.23.23.3 dan/atau 24.24.24.4 dulu ) alias load balancing…nah kita mo pindahin lewat salah satu aja

ada beberapa cara untuk memodifikasi rute tempuh dari EIGRP:

  • Modifikasi Metric EIGRP (offset-list)
  • Modifikasi Komponen Metric EIGRP (Bandwidth, Delay, Reliability, dan Load)
  • Modifikasi AD (Administrative Distance)

Caption 4. Modifikasi Rute dengan Offset-List

Penjelasan:

  • create akses-list dulu untuk menentukan network apa saja yang ingin kita tambahkan metric-nya dengan offset-list…yang mana adalah network 192.168.1.0
  • create offset-list di EIGRP nya
  • command nya adalah offset-list [nomor acl] in [nilai yang mau ditambahkan] [interface yang mau ditambahkan nilainya]
  • karena fa2/0 metricnya lebih tinggi…yang ke install di routing table adalah rute dari fa1/0 yang metricnya rendah (23.23.23.3)

Caption 5. modifikasi lewat bandwidth (delay juga mirip…ganti aja keyword-nya)

Penjelasan:

  • karena rute untuk ke R5 melalui R3…maka rute ke R3 yang harus kita modifikasi (bukan R2 ke R4)
  • keyword bandwidth
    HANYA untuk perhitungan metric EIGRP…bukan setting bandwidth kayak di ISP, itu mah pake QoS (salah satunya traffic shaping)
  • untuk delay…ganti aja keyword bandwidth jadi delay di interface configuration nya
  • disarankan modifikasinya pake delay…karena variable bandwidth juga digunakan untuk perhitungan lain, contohnya untuk QoS, dan lebih flexsibel (kata Samuel MAHO…*lol ) dan juga klo bandwidth di gedein ga ngaruh, EIGRP hanya melihat dan milih value bandwidth yang lebih kecil….
  • modifikasi dengan komponen metric adalah prioritas kedua setelah offset-list karena ketika kita merubah K Value (keywordnya metric weight di EIGRP configuration) dari sebuah metric…maka akan berpengaruh pada seluruh network, sedangkan offset-list hanya berpengaruh pada router yang diterapkan offset-list itu sendiri

Caption 6. Modifikasi Rute dengan memodifikasi AD

Penjelasan:

  • masih pake ACL yang sama dengan yang diatas (access-list 1 permit 192.168.1.0 0.0.0.255)
  • keywordnya adalah distance [nomor AD yang baru] [ip sumber advertisement alias ip tetangga] [wildcard mask] [nomor ACL]
  • wildcard mask dikasi 0.0.0.0 karena memang yang kita mau kasi AD yang baru adalah si IP 23.23.23.3 aja
  • karena AD EIGRP yang di set untuk 23.23.23.3 adalah 255 lebih tinggi dari pada default AD EIGRP (90)…makanya yang terinstall di routing table adalah rute dari fa2/0 (24.24.24.4)

-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-

MANUAL SUMMARIZATION


dalam EIGRP kita bisa manual summarization

Caption 7. IP Route di R2 yang belum di summarisasi manual (masi auto)…liat 10.0.0.0/8

Caption 8. Routing Table di R2 setelah di R1 dikasi no auto-summary di EIGRP

Caption 9. manual summarization

Caption 10. hasilnya bisa dilihat di R2…10.0.0.0 /22

-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-

Passive Interface

kalau di RIP…command ini ditujukan untuk tidak kirim RIP packet..tapi masih menerima RIP packet dari router lain, di EIGRP…GA BISA 2-2 nya

Caption 11. R5 ketika di debug…terlihat bahwa rute ke 45.45.45.4 is down alias putus

Nah…kalau misal kek di ISP….interfacenya kan banyak tu…seratusan ada kali…berarti kita mesti ketik satu2 tu command passive-interface…mabok

@_@

keywordnya adalah passive-interface default…alias…SEMUA INTERFACE … trik nya di kata kunci no…jadi kita bisa pilih interface mana saja yang berwenang untuk kasi EIGRP advertisement

Caption 12. contoh di buku Cisco CCNP-Route

-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-

Membuat EIGRP multicasting capabilities menjadi unicast

berguna untuk me-reduce overhead packet multicast EIGRP…ngaruh banget di Frame Relay (EIGRP bisa jalan di Frame Relay & MPLS kok), kata kuncinya sama aja, yang beda konfigurasi di Frame Relay ato MPLS nya ^_^V

Penjelasan:

  • kata kuncinya adalah neighbor [ip tetangga yang mo dijadiin unicast] [lewat interface apa]
  • effectnya akan down…kita juga harus setting di tetangganya untuk jadi up lagi

-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-

EIGRP Authentication


Penjelasan:

  • create key chain named “R1
  • create kunci pertama…key 1 dan kode nya (key-string)
  • create kunci kedua…kok ada 2 kunci ???…kek kunci rumah kita aja…satu ring/cincin banyak kunci kan !??! namanya juga “key-chain“…liat aja dari key-string nya dari key 1 dan key 2 tujuannya mo kemana
  • masuk ke interface configuration untuk mengimplementasikan kuncinya
  • keywordnya adalah…ip authentication key-string eigrp [nomor AS] [nama kunci], key chain ini belum diimplementasikan sampai kita konfigurasikan modenya
  • mode authentikasi untuk EIGRP dengan AS 1 adalah dengan MD5…ip authentication mode eigrp 1 md5

Analogi authentication key (key-chain) dari EIGRP kira2 kek gini

R1: “gw buat kunci”

R2: “gw juga buat kunci yah…” (kunci A dan B harus sama2 buat kunci)

R1: “…gw namain kunci R1” <—– key chain R1

R2: “gw namain kunci R2” (kunci A dan B namanya boleh beda)

R1: “bentuk kunci gw kek gini *gambar bentuk*” <—– key-string

R2:”oke…bentuk kunci gw JUGA kek gini *gambar bentuk*” (ini yang mesti sama….bentuk kuncinya harus sama, klo mau masuk ke rumah yang laen…kunci sama = bisa masuk rumah yang laen)

—optional—

A:”kunci ini KALAU LO MAU…berlaku dari hari ini sampe besok yah…nanti ganti lagi kuncinya klo uda lewat waktunya”

B:”ok” (define..lifetime period, “kunci ini kadaluarsa tanggal segini bulan segini“)

– – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – –

—atau—

Caption 13. contoh untuk yang include date dalam authentikasinya

-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-

Stub Network

Konfigurasi EIGRP di Stub Network berguna untuk menghemat cpu usage dan bandwidth utilization…karena Stub network itu ibarat jalan buntu..uda mentok (contohnya…jaringan ke Branch Office…yang cuma punya 1 jalan keluar…so, router2 yang terhubung ke router Branch ga perlu repot2 ngirim query kesana)…

Caption 14. anggaplah ada R6 sesudah R5

Penjelasan:

  • dengan keyword EIGRP stub…maka router akan tau…bahwa dia adalah Router EIGRP di network stub
  • command2 tambahan lainnya adalah
    • eigrp stub receive-only…hanya nerima advertise dari router lain
    • eigrp stub static…klo ada static route, akan di advertise (tapi harus di redistribute dulu)
    • eigrp stub redistribute…yang di redistribute akan dikirim
    • eigrp stub connected…hanya directly connected yang akan di advertise
    • eigrp stub summary…yang di advertise hanya summary address

-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-

UNEQUAL LOAD BALANCING

jika kita liat network diagram diatas sekali, ketika kita show ip route…untuk rute ke 192.168.1.0 ada 2 jalan…lewat 24.24.24.0 (yaitu R4) atau lewat 23.23.23.0 (lewat R3)…ketika R1 ingin mengirimkan packet ke R5 (yang ada 192.168.1.0), R1 akan mengirimkan lewat kedua-duanya…ini yang dinamakan Load Balancing

load balancing akan terjadi jika jalur2 yang ada untuk tujuan yang sama mempunyai metric yang sama pula, bagaimana kalo metric berbeda ?!?! bagaimana kalau yang satu fastEthernet, yang satu lagi Serial ?!?! (pengaruh di metric kan ??)…

Cisco EIGRP mempunyai fitur Unequal Load balancing…EIGRP doank yang punya !!!

untuk nge-tes fitur ini…fa1/0 R2 yang ke R3 bandwitdhnya kita set 10000, akibatnya…R2 memutuskan lewat R4 untuk ke R5 daripada lewat R3

Caption 15. sebelum di set bandwidth

Caption 16. sesudah di set bandwidth

Kunci dari Unequal Load Balancing adalah…bagaimana metric2 yang lebih besar dari metric rute utama bisa di include dalam proses routing…*ahaaa!!* perkalian

kita liat show topology all-link…

gimana cara si 23.23.23.3 yang metricnya 512576 bisa diikutin dengan 158720 (24.24.24.0) ??

158720 dikali berapa biar bisa jadi 512576 ?? *dibagi dulu laaah masss

oh iya iya…maap *hehehe*…512576/158720 = 3,2…buletin jadi 4 !!! (klo dibuletin jadi 3 nanti pas dikali angka 3, ga dapet nilai 512576 donk ??…coba liat skill matematika nya….hahaha)

4 x 158720 = 634880…512576 masuk, rute2 lain yang menuju 192.168.1.0 yang metricnya lebih besar dari 634880 ga bisa masuk

kata kuncinya Variance

kita liat untuk rute 192.168.1.0…ada 2 jalan tetapi metric berbeda…nah…karena kita kalikan metricnya dengan 4…pembagian kirim packetnya 4:1 alias 4 packet lewat rute utama, 1 packet lewat rute yang lain

-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-

REDISTRIBUTION dalam EIGRP

redistribution berguna untuk menghubungkan EIGRP dengan AS yang berbeda (jadi EIGRP dengan AS yang berbeda bisa ping2an), bisa juga untuk menghubungkan EIGRP dengan protocol2 lain seperti RIP dan OSPF (redistribution bisa juga di terapkan di routing protocol lain)

contoh:

R6 terhubung ke R4 dan punya 2 network = Fa0/0 – 46.46.46.1 ke R4 dan Loopback0 – 192.168.2.1

R6 punya routing protocol EIGRP dengan nomor AS 2 (network 192.168.2.0) dan EIGRP AS 1 (network 46.46.46.0)

Caption 17. konfig R6

Caption 18. table route di R4 sebelum R6 melakukan redistribute rute yang ke 192.168.2.0

dilihat dari gambar diatas…R4 ga bisa dapet rute ke 192.168.2.0 karena beda AS

konsep redistribute configuration …bikin 1 satu router yang jadi penerjemah/translator bahasa routing protocol satu dengan bahasa routing protocol lain, berarti 1 router harus punya 2 atau lebih routing protocol (baca: bisa berbicara lebih dari 2 bahasa)…EIGRP beda AS…beda bahasa juga ibaratnya

Caption 19. meredistribute rute 192.168.2.0 (EIGRP AS 2) dari router R6 ke EIGRP AS 1

Penjelasan:

  • commandnya adalah redistribute [nama routing protocol] [process-id ospf atau AS EIGRP yang mau disebar, klo RIP ini di skip] metric [k1 = bandwidth] [k2 = delay] [k3 = reliability] [k4 = load] [k5= MTU alias maximum transmission unit]
  • karena kita mau menyebarkan rute 192.168.2.0 dari EIGRP 2…maka kita redistribute eigrp 2
  • K1 = Bandwidth…tergantung interface (FastEthernet = 100,000 | Ethernet = 10,000 | T1 Serial = 1,544) in Kilobits
  • K2 = delay…in microsecond…default 100 microsecond buat FastEthernet
  • K3 = Reliability…maximum value adalah 255, which is good
  • K4 = Delay…maximum value adalah 255, which is bad
  • K5 = MTU…jumlah packet yang bisa dihantarkan dalah satu waktu…biasanya sih gw kasih 1500 (normalnya segitu deh klo ga sala)
  • disarankan engga ngasal ngasi value ini…karena K Value yang kita input ini akan dijadikan proses kalkulasi metric EIGRP

Caption 20. routing table di R4 setelah di redistribute

-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-

FILTERING

see path control

Older Entries